Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Delica

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Delica - Tuntutan mobilitas tinggi dipengaruhi oleh peningkatan ekonomi masyarakat. Tak hanya dari teknologi, pengaruh ini turut merambat ke sektor otomotif khususnya roda empat. Oleh karenanya, Mitsubishi selaku salah satu pabrikan yang namanya cukup tenar di kalangan masyarakat, ikut menghadirkan Mitsubishi Delica. Mobil ini tergolong unik, ia memiliki separuh kemampuan SUV konvensional dan dipaketkan dalam sebuah MPV. Sehingga menjadi jawaban bagi Anda yang mengharapkan kenyamanan MPV dengan segudang fitur serta kapabilitas daya jelajah yang tinggi.

Mitsubishi Delica sendiri baru diluncurkan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors  (KTB) selaku APM Mitsubishi di Indonesia pada tahun 2014, tepatnya setelah pergelaran IIMS. Mobil ini sengaja tidak dimasukkan sebelumnya karena di Indonesia sudah ada Mitsubishi Grandis, MPV 7-seater dengan ground clearance lebih rendah. Padahal di negara asalnya, Delica dengan kode D5 ini telah ada sejak tahun 2007. Mitsubishi Delica didatangkan langsung dari Jepang (CBU), bukan rakitan lokal sehingga harganya terbilang cukup mahal bahkan ia juga telah mengalami pemangkasan spek agar harganya bisa dijangkau oleh masyarakat lapisan kelas menengah. 

Mulanya, Mitsubishi Delica dengan tagline "Sport Utility MPV" ini hanya hadir melalui satu tipe saja, dengan mesin 2.000cc, berpenggerak roda depan dan transmisi tiptronik INVECS III 6 percepatan. Dirasa belum cukup, akhirnya Mitsubishi kembali menghadirkan tipe baru dengan nama Delica Royal. Perbedaan keduanya dapat dibaca pada artikel mengenai Perbedaan Mitsubishi Delica Standar dan Royal. Mitsubishi Delica masuk ke dalam segmen high roof MPV yang sebelumnya telah diisi oleh Mazda Biante SkyActiv, Nissan Serena C26, dan Toyota NAV1. Meski begitu, ia kurang cocok disandingkan sebagai kompetitor dari mobil lain di atas dalam segmen serupa sebab ia bukan MPV murni dan juga bukan SUV murni. Setelah 10 tahun berkarir secara global dan 3 tahun di pasar lokal, Delica rencananya akan mendapatkan pembaruan besar-besaran sebagai model baru alias all-new pada tahun 2018 dan diprediksi akan menyerupai adiknya, Mitsubishi Xpander.

