Kelebihan dan Kekurangan Mercy W220 '99-'05

Kelebihan dan Kekurangan Mercy W220 '99-'05

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mercy W220 S-Class - Menggunakan sedan premium identik dengan gaya hidup mewah. Tak hanya sekedar gaya, mobil sedan premium memberikan kenyamanan dan keselamatan yang jauh lebih baik daripada sedan dengan kasta di bawahnya. Itulah poin utama mengapa Seri S-Class sangat berkembang pesat dan dipercaya sebagai kendaraan dinas para pemimpin, mulai dari Kedutaan, Kementrian, Kepresidenan bahkan para pemimpin negara maju kecuali Amerika yang mengandalkan merk dari negaranya sendiri. Melalui Seri W220 sebagai generasi keempat dalam keluarga S-Class, Mercedes kembali mengembangkan sayapnya di ranah sedan full size eksekutif pada permulaan abad Millenium. Kehadirannya berfungsi sebagai generasi penerus dari Mercy W140 S-Class yang sebelumnya mampu meraih rekor penjualan mengagumkan di berbagai belahan dunia. 

Mercedes W220 menjadi produk flagship andalan dari pabrikan dengan logo Three Pointed Star asal Jerman ini. Pengembangannya dilakukan sejak tahun 1992 dengan desain final yang disetujui dua tahun kemudian oleh Steve Martin. Unit prototipe pertama dikenalkan pada Juni 1998 dan selanjutnya diproduksi massal pada tanggal 13 Agustus 1998 di benua Eropa. Sedangakan di Indonesia, ia baru masuk pada tahun 1999 secara terbatas melalui Importir Umum (IU). Pada tahun 2000, unit yang dijual menjadi lebih banyak dan penjualannya juga dipegang oleh pihak ATPM. Diantaranya S280, S320, dan S600. Tipe S280 menjadi satu-satunya tipe yang menggunakan sasis pendek meski juga ada yang versi panjangnya namun cukup langka. Sementara semua tipe lainnya mengusung sasis panjang. Memasuki tahun 2002, seluruh varian mendapatkan update berupa facelift ringan namun peningkatannya tergolong sangat-sangat sedikit seperti pendahulunya. Disini juga turut dihadirkan tipe baru yakni tipe S350 guna memenuhi keinginan konsumen yang menginginkan tenaga presisi sesuai bobotnya yang hampir mencapai 2 ton.

Menduduki peringkat sebagai kasta tertinggi sekaligus flagship Mercedes yang berkecimpung di dalam segmen full size executive car di atas penjualan Mercy W203 C-Class dan Mercy W211 E-Class. Mulanya, W220 mendapatkan perlawanan sengit dari BMW E38 Seri-7. Pada tahun 2002 dimana W220 mengalami facelift, BMW kembali menelurkan penerus E38 dengan nama BMW E66 Seri-7 yang akrab disapa dengan nama jeleknya yakni Bangle Butt. Sedangkan dari pabrikan lainnya hanya dihadang oleh Lexus LS Series Gen3 (XF30) dan juga Jaguar XJ yang peredarannya dapat dihitung jari di Indonesia. Lantas penjualan W220 dihentikan pada tahun 2006 dimana tahun tersebut Mercedes-Benz mengenalkan Mercy W221 sebagai generasi kelima dalam lini S-Class.

