Kelebihan dan Kekurangan Mercy W140 '92-'98

Kelebihan dan Kekurangan Mercy W140 '92-'98

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mercy W140 S-Class - Dalam kamus dunia otomotif roda 4, gaya hidup mewah biasanya terjadi oleh mobilitas tinggi sesuai tuntutan pekerjaan. Semakin tinggi karir seseorang, maka mobil yang digunakan harus mampu memenuhi segala keinginan si pemilik guna menunjang karir. Dalam hal ini, Mercedes-Benz selaku brand terpandang asal Jerman menjawab keinginan konsumen yang memiliki tingkat mobilitas tinggi tersebut dengan cara meluncurkan Seri S-Class. Cikal bakal S-Class sendiri sudah ada sejak tahun 1959 yang dimulai oleh Mercy Ponton, Fintail dan Kebo. Sedangkan penamaan S-Class baru dimulai ketika kelahiran Mercy Barong sebagai generasi pertama dan Mercy Eagle sebagai generasi kedua. Nama-nama tersebut bukanlah nama Asli dalam nomenklatur Mercedes-Benz melainkan nama unik karena sesuai bentuk eksterior di masanya. Memasuki tahun 1991, pabrikan berlogo Three Pointed Star ini menelurkan Mercy W140 sebagai generasi ketiga dari keluarga S-Class. Ia sekaligus menjadi generasi S-Class pertama di Indonesia yang tidak memiliki nama unik seperti para pendahulunya.

Di Indonesia sendiri, Mercy W140 mulanya hadir pada tahun 1992 dengan status CBU di bawah naungan Importir Umum (IU) melalui tipe 300SEL, S500, S600L dan S280. Tipe 300SEL dan S600L peredarannya sangat langka karena hanya digunakan sebagai unit Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tahun 1992. Tipe S500 juga sangat sulit ditemukan di pasar mobil bekas karena hanya dimiliki oleh sebagian para kolektor saja. Sedangkan tipe S280 menjadi tipe satu-satunya yang dijual secara umum dan dimulai dari akhir tahun 1994. Memasuki tahun 1996, W140 mendapatkan minor facelift dan PT. German Motor Manufacturing selaku ATPM Daimler-Benz pada saat itu mengambil alih penjualan W140 secara resmi. Tipe yang dijual hanyalah S320L (Long Wheelbase / sasis panjang).

Sedikit mengungkit masa lalu, Mercy W140 khususnya tipe S600L memiliki keistimimewaan sebagai kendaraan bersejarah karena ia menjadi pilihan utama sebagai tunggangan presiden di Indonesia. Mobil berspesifikasi khusus dengan kaca anti peluru dan armored body ini  memiliki kiprah yang cukup panjang karena digunakan oleh 4 orang presiden sekaligus, mulai dari B.J Habibie hingga Bapak SBY dan baru diistirahatkan dari tugas istimewanya pada tahun 2009 silam ketika SBY dinobatkan sebagai presiden R.I untuk kedua kalinya.

Di pasar lokal dalam segmen Full Size Luxury Car, ia diposisikan sebagai kasta teratas di saat bersamaan ketika hadirnya Mercy W202 C-Class dan W210 E-Class (New Eyes). Disini, Mercy W140 hanya mendapatkan perlawanan ketat dari BMW E38 Seri-7. Sementara itu, dari pihak pabrikan Jepang hanya diisi oleh Lexus LX-Series Gen2 saja. Lantas peredaran W140 berakhir di kala ATPM mengenalkan generasi selanjutnya dengan nama Mercy W220 S-Class pada tahun 1999.

