Kelebihan dan Kekurangan Nissan Serena C26

Ulasan Spesifikasi dan Harga Nissan Serena C26 - Mobilitas yang jam sibuk yang begitu tinggi di ibukota ikut mempengaruhi gerak produsen roda empat. Para pekerja VIP biasanya tak hanya bekerja di kantor namun bisa saja saat melakukan perjalanan kantor, seringkali disibukkan oleh berbagai berkas dan email masuk di smartphone ataupun laptopnya. Dengan begitu, sebagian dari mereka membutuhkan sebuah mobil yang mampu mengakomodasi kenyamanan guna membangkitkan gairah bekerja. Itulah sebabnya mengapa sangat banyak segmen-segmen baru lahir di kelas MPV, salah satunya adalah segmen High MPV, yang merupakan segmen pecahan dari medium MPV dengan kasta yang lebih tinggi dan fitur lebih lengkap. Selain itu, mobil High MPV juga mampu mengakomodasi seluruh keluarga berkat kabinnya yang sangat lapang.

Dalam segmen ini, Nissan sudah lebih dulu ada dengan produknya bernama Serena yang pertama kali muncul melalui Nissan Serena C24 pada tahun 2007 silam dan berakhir pada tahun 2012. Di saat yang sama, Nissan Serena C25 juga muncul melalui jalur Importir Umum (IU). Jika dipikir-pikir, kejadian tersebut cukup aneh sebab ada 2 generasi yang dijual pada saat bersamaan. Padahal perbedaan keduanya sangat kontras. Tak hanya eksterior tapi juga berlaku pada bagian interior serta fitur penunjangnya. Sedikit penjelasan agar tidak salah paham, APM Indonesia tergolong telat memasukkan Serena C24 ke pasar lokal, dimana varian ini di luar negeri (selain Asia Tenggara) hanya dijual hingga tahun 2004. Sedangkan Nissan Serena C25 di tempat asalnya, Jepang, telah dijual mulai dari tahun May 2005 dan dipensiunkan pada akhir 2011. Maka tak heran jika sebagian orang menganggap Nissan C26 yang diulas kali ini adalah varian facelift dari Nissan Serena C25 karena keduanya memang mirip jika dilihat sekilas oleh mata orang awam.

Kembali ke pokok bahasan. Nissan Serena C26 pertama kali dihadirkan secara resmi pada tahun 2013 dalam dua varian, yakni varian X dan Highway Star atau lebih dikenal dengan singkatan HWS. Kehadirannya menjadi generasi ke-4 dalam keluarga Serena, dimulai dari Nissan Serena C23 (tidak masuk Indonesia kecuali bekas Singapura di Batam dan Sabang) dan dilanjutkan C24, C25 dan C26 ini. Ia digolongkan ke segmen High MPV dan dijual antara Nissan Evalia pada segmen medium MPV dan full-size MPV yang dihuni oleh Nissan Elgrand. Di segmen ini, lantas Serena C26 berhadapan langsung dengan Toyota NAV1, Mitsubishi Delica dan Mazda Biante SkyActiv. Pada tahun 2015, mobil ini pernah mengalami facelift dan dijual dengan tipe yang sama seperti varian prefacelift namun mendapatkan satu tipe baru yakni Autech yang menjadi varian paling tinggi selama penjualan C26. Mengenai varian dan trim dapat Anda baca selengkapnya pada Perbedaan Nissan Serena C26 tipe X, HWS dan Autech. Lantas, Nissan berencana mempernsiunkan Serena C26 tahun ini sebab spyshot dari All New Nissan Serena C27 sudah beredar luas di internet sejak tahun 2016.