Eksterior Mitsubishi Delica
Sebagaimana biasanya karakteristik sebuah MPV beratap tinggi, Delica tetap mengusung body mengkotak. Tapi kesan sebuah MPV seakan lenyap pada bagian depannya karena bagian ini desainnya sangat macho, menyerupai SUV. Di bagian ini, Delica mengadopsi grille berkelir krom dengan sejumlah kisi-kisi udara berjajar secara vertikal dengan ukuran besar. Sehingga asupan udara ke ruang mesin berjalan maksimal, dimana hal ini sangat dibutuhkan ketika mesin bekerja di batas kemampuan. Grille tersebut diapit oleh sepasang lampu utama yang telah menggunakan projector dengan desain berupa garis-garis tegas. Tepat di bawahnya, terdapat sepasang foglamp sebagai penerangan tambahan yang dibutuhkan untuk menembus kabut dan hujan, mengapit air dam yang ukurannya juga cukup besar. Ditambah lagi oleh aksen silver di tengah bumper sehingga kesan gagahnya bertambah.
Eksterior Mitsubishi Delica Tampak Depan
Eksterior Mitsubishi Delica Tampak Depan
Pada bagian samping, terlihat ciri khas paling unik dari Mitsubishi Delica yakni ground clearance tertinggi di segmennya, yakni 190 mm. Inilah sebabnya mengapa Delica memiliki setengah kemampuan dari SUV sehingga ia lebih mudah menjelajah ke pelosok desa dan menerjang permukaan jalan bergelombang tanpa masalah berarti. Namun sayangnya, varian yang tersedia di Indonesia masih berpenggerak roda depan, sedangkan di negara lain khususnya Jepang, terdapat varian 4x4 yang seringkali dijadikan sebagai camper van dengan daya terabas yang tinggi bahkan mampu diajak ke area offroad berat. Sementara untuk dimensi totalnya sendiri mencapai 4.730 mm panjang, lebar 1.795 mm, tinggi 1.850 mm serta sumbu roda dengan jarak 2.850 mm. Untungnya, ia memiliki bonnet pendek, sehingga masih proper untuk sebuah MPV dan meningkatkan visibilitas pengemudi ke depan.
Eksterior Mitsubishi Delica Tampak Samping
Eksterior Mitsubishi Delica Tampak Samping
Berlanjut ke bagian belakang, area ini juga proper untuk sebuah MPV dengan desain lampu berbentuk horizontal yang disambung oleh garnis di sepanjang body, seolah membuat sepasang stoplamp ini tampak menyatu. Tak lupa pula, emblem bertuliskan DELICA dipasang di bawah garnis tersebut dengan jarak spasi antar huruf cukup jauh. Padahal jika tulisannya biasa saja dan diletakkan di pojok kiri atau kanan, pasti tampak lebih manis. Guna mempermanis tampilan dan agar tampak khas, area ini juga diberi sentuhan ala SUV tepatnya pada bumper bawah yang diberi pahatan menyerupai bentuk grille depan dengan warna two-tone silver dan hitam yang sangat serupa dengan bumper belakang Mitsubishi Pajero Sport.
Eksterior Mitsubishi Delica Tampak Belakang
Eksterior Mitsubishi Delica Tampak Belakang
Interior Mitsubishi Delica
Di dalamnya, Mitsubishi Delica memiliki nuansa lapang seperti MPV lain berkat bentuk mengkotak dari sisi eksterior. Ia masih menggunakan dashboard model lama yang kesannya ketinggalan jaman dan kuno sebab desain ini tidak pernah dirubah sejak tahun 2007 dan hanya mendapatkan update warna dan fitur saja. Di bagian tengah dashboard, terdapat headunit 2 DIN dengan monitor kapasitif yang sangat mudah responsif sehingga dapat dioperasikan layaknya ponsel pintar masa kini. Di bawahnya terdapat knob AC lengkap dengan pengatur arah angin. Sementara gear lever otomatisnya berada pada bagian paling bawah sehingga sangat mudah dijangkau oleh pengemudi. Satu hal yang paling menarik dari bagian interior Mitsubishi Delica adalah area kokpit. Secara keseluruhan, mulai dari panel, MID hingga penampilannya sangat mirip dengan Mitsubishi Outlander Sport. Mungkin APM sengaja memasang common part agar mengurangi cost produksi, selain itu juga memudahkan para konsumen jika sewaktu-waktu panel instrumennya rusak. Di balik kemudi, ia juga telah mendapatkan fitur paling langka di kelasnya yaitu sepasang paddle shift. Dengan begitu, pengemudi dapat mengatur posisi transmisi sesuai keinginan dan tentunya sangat membantu ketika akan menyalip kendaraan lain. Sementara roda setirnya sendiri sudah mengadopsi cruise control dengan tuas berada di sebelah kanan sedangkan sebelah kiri untuk audio steering wheel. Fitur terakhir ini baru ada untuk varian Delica tipe Royal. Untuk pengaturan spion, lampu, foglamp, dan tombol HSA berada di panel sebelah kanan pengemudi tepatnya di samping kisi-kisi AC.
Interior Dashboard Mitsubishi Delica
Dashboard Mitsubishi Delica