Eksterior Mercy W140 S-Class
Pada bagian kulit luarnya, Mercy W140 masih menggunakan design language Mercedes-Benz antara peralihan 80-an ke 90-an yang juga digunakan oleh Mercy Boxer dan Mercy CIBO. Kesannya benar-benar elegan dan mampu menciptakan aura mewah karena sangat minimalis. Untuk bagian depan, mobil ini tampak serupa seperti W202 dengan headlamp berbentuk trapesium dan mengapit grill elegan berkelir krom yang diikuti oleh garis pada kap mesin menuju belakang. Adanya logo Mercedes-Benz di tengah kap mesin turut memberikan cita rasa mewah. Berbeda dengan kasta lain, ia juga turut diberikan sepasang wiper headlamp sebagai standar pada seluruh varian. Sedangkan untuk bumper depanya tampak biasa saja dan minim pernak-pernik.
Eksterior Mercy W140 Prefacelift Tampak Depan
Eksterior Mercy W140 Prefacelift Tampak Depan
Memasuki tahun 1996, W140 mengalami minor facelift. Perbedaan untuk area depan dengan model prefacelift sangat sulit dibedakan apalagi banyak pemilik W140 yang telah memfacelift sendiri unitnya. Dikutip dari forum W140, perbedaannya hanya ada pada lampu sen depan dengan mika bening sedangkan prefacelift masih berwarna oranye.
Eksterior Mercy W140 Facelift Tampak Depan
Eksterior Mercy W140 Facelift Tampak Depan
Pada bagian profil samping, varian sasis pendek memiliki tampilan yang hampir serupa dengan Mercy Boxer namun sedikit lebih panjang. Dari spesifikasi yang tertera di wikipedia, varian sasis pendek dimensinya antara lain panjang 5.113 mm, lebar 1.886 mm dan tinggi 1.486. Sedangkan sumbu rodanya mencapai 3.040 mm. Meski pendek, tapi varian ini masih menyediakan ruang yang cukup untuk kabin belakangnya.
Eksterior Mercy W140 Short Wheelbase Tampak Samping
Eksterior Mercy W140 Short Wheelbase Tampak Samping
Berikutnya untuk profil samping varian long wheelbase. Dimensi panjangnya mencapai 5.213 mm, dengan lebar 1.895 mm dan tinggi yang sama yakni 1.486. Panjang sumbu roda (wheelbase) diekspansi menjadi 3.139 mm atau lebih panjang sekitar 99 mm dan. Jika dibandingkan dengan varian sasis pendek, bodinya 100 mm lebih panjang dan dengan begitu ketersediaan ruang di kabin belakang jauh lebih lapang. Sama halnya untuk bagian depan, bagian ini juga tidak ada perbedaan besar antara model facelift dan prefacelift kecuali pada ukuran velg serta model cabangnya.
Eksterior Mercy W140 Long Wheelbase Tampak Samping
Eksterior Mercy W140 Long Wheelbase Tampak Samping
Kini beralih ke bagian belakang. Ia juga masih mengadopsi model serupa dengan kasta lain di era yang sama dengan desain mengkotak bentuk stoplamp trapesium. Hanya saja ia diberikan sentuhan khusus yakni garnish berwarna silver sepanjang bagasi belakang dan disipkan sepasang lampu mundur pada sisi kiri dan kanan. Tak hanya itu saja, kehadiran fitur bagasi dengan pembuka vakum juga memberikan nilai plus untuk sebuah sedan lawas. Selain itu, adanya lis krom di bagian atas bumper kian menguatkan rasa mewah dari sedan bongsor ini.
Eksterior Mercy W140 Prefacelift Tampak Belakang
Eksterior Mercy W140 Prefacelift Tampak Belakang
Untuk bagian ini, model facelift juga tidak jauh berbeda dengan model sebelumnya. Tercatat, perbedaannya juga sama seperti area depan yakni mika sein dirubah warna dari oranye menjadi clear. Mulai dari bumper dan lis krom juga tak ada bedanya, masih sama persis.
Eksterior Mercy W140 Facelift Tampak Belakang
Eksterior Mercy W140 Facelift Tampak Belakang
Interior Mercy W140 S-Class
Beranjak ke dalam kabin, nuansa elegan khas Mercedes-Benz sangat terasa melalui penggunaan model dashboard mengkotak yang dibalut material premium dan wood panel tersebar di area panel. Menduduki kasta teratas, lantas ia dibenamkan berbagai fitur berteknologi canggih yang tidak diberikan pada kasta lain seperti C-Class ataupun E-Class. Sementara itu, fitur yang ada pada varian lain telah dimiliki dengan lengkap olehnya. Fitur-fitur tersebut antara lain krey kiri kanan penumpang belakang dan juga krey kaca belakang, headrest, jok berbalut kulit asli, cruise control, sunroof (tipe tertentu), dan juga pintu vakum (hanya sasis panjang) dimana semuanya dapat dioperasikan secara elektrik. Untuk fitur standar pada seluruh tipe adalah Tape dengan audio stereo, power steering hidrolik, airbag depan dan sistem penggereman ABS dengan EBD sebagai fitur keselamatan. Sedangkan AC climate control untuk model prefacelift seperti yang tampak pada foto di bawah ini masih menggunakan model manual melalui roller switch.
Interior Mercy W140 Prefacelift
Interior Mercy W140 Prefacelift
Untuk model facelift, peningkatan terbesar yang ada di dalam kabin W140 adalah pergantian AC climate control dengan LCD yang dapat dioperasikan hanya dengan menggunakan tombol. Letaknya masih di posisi yang sama. Fitur yang ditambah adalah transmisi matic 5 percepatan menggantikan transmisi sebelumnya yang masih 4 percepatan, penambahan airbag penumpang depan dan Audio dengan CD Changer pada trim tertentu. Skema warna interior juga turut dirubah yang tampak lebih monoton dari sebelumnya. Namun satu hal yang cukup disayangkan untuk kabin W140 adalah ketidakhadiran Audio Steering Control di seluruh tipe seperti yang dibenamkan pada BMW Seri-7. 
Interior Mercy W140 Facelift
Interior Mercy W140 Facelift
Bagaimana kabin belakangnya? Inilah kekuatan utama dari W140. Ia dibekali dengan fitur-fitur khusus yang telah disebutkan sebelumnya demi menjaga privasi penumpang dan semuanya dapat dioperasikan secara elektrik. Ruang yang tersedia benar-benar lapang dan dapat diisi oleh 3 penumpang dewasa sekaligus tanpa berdesakan. Di balik penopang punggung penumpang tengah, terdapat sebuah armrest yang dapat dilipat ketika dibutuhkan dan uniknya, disediakan sebuah cooler sebagai tempat pendinginan air mineral. Sepasang cermin pop-up dengan lampu tambahan juga turut diberikan sebagai fitur standar, sehingga penumpang (khususnya wanita) dapat berdandan dalam perjalanan. Khusus model sasis panjang, kursi belakangnya bisa reclining yang ditunjang oleh fitur lumbar support untuk memaksimalkan posisi duduk ternyaman sesuai keinginan penumpang. Berikut adalah contoh foto dari kabin belakang W140 sasis penjang dimana ruang yang tersedia benar-benar lapang sedangkan model sasis pendek sedikit lebih sempit namun kenyamanannya kurang lebih sama.
Interior Kabin Belakang Mercy W140
Kabin Belakang Mercy W140
Kinerja dan Performa Mesin Mercy W140 S-Class
Saatnya membahas sektor permesinan. Tipe 300SEL menjadi varian pertama yang masuk ke Indonesia. Ia masih mengadopsi sistem penamaan lawas nomenklatur Mercedes dimana huruf SE menandakan penggunaan mesin injeksi dan L menunjukkan wheelbase panjang. Tipe ini menggunakan mesin berkode M104.990 dengan konfigurasi 6 silinder segaris 24 katup DOHC yang berkapasitas 3.200cc. Dibandingkan dengan mesin M104.992 yang ada pada W124 C-Class, mesin ini tenaganya jauh lebih besar yakni 227 HP pada putaran 5.600 RPM dan torsi puncak hingga 310 Nm pada 3.750 RPM. Ini dilakukan guna menyesuaikan performa dan bobot mobil yang bobotnya mencapai 2 ton.
Foto Mesin Mercy W140 300SEL
Foto Mesin Mercy W140 300SEL
Berikutnya terdapat pilihan S280. Ia telah mengadopsi sistem penamaan baru Mercedes saat itu. Tipe S230 sendiri merupakan lini terendah sekaligus bermesin termungil dalam varian W140. Ia dibekali oleh mesin M104.944 berkapasitas 2.800cc dengan sebatas 194 HP pada 5.500 RPM dan torsi 270 Nm pada putaran 3.750 RPM. Tipe ini sangat underpower dan boyo ketika berakselerasi sehingga menyebabkan konsumsi bahan bakar berlebih di kala pedal gas ditekan dalam-dalam untuk memaksimalkan akselerasi. 

