Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Maven

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Maven - Di kancah segmen MPV, Mitsubishi tidak terlalu fokus menggarap produk-produknya di kelas ini. Khususnya ketika memasuki era millenium. Tapi sejak Toyota Avanza Gen 1 diperkenalkan, Mitsubishi paham bahwa pasar MPV memiliki peluang yang cukup besar. Itulah sebabnya mengapa salah satu pabrikan otomotif terbesar asal Jepang ini turut menggarap low MPVnya yang dinamakan Mitsubishi Maven. Produk tersebut sejatinya hasil rebadge dari Suzuki APV dengan sedikit sekali perbedaan. Bahkan untuk produksinya pun dilakukan oleh Suzuki Indonesia.

Mitsubishi Maven sendiri pertama kali dikenalkan di Indonesia pada tanggal 15 September 2005 melalui tipe GLX dan GLS. Keduanya dibekali mesin 1.500cc dan tanpa ketersediaan transmisi otomatis. Angka penjualan yang mampu ditorehkan tergolong sangat sedikit. Mulai awal produksi menuju tahun 2007, mobil ini hanya laku kurang lebih sebanyak 3.000 unit saja. Cukup disayangkan mengingat Mitsubishi termasuk brand terpandang di Indonesia. Walau begitu, Mitsubishi tetap menjualnya hingga tahun 2010. Uniknya, di saat yang bersamaan Suzuki telah mengenalkan APV Gen 2 dengan perubahan besar di sektor eksterior dan interior.

Di pasar lokal, Mitsubishi Maven menjadi rival dari saudaranya, Suzuki APV. Sementara rival terkuat lainnya antara lain Toyota Avanza Gen 1, Daihatsu Xenia Gen 1, dan juga Nissan Grand LivinaBerhubung ia kurang diminati, akhirnya Mitsubishi tidak lagi melanjutkan penjualan Maven. Setelah lama mengalami kekosongan di segmen ini, akhirnya Mitsubishi kembali memasuki segmen low MPV melalui Mitsubishi Xpander yang baru saja diperkenalkan pada tahun 2017 silam. 

Eksterior Mitsubishi Maven
Untuk sektor eksterior, Mitsubishi Maven menggunakan rancangan sama seperti Suzuki APV dengan desain bonnet unik tanpa lekukan tajam yang terkesan jelek. Meski jelek, desain bonnet seperti ini telah menjadi tren di Jepang sebab untuk sebuah van atau people mover, bonnet dibutuhkan guna meminimalisir tekanan ketika terjadi kecelakaan. Sehingga guncangan dari depan dapat diredam terlebih dahulu sebelum akhirnya merambat ke bagian kabin. Untuk lampu utama, posisinya mengikuti lekukan kap mesin dan tentunya berpisah dari bumper seperti APV. Bedanya, Maven menggunakan grill dua bilah yang dipisahkan oleh logo tiga berlian di tengahnya serta hanya memiliki sebuah air dam besar di bagian tengah bumper. Sementara foglamp atau lampu kabut hanya tersedia untuk varian GLS saja.
Eksterior Mitsubishi Maven Tampak Depan
Eksterior Mitsubishi Maven Tampak Depan