Berpindah ke baris kedua, Mitsubishi Delica ternyata mampu menawarkan kenyamanan secara maksimal meski ia bukan sebuah MPV murni. Baris kedua ini sangat mudah diakses karena kedua pintu gesernya telah dibekali fitur sliding otomatis. Pada setiap sisi, joknya dibekali armrest dan jika kursi di tengah row kedua tidak digunakan, maka penopang punggung tersebut bisa dilipat ke depan sehingga menjadi armrest bagi kedua penumpang row tengah tersebut. Sebagai penunjang kenyamanan, tersedia juga cupholder di kedua sisi doortrim. 
Interior Kabin Mitsubishi Delica
Kabin Mitsubishi Delica
Begitu juga mengakses row ketiga terbilang mudah dengan cara melipat bagian bawah kursi jok row kedua ke atas sebelum dimajukan ke arah depan. Terlebih lagi untuk varian Delica tipe Royal dimana jok pada baris kedua sudah mengadopsi model captain seat. Dengan begitu, penumpang yang akan masuk ke row ketiga tidak usah melipat jok pada row kedua, melainkan masuk melalui lorong di tengahnya. Secara keseluruhan, jok bagian paling belakang dari Mitsubishi Delica tergolong nyaman digunakan untuk 3 orang kaena ukurannya yang lebar. Akan tetapi jok di tengahnya tidak diberi headrest. Sehingga lebih nyaman jika digunakan untuk anak kecil saja.
Interior Kabin Belakang Mitsubishi Delica
Kabin Belakang Mitsubishi Delica
Berikut adalah area bagasi Mitsubishi Delica. Ruang yang tersedia tergolong luas dan dapat menampung hingga 3 koper besar tanpa ditindih. Kompartemen tambahan juga tersedia di bawah lantai sebagai tempat penyimpanan dongkrak. Seperti MPV lain pada umumnya, Delica juga tidak menyediakan ruang ban serep sehingga harus digantung di luar, tepatnya di balik bumper belakang. 
Interior Bagasi Mitsubishi Delica
Bagasi Mitsubishi Delica
Jika kapasitas bagasi dirasa tidak cukup, maka jok pada row ketiga dapat dilipat guna menambah daya tampung menjadi lebih besar. Hanya saja, mekanisme pelipatannya sedikit membutuhkan tenaga karena jok tersebut bobotnya terlampau berat saat dilipat apalagi ketika akan digantung ke pengait pada dinding samping. Setelah dilipat, jok ini juga akan menggangu pandangan driver ke arah belakang dari spion kabin.
Interior Bagasi Mitsubishi Delica
Bagasi Mitsubishi Delica
Kinerja dan Performa Mesin Mitsubishi Delica
Dibalik bonnet pendeknya, tertanam sebuah mesin berkapasitas 2.0 liter dengan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup DOHC. Mesin berkode 4J11 yang telah mengadopsi teknologi MIVEC ini mampu mengolah tenaga mencapai 148 HP pada putaran 6.000 RPM dan torsi puncak hingga 191 Nm pada 4.200 RPM. Lantas output tersebut ditransfer ke roda penggerak depan dengan bantuan transmisi tiptronik 6 percepatan. Menariknya lagi, Mitsubishi telah menyesuaikan mesin Delica dengan iklim Indonesia dan hanya memberi patokan untuk  menggunakan bensin dengan angka oktan minimal 90 atau setara pertalite. Selain lebih hemat dari sisi anggaran, BBM sekelas pertalite juga lebih mudah ditemukan di pinggiran ibukota dibandingkan Pertamax atau Pertamax Turbo terlebih ketika Anda melakukan perjalanan mudik ke kampung kelahiran. 
Foto Mesin Mitsubishi Delica
Mesin Mitsubishi Delica
Impresi dan Handling Mitsubishi Delica
Terakhir membicarakan mengenai impresinya di jalan raya.  Visibilitas ke segala arah terasa nyaman berkat posisi duduknya yang tinggi bahkan tertinggi di kelasnya. Hanya saja ke arah samping sedikit terganggu karena posisi pilar A yang terlalu landai. Untuk jok depan juga turut diberikan sepasang armrest guna memanjakan penumpang dan pengemudi. Disini, Mitsubishi Delica telah diberikan fitur keyless. Meskipun keyless, tapi cara menyalakannya masih dengan cara manual yakni dengan memutar knob pada posisi kunci konvensional. Ini dikarenakan belum adanya tombol start/button seperti para rival sebab ia masih membawa teknologi lawas. Ketika mobil diajak melaju, respon mesin mampu menyesuaikan dengan cara pengemudi menekan pedal gas. Jika menginjaknya dalam-dalam, maka akselerasi langsung berubah dari biasanya kalem menjadi buas. Begitu pula dengan suara mesin. Pada putaran di bawah 4.000 RPM masih dapat diredam dan baru akan masuk ke kabin di atas putaran tersebut. Hal ini sengaja dilakukan Mitsubishi karena sebagian dari pengemudi lebih menikmati akselerasi dengan adanya suara mesin. Maka patokannya dipasang pada 4.000 RPM karena putaran ini dianggap sebagai titik batas cara mengemudi normal dan mengemudi agresif. 