Eksterior Nissan Serena C26
Kita mulai pada bagian dari bagian eksterior. Dibandingkan produk Nissan lainnya, Serena tidak mengikuti alur desain yang sama. Ia mengusung ciri khasnya sendiri melalui lampu berbentuk trapesium dengan sedikit lekukan landai, mengapit sebuah grill berkelir krom yang kemudian diikuti oleh bumper berdesain elegan. Varian X belum dibekali lampu projektor, melainkan lampu halogen biasa. Khusus pada tipe HWS yang merupakan tipe tertinggi saat itu, lampu depan sudah projector dan bagian atas foglampnya diberi aksen krom dengan 3 bilah garis. Sedangkan tipe X tampil lebih simple dan juga memiliki foglamp sebagai kelengkapan standar.
Eksterior Nissan Serena C26 Prefacelift Tampak Depan
Eksterior Nissan Serena C26 Prefacelift Tampak Depan
Memasuki masa facelift, tampilan depan dari Nissan Serena mendapatkan perubahan mencolok pada seluruh bagian. Lekukan lampunya kini berubah total dan dibelah oleh aksen krom dari grill bagian terbawah sehingga tampak menyerupai Nissan Elgrand. Lampu ini juga telah dibekali oleh lampu LED projector sepaket dengan DRL sehingga tampak lebih mewah. Tak hanya itu, bilah air dam pada bumper depan dan juga housing lampu kabut turut dirubah dengan desain yang karakternya lebih elegan dibandingkan varian prefacelift.
Eksterior Nissan Serena C26 Facelift Tampak Depan
Eksterior Nissan Serena C26 Facelift Tampak Depan
Menuju ke profil sampingnya, terlihat bahwa dimensi Nissan Serena sangat gambot. Dimensi tepatnya adalah panjang 4.770 mm, lebar 1.735 mm dan tinggi 1.865 mm dengan mengusung wheelbase sepanjang 2.860 mm serta ground clearance 160 mm tingginya. Penampilannya sangat menarik karena lekukannya yang sangat elegan dan proper untuk sebuah people mover. Selain itu ia juga dibekali pintu geser elektrik terbesar di segmennya yang memudahkan akses keluar masuk penumpang ke row ketiga. Pintu elektrik ini hadir pada setiap tipe, hanya saja untuk tipe X, pintu sebelah kanannya masih manual sementara pintu kirinya sudah elektrik. Tidak ada perbedaan jauh dari varian prefacelift dan facelift disini dimana semuanya mengusung dimensi velg 16 inci. Kecuali untuk model cabang velgnya yang berbeda.
Eksterior Nissan Serena C26 Tampak Samping
Eksterior Nissan Serena C26 Tampak Samping
Pada area belakang, desainnya tidak semenarik bagian depan ataupun profil samping. Kesannya hampir mirip sebuah microbus hasil kreasi karoseri lokal. Ia menggunakan lampu belakang di pilar D berbentuk horizontal dengan mika kristal. Meski memberikan kesan mewah, tapi dengan adanya mounted stoplamp pada bagian atas malah merusak pemandangan sebab mobil ini belum dilengkapi roof spoiler. Untungnya, kehadiran garnis di atas plat nomor yang diberikan kelir krom  mampu memancarkan kesan elagan dan menutupi kekurangan tersebut.
Eksterior Nissan Serena C26 Prefacelift Tampak Belakang
Eksterior Nissan Serena C26 Prefacelift Tampak Belakang
Karena bagian belakangnya ini dianggap jelek, akhirnya Nissan mengganti lampu kristal bohlam biasa menjadi full LED dengan S-internal graphic. Meski bentuk body dan bumper tidak ada yang berbeda dari model prefacelift, namun langkah yang dilakukan Nissan tersebut patut diapresiasi. Apalagi mounted stoplamp di atas tak luput dari pergantian menjadi LED, sehingga ketika di malam hari, paduan sinar dari keduanya sangat cantik dan sedap dipandang.
Eksterior Nissan Serena C26 Facelift Tampak Belakang
Eksterior Nissan Serena C26 Facelift Tampak Belakang
Interior Nissan Serena C26
Jika dibandingkan para pendahulunya, Interior Nissan Serena C26 sangat-sangat berbeda terutama pada area dashboard dengan desain baru. Panel instrumen telah mengadopsi model digital plus MID multiguna dan sama sekali tidak menampilkan rekam jejak dari Serena sebelumnya. Walau posisi letaknya lumayan jauh dari posisi duduk pengemudi namun panel instrumennya masih cukup nyaman dipandang dan tidak membuat pandangan ke arah depan terganggu berkat posisi duduknya yang tinggi. Selain itu, berbagai tombol yang berada pada panel dashboard juga mudah digapai. Fitur-fitur yang ada disini diantaranya head unit 2 DIN dengan LCD monitor, indikator dan pengaturan AC digital lengkap dengan pengatur arah serta tombol start/stop yang menyatu dengan posisi tuas transmisi. Sementara pengatur spion dan foglamp letaknya berada di sebelah kanan pengemudi. Tak hanya itu, kenyamanan mengemudi semakin bertambah dikarenakan adanya tombol audio pada setir serta kedua jok depan telah dipasangkan armrest sebagai kelengkapan standar. Visibilitas pengemudi yang luas ke segala arah juga ikut berpengaruh sehingga lebih percaya diri dalam mengemudikan mobil sebesar ini.
