Kelebihan dan Kekurangan Toyota NAV1

Ulasan Spesifikasi dan Harga Toyota NAV1 - Geliat setiap pabrikan di tanah air semakin hari semakin berkembang. Salah satunya pada segmentasi mobil keluarga atau MPV yang merupakan pasar tergemuk di Indonesia. Jika sebelumnya hanya diurutkan berdasarkan tingkat kemewahan, kini segmen mobil keluarga telah melahirkan celah baru berdasarkan dimensi. Adalah high roof MPV, yang marketnya berada di atas Medium MPV dan di bawah Full Size MPV. Bisa dikatakan, kelas ini menjadi peluang baru bagi setiap ATPM di Indonesia karena setiap pabrikan mulai melakukan penetrasi secara perlahan guna memenuhi keinginan konsumen yang menginginkan cita rasa mobil mewah dengan budget terbatas.

Pada akhir tahun 2012, Toyota mencoba untuk melakukan penetrasi ke kelas ini melalui pengenalan Toyota NAV1. Pemasarannya baru dilakukan pada permulaan tahun 2013 melalui tipe G dan V yang kemudian disusul tipe V Limited. Seperti yang telah terjadi pada setiap produk Toyota sebelumnya, trim menengah selalu menjadi produk best seller sehingga tipe disini menjadi varian yang paling digemari dibandingkan tipe G (terendah) dan V Limited (tertinggi). Beda kedua tipe tersebut dapat dibaca pada artikel Perbedaan Toyota NAV1 Tipe G dan V Limited. Euforia calon konsumen saat itu terbilang cukup baik namun sayang, lama kelamaan penjualannya kian meredup. Guna menyiasati marketing, kemudian Toyota melakukan minor facelift dengan pengaplikasian pernak-pernik dan ornamen di sekeliling eksterior dan penyegaran warna di interior. Seperti yang telah ditebak oleh pengamat otomotif, ternyata langkah ini tidak membantu dalam hal penjualan Toyota NAV1. Bahkan banyak yang menyebut jika kehadiran Toyota NAV1 mampu mematahkan argumen bahwa semua mobil yang ditempel logo Toyota pasti akan laku di tanah air.

Di dalam pasar MPV kelas premium tanggung, Toyota NAV1 yang dijual antara Toyota Sienta dan Toyota Alphard ini tidak mampu menekan laju torehan rekor sang penguasa pasar yakni Nissan Serena C26. Rival-rival di kelas yang sama juga diisi oleh Mazda Biante dan Mitsubishi Delica. Sedangkan dari pabrikan Korea, KIA All New Carens turut disebut sebagai rival dari beberapa kandidat di atas meski tidak mengusung model atap tinggi. Redupnya keinginan konsumen terhadap NAV1 memaksa Toyota untuk mempensiunkan mobil ini di tanah air pada Januari 2017. Sebagai gantinya, PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku ATPM sedang menyiapkan amunisi baru yang diprediksi akan diisi oleh Toyota Voxy, kembaran NAV1 dengan model terbaru dan mendapatkan julukan sebagai Baby Vellfire.