Begitu pula untuk bagian sampingnya. Mitsubishi juga memiliki dimensi serupa layaknya Suzuki APV. Dengan masing-masing panjang 4.155 mm, lebar 1.655 mm, dan tinggi 1.855 mm dan didukung sumbu antara kedua roda mencapai 2.625 mm. Sementara ground clearance mencapai 175 mm sehingga Maven dapat melibas permukaan jalan jelek tanpa khawatir bidang bawah body akan kandas. 
Eksterior Mitsubishi Maven Tampak Samping
Eksterior Mitsubishi Maven Tampak Samping
Beralih ke bagian belakang, desainnya tidak mengikuti bagian depan. Dalam artian ia menggunakan stoplamp dengan lekukan menukik di atas dan potongannya mengukuti alur garis pintu bagasi. Berbeda dengan mobil lain pada umumnya, bumper Mitsubishi Maven ini terbilang cukup tinggi karena potongannya berbatasan langsung dengan stoplamp. Sedangkan plat nomor diposisikan di tengah pintu bagasi pada bagian bawah. Sebagai pemanis penampilan, turut disediakan garnish krom di atas plat nomor yang hanya didapati pada tipe GLS saja. Untungnya, tipe GLX juga sudah dipasangkan sebuah wiper sehingga visibitas pengemudi ke arah belakang ketika hujan menjadi lebih baik.
Eksterior Mitsubishi Maven Tampak Belakang
Eksterior Mitsubishi Maven Tampak Belakang
Interior Mitsubishi Maven
Beranjak ke dalam kabin, Mitsubishi Maven menawarkan posisi duduk yang cukup tinggi dengan desain dashboard sederhana tapi fungsional. Dashboardnya minim tombol-tombol pengaturan karena ia memiliki fitur standar. Diantaranya headunit single DIN, AC dengan knob model putar, power window, electric mirror dan tentunya power steering. Untuk memaksimalkan pendinginan kabin, tipe GLS selaku tipe tertinggi dari Mitsubishi Maven sudah menerapkan AC double blower sehingga sirkulasi udara ke seluruh barisan penumpang menjadi lebih merata.
Interior Dashboard Mitsubishi Maven
Dashboard Mitsubishi Maven
Berikutnya untuk baris kedua. Disini hanya ada fitur power window dengan posisi terpisah dari armrest penumpang. Memang terkesan kurang nyaman apalagi untuk mengoperasikannya harus menggunakan jempol dan tuasnya pun berukuran cukup kecil. Akan tetapi kekurangan tersebut dapat ditebus oleh ketersediaan legroom dan headroom yang sangat lapang. Bahkan lebih lapang dari Toyota Innova yang notabene dihargai dua kali lipat. Sedangkan untuk mengakses row ketiga, penumpang terlebih dahulu harus melipat jok bagian kiri seperti MPV lain pada umumnya.
Interior Kabin Mitsubishi Maven
Kabin Mitsubishi Maven
Lantas bagaimana untuk area bagasi? Tenang. Mitsubishi Maven masih menyediakan ruang yang juga lapang untuk bagasi. Setidaknya, Anda masih bisa mengangkut 4 buah galon atau 2 koper besar tanpa harus melipat jok belakang. Apabila dirasa belum cukup, jok row ketiga dapat dilipat ke arah depan saat tidak digunakan dan kapasitasnya akan berlipat ganda. Bahkan Anda juga bisa memuat sebuah sepeda motor bebek atau matic dengan memposisikannya secara menyamping.
Interior Bagasi Mitsubishi Maven
Bagasi Mitsubishi Maven
Kinerja dan Performa Mesin Mitsubishi Maven
Pada sektor dapur pacu, Mitsubishi memutuskan untuk meracik sendiri bagian ini. Mesin yang digunakan memiliki kapasitas 1.500cc berkode 4G15 dengan konfigurasi 4 silinder segaris 12 katup (3 katup per silinder) dengan tenaga puncak sebesar 86 HP pada putaran 5.500 RPM dan torsi maksimum 123 Nm pada 3.750 RPM. Mesin ini adalah serupa yang bersemayam di Mitsubishi Colt T120 SS sehingga part atau komponen dapat saling ditukar antar keduanya. Meski basis mesin keduanya sama, namun tak menutup kemungkinan jika beberapa komponen khusus sehingga harus dipesan langsung di bengkel resmi. Sebagai info tambahan, output dari mesin Suzuki APV lebih besar dibandingkan mesin pada Mitsubishi Maven walaupun angkanya di atas kertas tidak terpaut jauh. 

Impresi dan Handling Mitsubishi Maven
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Mitsubishi Maven memiliki posisi mengemudi yang cukup tinggi dan dipadukan dengan bonnet pendek serta dapat memangkas radius putar menjadi 4.9 meter saja. Mengemudikan mobil ini terasa mengasyikkan karena pandangan pengemudi ke segala arah menjadi luas. Terlebih lagi Maven menggunakan kedua spion berukuran besar sehingga visibilitas ke arah belakang juga tidak menjadi masalah. Dari segi kenyamanan pun mobil ini patut diperhitungkan sebagai kendaraan keluarga sehari-hari. Bantingannya memang terasa kaku, tapi setidaknya jauh lebih nyaman dibandingkan Avanza lawas dan juga ia menang telak dari segi akomodasi kabin. Tak hanya itu saja, handlingnya pun terbilang spektakuler. Bonnet pendek kembali berjasa disini, dimana handlingnya dapat diprediksi dan akan menuruti kemauan pengemudi sebab bodinya yang berat mampu meminimalisir gejala bodyroll ketika berpindah jalur atau memasuki sudut tikungan.

Spesifikasi Mitsubishi Maven
  • Mesin : 4G15 1.5 liter.
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 12 katup SOHC.
  • Tenaga : 86 HP @5.500 RPM.
  • Torsi : 123 @3.750 RPM.
  • Bore x stroke : 75.5 mm x 82.0 mm.
  • Rasio kompresi : 9.5:1.
  • Konsumsi BBM : 8-9 km/L (dalam kota) ; 10-13 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 5 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang 3-link rigid axle.
  • Rival : Suzuki APV, Toyota Avanza Gen 1, Daihatsu Xenia Gen 1, dan Nissan Grand Livina. 
  • Tahun Penjualan : 2005 - 2010.

Harga Mitsubishi Maven
  • Tahun 2005 : 50 - 55 juta.
  • Tahun 2006 : 54 - 59 juta.
  • Tahun 2007 : 58 - 62 juta.
  • Tahun 2008 : 60 - 66 juta.
  • Tahun 2009 : 64 - 69 juta.
  • Tahun 2010 : 67 - 74 juta.

Kelebihan Mitsubishi Maven
  • Harga bekasnya sangat terjangkau.
  • Pandangan luas ke segala arah.
  • Ground clearance tinggi.
  • Kabin sangat lapang.
  • Handling.

Kekurangan Mitsubishi Maven
  • Kurang diminati.
  • Bantingan suspensi tergolong keras.
  • Peredaman kabin buruk.
  • AC tidak terasa hingga row ketiga.
  • Audio biasa saja.
  • Panas mesin masuk ke kabin karena posisinya di bawah jok depan.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mitsubishi Maven. Secara keseluruhan, mobil ini tergolong underrated karena menerapkan desain aneh dan kurang diminati para konsumen di pasar lokal. Tapi dibalik hal itu, Maven memiliki kelebihan utama yang dapat menjawab segala keinginan keluarga dengan nilai terjangkau. Semoga membantu, baca juga :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Maven