Interior Dashboard Nissan Serena C26 Prefacelift
Dashboard Nissan Serena C26 Prefacelift
Untuk varian facelift, perubahannya tidak terlalu banyak kecuali pada area panel instrumen dengan warna baru dan juga motif jok yang lebih mewah. Khusus tipe Autech yang menjadi varian terbaru dan termahal, ia telah dibekali kamera 360° yang ditampilkan pada monitor head unit, cruise control dengan tuas pada setir sebelah kiri dan juga panoramic roof.
Interior Dashboard Nissan Serena C26 Facelift
Dashboard Nissan Serena C26 Facelift
Selanjutnya melangkah ke baris kedua. Bagian ini sangat menarik untuk dibahas karena sebuah kekuatan dari MPV memang berada pada baris kedua. Ketersediaan legroom cukup lapang. Penumpang dapat selonjoran saking luasnya. Tipe HWS telah dilengkapi dengan mode SMART dimana konsol tengah pada baris pertama dapat digeser ke baris kedua karena adanya rel yang membentang dari depan hingga ke tengah. Jika dirasa tidak dibutuhkan, konsol tengah ini dapat digeser kembali ke baris pertama sehingga jok pada baris kedua menjadi semi captain seat. Selain itu, tipe HWS juga telah dilengkapi sebuah layar monitor plafon berukuran 10 inci yang bertengger pada atap kabin. Fungsinya selain sebagai pemutar DVD, ia juga dapat difungsikan sebagai TV. Tidak ada perbedaan jauh antara varian prefacelift dan facelift disini, kecuali untuk tipe Autech facelift yang telah dilengkapi oleh panoramic roof yang ukurannya cukup besar.
Interior Kabin Nissan Serena C26
Kabin Row Kedua Nissan Serena C26
Lanjut ke baris ketiga. Dalam kondisi normal, keterediaan legroomnya juga tergolong cukup lapang. Sayangnya, ukuran jok row ketiga terlalu pendek sehingga bagi Anda yang bertubuh jangkung harus meninggikan posisi headrest agar bisa duduk nyaman. Kursi ini nyaman digunakan hanya untuk dua penumpang saja sebab terdapat gap yang cukup besar pada bagian tengah dan akan membuat pegal bokong siapa saja yang duduk di antara kedua jok tersebut. Sesuai kodratnya, MPV ini memiliki nuansa ruang kabin yang benar-benar lega.
Interior Kabin Nissan Serena C26
Kabin Row Ketiga Nissan Serena C26
Berikut adalah area bagasi Nissan Serena C26. Dalam posisi kabin diisi penuh oleh penumpang. Kapasitas bagasinya masih tersisa cukup besar dengan kapasitas 213 liter. Tepat di bawah jok baris ketiga, terdapat kompartemen tambahan guna menyimpan peralatan hardware seperti dongkrak, tool lain ataupun peralatan P3K. Sedangkan ban serepnya tidak berada di dalam kabin melainkan digantung di bawah lantai mobil bagian luar seperti MPV lain pada umumnya.
Interior Bagasi Nissan Serena C26
Bagasi Nissan Serena C26
Jika space bagasi dirasa belum cukup dan kebetulan jok belakang tidak diisi penumpang, maka jok paling belakang ini dapat dilipat ke arah samping. Lantas kapasitasnya meningkat hingga 758 liter dan memungkinkan Anda membawa berbagai perlengkapan selama perjalanan jauh. Setidaknya dengan kapasitas sebesar ini, Anda juga bisa memuat sebuah motor bebek. Benar-benar kabin yang sangat-sangat lega.
Interior Bagasi Nissan Serena C26
Bagasi Nissan Serena C26
Kinerja dan Performa Mesin Nissan Serena C26
Pada bagian jantung pacunya, Nissan Serena diperkuat oleh mesin berkapasitas 2.000cc dengan kode MR20DD. Mesin yang menggunakan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup ini mampu menggenjot daya maksimum hingga 145 HP pada putaran 5.600 RPM dan torsi puncak 210 Nm pada 4.400 RPM. Ia dikawinkan dengan mesin CVT X-Tronic seperti pada Nissan X-Trail yang membantu mengalirkan output tersebut ke roda penggerak depan. Namun sayang, transmisinya ini belum dibekali mode tiptronic sehingga Anda tidak bisa mengganti posisi transmisi sesuai keinginan.
Foto Mesin Nissan Serena C26
Mesin Nissan Serena C26
Impresi dan Handling Nissan Serena C26
Impresi berkendara dari Serena tergolong paling baik di kelasnya. Ia mampu memberikan kenyamanan maksimal berkat bantingan suspensi empuk. Belum lagi kinerja transmisinya yang cukup halus sehingga tidak mengganggu keheningan kabin. Meskipun halus, transmisi ini dapat mendistribusikan tenaga dengan baik sesuai injakan pedal gas. Jika gas diinjak habis, maka torsi jumbonya akan disalurkan secara maksimal, terlebih ketika mode sport diaktifkan. Walaupun begitu, akselerasinya terkesan kurang menggigit sebab body Serena ini bobotnya mencapai 1.6 ton.