Eksterior Toyota NAV1
Sesuai keberadaannya di kelas high MPV, Toyota NAV1 mengusung body berbentuk kotak dengan dimensi atap yang tinggi. Pada bagian depan, ia telah menggunakan lampu halogen dengan bantuan pemancar cahaya dari projector dan bentuk mikanya tergolong kaku. Untungnya, di antara kedua lampu tersebut dipercantik oleh adanya kelir krom pada grille dan bumper yang kesannya atraktif sehingga memancarkan aura yang lebih berkarakter. Hal ini berlaku juga untuk varian facelift dimana kami tak akan berpanjang lebar mengenai varian facelift sebab tidak ada perubahan signifikan dibandingkan produk Toyota lainnya, melainkan sebatas penambahan kosmetik saja.
Eksterior Toyota NAV1 Tampak Depan
Eksterior Toyota NAV1 Tampak Depan
Beranjak ke area samping, tampilan Toyota NAV1 tampak elegan namun membosankan, tak sama peperti Nissan Serena ataupun Mazda Biante yang lekukan kacanya memang benar-benar modern. Untungnya ia juga telah mengadopsi pintu geser otomatis kedua sisi sehingga memudahkan akses keluar masuk untuk penumpang belakang. Selain itu, penggunaan velg berukuran 15 inci yang dibalut ban dengan profil 195/65 dianggap terlalu kecil dan membuat ground clearance nya menjadi rendah, yakni hanya setinggi 145 mm lalu diganti menjadi 16 inci dengan desain berbeda pada varian facelift dan ketinggiannya sedikit meningkat. Dari segi dimensi, ukuran aktualnya antara lain panjang 4.580 mm, lebar 1.740 mm, tinggi 1.465 mm dan didukung oleh wheelbase sepanjang 2.645 mm.
Eksterior Toyota NAV1 Tampak Samping
Eksterior Toyota NAV1 Tampak Samping
Kemudian untuk bagian belakangnya, Toyota NAV1 memiliki buritan yang minimalis dan minim aksesoris. Adanya sentuhan garnis krom di atas posisi plat nomor dengan tulisan NAV1 membuatnya lebih sedap dipandang mata. Sementara stoplamp telah mengadopsi lampu LED guna menambah aura premium. Bentuknya pun cukup bagus meski tidak seatraktif Biante tapi jauh lebih baik dibandingkan Serena yang bentuk lampunya menyerupai bus karoseri lokal. Untuk varian facelift, bentuk garnis diperpanjang dengan adanya reflektor yang diadopsi dari Toyota Kijang Innova facelift.
Eksterior Toyota NAV1 Tampak Belakang
Eksterior Toyota NAV1 Tampak Belakang
Interior Toyota NAV1
Beranjak ke dalam kabinnya, Toyota NAV1 menawarkan space kabin yang lega dengan warna yang didominasi oleh abu-abu dan beige. Jika dibandingkan dengan produk Toyota lain khususnya entry level, desain dashboard NAV1 jauh lebih mewah dengan susunan panel instrumen dan panel konsol yang unik. Disini, terdapat berbagai fitur penting untuk sebuah MPV kelas menengah, diantaranya AC digital climate control, HID 2 DIN dengan monitor display, MID multifungsi dan juga audio steering wheel. Guna menambah kesan mewah, roda kemudi dan bagian atas tuas transmisi turut diberikan aksen wood panel. Sayangnya, panel instrumen diletakkan pada bagian tengah yang mengurangi kenyamanan mengemudi serta seluruh bagian dashboard masih menggunakan plastik keras yang tampak murahan. Selain itu, tipe tertinggi juga belum dibekali kursi kulit. Fitur-fitur lainnya yang ada disini yaitu dual airbags, power window, electric mirror, central lock dan juga pelipat spion otomatis. Khusus varian facelift, nuansa kabin dirubah menjadi lebih sporty dengan penggunaan warna gelap pada bagian jok sehingga tidak mudah kotor. Sementara monitor LCD pada head unit mendapatkan update penting dan dapat menampilkan menu navigasi.
Interior Dashboard Toyota NAV1
Dashboard Toyota NAV1
Berlanjut ke baris kedua, Toyota NAV1 menjadi pemain tunggal yang menyediakan kursi captain seat dengan fungsi rotasi 180° guna membentuk meeting room (diputar berhadapan kursi row ketiga). Kursi ini juga mendapatkan fitur sliding dan reclining jika sewaktu-waktu dirasa perlu untuk memaksimalkan space kabin. Hampir sama dengan Serena, ia juga mendapatkan monitor pada plafon yang tersambung dengan head unit. Proses pendinginan kabin pun sangat merata hingga ke baris ketiga. Khusus untuk varian facelift, NAV1 telah dibekali oleh cooler box di sela jok penumpang depan, terintegrasi dengan console box serta ditambahkan dua buah USB port untuk mensinkronkan gadget dengan head unit ataupun sebagai charger yang sangat mudah diakses oleh penumpang row kedua tanpa mengganggu pengemudi. Namun sayang, fitur penunjang kenyamanan tersebut tidak ada pada tipe G melainkan hanya ada pada tipe V.
Interior Kabin Toyota NAV1
Kabin Toyota NAV1
Berikut adalah foto ruang bagasi dari Toyota NAV1. Kabinnya tergolong sangat praktis karena bangku belakang dapat dilipat dengan rasio 50:50 ke bagian samping lalu menempel ke dinding. Meski belum selega Serena, tapi kepraktisannya layak diapresiasi karena adanya captain seat pada baris kedua sehingga penumpang dapat mengambil barang bawaan langsung ke bagasi (jika jok row ketiga dilipat) sewaktu-waktu tanpa harus turun dan membuka pintu belakang terlebih dahulu.
Interior Bagasi Toyota NAV1
Bagasi Toyota NAV1
Kinerja dan Performa Mesin Toyota NAV1
Di balik kap mesinnya, tertanam sebuah mesin berbahan bakar bensin dengan kapasitas 2.000cc yang mengenakan kode 3ZR-FAE. Dikutip dari wikipedia, mesin ini juga turut digunakan bagi Toyota RAV4 dengan teknologi valvematic. Teknologi valvematic ini berfungsi untuk memaksimalkan kinerja VVT-i dengan cara mengatur seberapa katup terbuka sesuai dengan kebutuhan mesin sehingga pengelolaan bahan bakar lebih maksimal dan lebih irit BBM. Lantas output tenaganya sendiri mampu mencatatkan angka 156 HP pada putaran 6.200 RPM dan torsi 195 Nm pada 4.400 RPM. Tenaga dan torsi ini selanjutnya dikirimkan ke roda penggerak depan dengan bantuan transmisi CVT Shiftronic 7 percepatan.
Foto Mesin Toyota NAV1
Mesin Toyota NAV1
Impresi dan Handling Toyota NAV1
Untuk urusan kenyamanan kabin, Toyota NAV1 memang tidak kalah dari para rivalnya karena ia juga dibekali fitur yang cukup banyak. Dari impresi mengemudi, Toyota NAV1 menawarkan posisi mengemudi yang baik karena ketinggian kursinya pas dan kaca yang lebar dimana sangat membantu ketika berkendara. Selain itu, mobil ini ditunjang oleh mesin bertenaga dengan suara halus. Transmisi CVT 7 percepatannya sangat sigap dalam mengolah tenaga dan menyesuaikan dengan kondisi lintasan yang dilalui. Terlebih lagi Anda bisa mengendalikan posisi gear sesuai keinginan sebab transmisinya sudah tiptronik.