Eksterior Mercy W220 S-Class
Segmen Luxury Car di Indonesia terbilang sepi pemain dan persaingannya bisa dikatakan hanya diisi oleh BMW dan Mercedes-Benz saja. Persaingan keduanya terbilang sangat ketat mulai dari era 70-an. Agar mampu bersaing, Mercedes benar-benar menyiapkan segala kekuatan mulai dari Research and Development, desain dan totalitas demi menciptakan S-Class sesuai keinginan konsumen dengan satu tujuan yaitu menjadi yang terbaik. Dari depan, desain yang digunakan pada W220 ini sangat radikal dan benar-benar berbeda dari model S-Class sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari aura sporti dengan sedikit jejak garis-garis elegan dan progressif dari sisi bumper dan headlamp. Meski begitu, auranya masih kalah agresif dari Seri 7-nya BMW saat itu. Langkah yang cukup pasti mengingat perubahan ini termasuk salah satu evolusi yang bagus. Namun sayang, sama seperti E66 Seri-7, Mercedes W220 juga mendapatkan cibiran yang tidak sedikit dari para penggemar sedan Mercy. Bahkan ia juga di turut di cap sebagai generasi terburuk sepanjang sejarah keluarga S-Class.
Eksterior Mercy W220 Prefacelift Tampak Depan
Eksterior Mercy W220 Prefacelift Tampak Depan
Pada peralihan masa facelift, Mercedes sedikit mempermak bagian depan W220 agar tampak lebih mewah. Pergantian part yang dilakukan meliputi penggunaan headlamp mika kristal dengan penambahan lampu xenon projektor yang dapat diatur secara otomatis, peletakan grill yang agak lebih tinggi dan juga pembaruan lekukan air intake pada bumper. Hanya itu saja.
Eksterior Mercy W220 Facelift Tampak Depan
Eksterior Mercy W220 Facelift Tampak Depan
Beralih ke profil samping, perubahan dimensi dalam keluarga S-Class terbesar pertama kali ada disini. Dimensinya tampak lebih ramping dari pendahulunya. Walaupun lebih kecil, namun ia menawarkan interior yang jauh lebih luas karena pilar-pilar dan ukuran bagasi yang juga di desain ulang. Berbicara mengenai desain, W220 mempertahankan sedikit jejak W140 dengan desain elegan namun ditambahkan shape membulat di sekujur bodi hingga ke belakang. Seperti yang disebutkan pada paragraf kedua, W220 hadir dengan dua macam konfigurasi boi. Di atas kertas, wheelbase pendek dimensi spesifiknya yaitu 5.042 mm panjang, lebar 1.855 mm, tinggi 1.444 mm dan sumbu antara kedua roda dengan jarak 2.964 mm.
Eksterior Mercy W220 Short Wheelbase Tampak Samping
Eksterior Mercy W220 Short Wheelbase Tampak Samping
Sedangkan untuk wheelbase panjang, ia memiliki dimensi dengan panjang 5.158 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.855 mm dan sumbu roda sepanjang 3.086 mm. Dimensi antara keduanya hanya terpaut pada sumbu roda dan panjang bodi saja. Hal yang berbeda dengan pendahulunya karena adanya perbedaan dimensi di seluruh titik antara wheelbase pendek dan wheelbase panjang. Disini, peningkatan yang dilakukan pada masa facelift untuk kedua jenis bodi hanya ada pada velg saja. Selebih itu tidak ada perbedaan lainnya.
Eksterior Mercy W220 Long Wheelbase Tampak Samping
Eksterior Mercy W220 Long Wheelbase Tampak Samping
Kini beralih ke profil belakang. Tampilannya sedikit mengingatkan kita akan adiknya W203 C-Class. Desain keduanya memang saling berkaitan karena C-Class mengadopsi desain dari S-Class di masanya. Pada bagian ini, mulanya Mercy W220 masih menggunakan lampu berbentuk segitiga membulat dengan mika buram. Posisi lampu mundur dan lampu sein dipisahkan dengan garis berwarna merah. Guna mendongkrak penampilan agar lebih mewah, aksen krom turut disisipkan di atas plat nomor dan juga pemakaian lis krom di sepanjang bagian atas bumper.
Eksterior Mercy W220 Prefacelift Tampak Belakang
Eksterior Mercy W220 Prefacelift Tampak Belakang
Untuk bagian belakang model facelift, perbedaannya hanya ada pada stoplamp saja. Stoplampnya kini menggunakan mika kristal dengan posisi lampu sein dan lampu mundur yang disatukan dalam satu klaster. Hanya saja diberikan aksen garis-garis mewah berbentuk tipis sehingga tampilannya tampak sporty. Aksen-aksen krom juga masih sama seperti yang ada pada model prefacelift dan tidak ada penambahan selain di area atas plat nomor dan juga lis bumper tersebut.
Eksterior Mercy W220 Facelift Tampak Belakang
Eksterior Mercy W220 Facelift Tampak Belakang
Interior Mercy W220 S-Class