Untuk sektor handling, Nissan Serena memiliki kelemahan sebab suspensi yang terlalu empuk seringkali menyebabkan gejala limbung terutama ketika berputar baik pada U-turn. Setirnya yang ringan cukup mudah digunakan di sudut tikungan sebab telah mengandalkan EPS (power steering elektrik). Setir ini juga sangat membantu dengan perubahan bobot body ketika berpindah lajur terutama pada kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan. Dari sisi penggereman pun ia cukup baik. Keempat rem cakramnya telah mengadopsi teknologi ABS, EBD dan BA yang dapat meredam kecepatan dengan karakter lembut sehingga tidak berpengaruh terhadap kenyamanan. 

Spesifikasi Nissan Serena C26
  • Mesin : MR20DD 2.0 liter.
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup DOHC.
  • Tenaga : 145 HP @5.600 RPM.
  • Torsi : 206 Nm @4.400 RPM.
  • Bore x stroke : 84 mm x 90.1 mm.
  • Rasio kompresi : 10.2:1.
  • Konsumsi BBM : 7-9 km/L (dalam kota) ; 10-14 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Matic CVT 7 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang torsion beam.
  • Rival : Toyota NAV1, Mazda Biante, Mitsubishi Delica.
  • Tahun Penjualan : 2013-2014 (prefacelift) ; 2015-2017 (facelift).

Harga Nissan Serena C26
  • Tahun 2013 : 200 juta - 245 juta.
  • Tahun 2014 : 230 juta - 275 juta.
  • Tahun 2015 : 260 juta - 320 juta.
  • Tahun 2016 : 310 juta - 365 juta.
  • Tahun 2017 : 360 juta - 400 juta.

Kelebihan Nissan Serena C26
  • Desain body.
  • Desain interior.
  • Fitur cukup lengkap.
  • Kabin dan bagasi sangat lapang.
  • Kompartemen dan cup holder banyak.
  • Kepraktisan kabin dengan 14 mode konfigurasi jok.
  • Visibilitas pengemudi ke segala arah.
  • Perpindahan posisi transmisi halus.

Kekurangan Nissan Serena C26
  • Akselerasi.
  • Kualitas interior biasa saja.
  • Tidak ada mode tiptronik untuk CVT-nya.
  • Desain body belakang jelek.
  • Bobot body berat.
  • Gejala limbung.
  • Konsumsi BBM tidak bisa dibilang hemat.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Nissan Serena C26. Bermodalkan segala kelebihan dan fitur penunjang kenyamanannya, maka tak heran jika Autobild Indonesia pernah menganugerahkan gelar sebagai car of the year pada tahun 2013 silam. Semoga membantu, baca juga :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan Nissan Serena C26