Selama ini Toyota di Indonesia terkenal dengan ladder frame dan penggerak belakang. Namun dengan hadirnya NAV1, stigma ini lantas dirubah perlahan karena sasis monokok yang digunakannya cukup ringan dan roda penggerak depannya diyakini lebih efisien dalam mengolah tenaga. Terbukti, bantingannya bisa dikatakan lebih lembut dibandingkan Innova atau Toyota Avanza. Dari segi handlingpun ikut berpengaruh, sehingga ia lebih mudah mengikuti pola berbagai tikungan. Hanya saja dengan dimensinya yang sangat gambot, Anda harus telaten mengendalikan setirnya yang ringan karena sesekali mobil akan mengalami gejala limbung, efek dari bantingan yang telalu lembut. Guna mengingkatkan pengalaman mengemudi yang lebih maksimal, Toyota ikut membenamkan fitur keselamatan tambahan pada bagian penggereman yaitu ABS dan EBD.

Spesifikasi Toyota NAV1
  • Mesin : 3ZR-FAE 2.0 liter. 
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup DOHC VVTi.
  • Tenaga : 156 HP @6.200 RPM.
  • Torsi : 195 Nm @4.400 RPM.
  • Bore x stroke : 80.5 mm x 97.6 mm.
  • Rasio kompresi : 10:1.
  • Konsumsi BBM : 6-9 km/L (dalam kota) ; 10-14 km/L (luar kota).
  • Transmisi : CVT Shiftronic 7 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang 
  • Rival : Serena C26, Mazda Biante, Mitsubishi Delica dan KIA All New Carens. 
  • Tahun Penjualan : 2013 - Januari 2017.

Harga Bekas Toyota NAV1
  • Tahun 2013 : 200 - 235 juta.
  • Tahun 2014 : 230 - 259 juta.
  • Tahun 2015 : 256 - 285 juta.
  • Tahun 2016 : 283 - 303 juta.
  • Tahun 2017 : 300 - 340 juta.

Kelebihan Toyota NAV1
  • Kabin lapang dan senyap.
  • Fleksibilitas konfigurasi jok penumpang.
  • Bantingan suspensi.
  • Nyaman untuk driver dan penumpang.
  • Banyak kompartemen laci penyimpanan.
  • Jaringan aftersales Toyota banyak.

Kekurangan Toyota NAV1
  • Desain eksterior terkesan aneh.
  • Material interior tampak murahan.
  • Minim fitur canggih.
  • Airbag hanya ada 2.
  • Tanpa sunroof / panoramic roof.
  • Ground clearance terlalu rendah.
  • Konsumsi BBM tidak spesial.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Toyota NAV1. Tanpa mendengar cibiran negatif, sebenarnya mobil ini menjadi pilihan paling bijak di kelasnya mengingat harga bekasnya cukup menggiurkan. Apalagi jika Anda lebih mengutamakan layanan aftersales khas Toyota yang bengkel resminya telah tersebar hingga ke berbagai ibukota terpencil sekalipun. Semoga membantu. Baca juga :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan Toyota NAV1