Beranjak ke dalam interior W220, nuansa mewah yang ditawarkannya benar-benar terasa khas sedan premium. Citranya sebagai sedan mewah tercipta berkat penggunaan softpad berkualitas tinggi di seluruh bagian dashboard dan trim pintu serta adanya penambahan aksen wood di beberapa bagian. Penggunaan setir dengan tombol multifungsi yang juga diberi aksen wood berwarna coklat muda turut menyajikan sensasi berbeda untuk pengemudi. Berbeda jauh dengan generasi sebelumnya yang belum menerapkan fitur ini. Dari segi fitur, W220 dibekali oleh berbagai fitur canggih di masanya, sebut saja seperti cruise control, rain sensing wiper, AC climate control dengan pengaturan individual, stability contril, traction control, jok kulit berventilasi, kursi elektrik dengan 3 memori untuk bagian depan, kursi elektrik untuk kabin belakang, krey eletrik, spion elektrik, elektrik mirror, ABS, airbag 10 titik, Parking Distance Control (PDC), dll. Segala pengaturan untuk jok dan kaca jendela berada di trim pintu sehingga pengoperasiannya mudah dilakukan. Khusus untuk tipe tertentu turut ditambahkan fitur lainnya seperti Sunroof yang sangat lebar, telepon terintegrasi dan juga kaca anti peluru besertifikasi dari lembaga keselamatan Eropa. Sedangkan pengaturan lainnya berada di area panel konsol yang juga mudah dioperasikan. Namun sayangnya, kebanyakan unit untuk pasar Indonesia saat itu belum dibekali oleh sistem multimedia dengan layar LCD kecuali untuk varian full option.
Interior Mercy W220 Prefacelift
Interior Mercy W220 Prefacelift
Berlanjut ke varian facelift, perombakan di dalamnya juga tidak banyak. Peningkatan yang dilakukan tercatat ada pada perubahan skema warna interior dan juga pebambahan fitur baru untuk sektor multimedia yang dinamakan sebagai sistem COMAND. Sistem ini memungkinkan pengguna menampilkan peta navigasi melalui layar LCD berukuran 5 inci yang dapat dioperasikan melalui tombol-tombol di sampingnya dan juga mengontrol segala hal yang berhubungan dengan sistem audio. Jadi, kurang lebih fungsinya mirip iDrive yang ada pada Seri-7. Pada tipe tertentu, sistem COMAND ini menggunakan layar LCD lebih besar hingga 7 inci yang memenuhi area panel konsol.
Interior Mercy W220 Facelift
Interior Mercy W220 Facelift
Sedangkan untuk kabin belakangnya, menawarkan ruang yang cukup luas sekalipun untuk varian wheelbase pendek. Hal ini dikarenakan pengurangan ruang bagasi demi mengekspansi kabin dalam agar kenyamanan penumpang semakin bertambah. Segala hal yang berhubungan dengan jok dapat diatur melalui tombol yang terdapat di pintu seperti yang ada pada kabin depan. Selain itu, Mercedes juga cukup menjaga privasi penumpang belakang dengan penggunaan krey elektrik di sisi kanan kiri dan juga belakang. Tak hanya disitu saja, kekedapan kabin juga di desain sedemikian rupa agar menciptakan nuansa hening. Terbukti, meski di tipe yang belum mengusung kaca anti peluru, kekedapan kabinnya masih lebih baik dari para rivalnya saat itu.
Interior Kabin Belakang Mercy W220
Kabin Belakang Mercy W220
Kinerja dan Performa Mesin Mercy W220 S-Class
Dari sektor permesinan, seluruh varian W220 diperkuat oleh mesin M112 V6 24 katup  DOCH (kecuali S600). Dari tipe terbawah, terdapat mesin M112.E28 berkapasitas 2.800cc yang dipasangkan pada tipe S280 dengan daya 204 HP pada 5.700 RPM dan torsi maksimum sebatas 270 Nm pada 3.000 RPM. Tipe ini dinilai sangat undepower dan membutuhkan putaran mesin tinggi guna memaksimalkan akselerasi. Berikutnya untuk tipe S320 3.200cc, kode mesinnya berupa M112.E32, berkekuatan 221 HP pada 5.600 RPM dan torsi 315 Nm pada 3.000 RPM. Akselerasinya terbilang jauh lebih baik dari tipe S280 meskipun masih terbilang pas-pasan. Terakhir, tipe S350 3.700cc dikenalkan pada periode facelift dengan mengusung mesin M112.E37. Outputnya mencapai 241 HP pada 5.700 RPM dan torsi 350 Nm pada 3.000 RPM. Ia juga menjadi tipe satu-satunya yang tidak mengikuti nomenklatur dimana dua digit angka di belakang menunjakkan kapasitas mesin seperti kedua tipe di atas. Khusus tipe S600, tidak diulas mengingat peminatnya hanya sebatas para kolektor yang jauh lebih mengerti mengenai seluk-beluk permesinan Mercedes-Benz.
Mesin Mercy W220 S-Class
Foto Mesin Mercy W220 M112
Impresi dan Handling Mercy W220 S-Class
Sesuai kastanya yang berada di level teratas, pastinya kenyamanan W220 tidak usah diragukan lagi. Dalam hal pengendaraan, mobil ini masih terbilang oke untuk disupiri sendiri meski ukurannya cukup besar dan lebar. Tapi tetap saja masih tergolong tidak spesial dan belum senikmat kasta di bawahnya yang memang lebih lebih berorientasi kepada keasikan mengemudi. Oleh karena itu, W220 lebih cocok bagi Anda yang menggunakan jasa supir dan menikmati segi kenyamanan pada ruang kabin belakang. Apalagi pada tipe tertentu, seluruh jok dibekali dengan kursi pijat dan dapat mengeluarkan hawa panas atau dingin di sisi bawah jok dan belakang punggung anda yang pastinya dapat diatur sesuai selera. Dari segi bantingannya, W220 menawarkan sensasi yang terbilang lembut atas bantuan kinerja dari Airmatic Pneumatic Suspension dengan Adaptive Damping System. Pastikan sebelum membeli mendeteksi terlebih dahulu suspensinya ini masih berada dalam kondisi bagus atau tidak, karena biaya pergantiannya cukup mahal.