Dari sektor handling, bisa dikatakan mobil ini menjadi yang terbaik dibandingkan para kompetitor. Sebab umpan balik dari roda kemudinya sangat baik. Ketika mobil melaju kencang di tikungan, daya cengkeram ban terhadap permukaan aspal masih cukup menggigit. Padahal bantingan Delica cukup empuk dimana biasanya bantingan empuk akan berakibat buruk pada handling. Tapi hal ini tidak berlaku bagi Delica. Maka tak heran jika ia tak hanya mengutamakan penumpang, namun juga menonjolkan sisi penting yang paling sering dilupakan oleh produsen MPV yaitu keasyikan mengemudi. Sebagai MPV berkemampuan SUV, Mitsubishi juga tak lupa membenamkan fitur penunjang keselamatan penting terkini, seperti dual airban dan airbag lutut depan, kontrol kestabilan (active stability control), rem ABS lengkap dengan EBD dan BA, traction control, HSA (Hill Start Assist), ACL (Active Cornering Light) serta mekanisme Impact Absorbing yang akan secara otomatis mematahkan setir dan pedal gas ketika adanya benturan agar tidak menjepit pengemudi, 

Spesifikasi Mitsubishi Delica
  • Mesin : 4J11 2.0 liter MIVEC.
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup DOHC.
  • Tenaga : 148 HP @6.000 RPM.
  • Torsi : 191 Nm @4.200 RPM.
  • Bore x stroke : 86 mm x 86 mm.
  • Rasio kompresi : 10.5:1. 
  • Konsumsi BBM : 9-11 km/L (dalam kota) ; 12-15 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Tiptronik 6 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang multilink.
  • Rival : Toyota NAV1, Nissan Serena dan Mazda Biante.
  • Tahun Penjualan : 2014 - 2017.

Harga Mitsubishi Delica
  • Tahun 2014 : 285 juta. 
  • Tahun 2015 : 310 juta.
  • Tahun 2016 : 350 juta.
  • Tahun 2017 : -

Kelebihan Mitsubishi Delica
  • Ground clearance.
  • Feedback setir.
  • Fun to drive.
  • Relatif irit dan bisa menggunakan Pertalite.
  • Kabin lapang.
  • Insulasi kabin cukup baik.
  • Sliding door otomatis.
  • Fitur sangat komplit.

Kekurangan Mitsubishi Delica
  • Akselerasi boyo pada putaran bawah.
  • Desain eksterior bukan selera semua orang.
  • Desain pilar A mengganggu pandangan pengemudi.
  • Desain dashboard terkesan kuno dan ketinggalan zaman.
  • Beberapa teknologi masih kurang canggih dibandingkan kompetitor.
  • Tidak ada varian turbodiesel dan 4WD untuk Indonesia.
  • Tanpa sunroof bahkan untuk tipe tertinggi.
  • Resale value anjlok.
  • Populasi minim.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mitsubishi Delica. Dengan mengusung styling yang berbeda dibandingkan para kompetitornya, maka dapat dipastikan bahwa mobil ini lebih menuju ke pasar segmented, bukan ke pasar MPV konvensional. Maka dari itu, tak heran penjualan Delica cenderung lebih redup daripada produk-produk Mitsubishi lainnya. Semoga membantu, baca juga :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Delica