Spesifikasi Mercy W220 S-Class
  • Mesin : M112.E28 2.8 liter (S280) ; M112.E32 3.2 liter (S320) ; M112.E37 3.7 liter (S350).
  • Konfigurasi :V6 24 katup DOHC.
  • Tenaga : 204 HP @5.700 RPM (S280) ; 221 HP @5.600 RPM (S320) ; 241 HP @5.700 RPM (S350). 
  • Torsi : 270 Nm @3.000 RPM (S280) ; 315 Nm @3.000 RPM (S320) ; 350 Nm @3.000 RPM (S350).
  • Bore x stroke : 89.9 73.5 mm (S280) ; 89.9 mm x 84 mm (S320) ; 97 mm x 84 mm (S350).
  • Rasio kompresi : 10:1.
  • Konsumsi BBM : 5-6 km/L (dalam kota) ; 7-9 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Matic 5 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang independent multilink airsus.
  • Rival : BMW E38, BMW E66, Jaguar XJ dan Lexus XF30.
  • Tahun Penjualan : 1999 - 2001 (prefacelift) ; 2002 - 2005 (facelift).

Harga Mercy W220 S-Class
  • Tahun 1999 : 140 - 155 juta.
  • Tahun 2000 : 150 - 162 juta.
  • Tahun 2001 : 160 - 173 juta.
  • Tahun 2002 : 171 - 180 juta.
  • Tahun 2003 : 178 - 192 juta.
  • Tahun 2004 : 190 - 205 juta.
  • Tahun 2005 : 200 - 220 juta.

Kelebihan Mercy W220 S-Class
  • Image mobil mewah.
  • Getaran mesin hening.
  • Praktis.
  • Sangat teramat nyaman.
  • Kabin sangat hening.
  • Fitur melimpah.

Kekurangan Mercy W220 S-Class
  • Tampilan lawas dan jelek.
  • Interior mulai terlihat usang.
  • Kualitas dashboard terkesan murah dibandingkan rivalnya.
  • Tenaga kurang (S280 dan S320).
  • Handling biasa saja.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mercy W220 S-Class. Intinya, mobil ini adalah paket mewah dan terjangkau karena harganya di pasar mobil bekas terus turun seiring gempuran mobil baru. Bagi Anda yang menyepelekan model eksterior dan sering duduk di area belakang, W220 menjadi pilihan yang cukup bijak terlebih lagi untuk varian di atas S320. Semoga membantu, baca juga :