Di sisi lain, ATPM Mercedes di Indonesia menyediakan tipe S320L yang dijual secara resmi. Tipe ini berfungsi untuk menggantikan tipe 300SEL yang sebelumnya masuk melalui jasa Importir Umum. Mesin yang digunakan juga hampir serupa namun kode belakangnya berbeda, yakni M104.992. Dengan adanya beberapa pembaruan di sisi teknis, tenaganya tidak bertambah, masih 227 HP pada 5.600 RPM sedangkan torsinya menjadi 315 Nm pada 3.750 RPM alias naik sebesar 5 Nm. 
Foto Mesin Mercy W140 S280/S320
Foto Mesin Mercy W140 S280/S320
Jika mesin sebelumnya dirasa belum cukup, para calon konsumen dapat memilih tipe di atasnya yakni tipe S500 yang hadir bersamaan dengan S280. Berbeda dengan ketiga mesin di atas, mesin berkode M119.970 5.000cc yang dicangkokkan sebagai dapur pacu S500 ini memiliki konfigurasi V8 32 katup DOHC. Muntahan tenaganya bukan main-main, mampu menyentuh angka 315 HP pada 5.700 RPM dan 470 Nm pada 3.900 RPM. Sayangnya, tipe ini tergolong sangat sulit ditemukan di pasar mobil bekas karena ia berstatus langka.
Foto Mesin Mercy W140 S500
Foto Mesin Mercy W140 S500
Terakhir, Mercedes turut menyediakan varian top of the line melalui tipe S600L. Tipe S600L menjadi andalan utama dari berbagai instansi dunia dan banyak digunakan sebagai kendaraan kepresidenan. Ia menjadi satu-satunya tipe yang mengandalkan mesin V12  48 katup DOHC dengan kode berupa M120.980. Lantas untuk mesin raksasa ini torehan output yang dihasilkan terbilang sangat mengagumkan, mencapai 389 HP pada 5.200 RPM dan torsi puncak 570 Nm pada 3.800 RPM. Maka tak heran jika ia berakselerasi 0-100 km/jam kurang dari 6 detik meskipun unitnya menggunakan armored body yang sangat berat.
Foto Mesin Mercy W140 S600
Foto Mesin Mercy W140 S600L
Impresi dan Handling Mercy W140 S-Class
Sebagai salah satu karya Masterpiece, Mercedes W140 terkenal akan kecanggihan dan ketahanannya dengan built quality standar teratas di daratan Eropa. Ia juga menjadi generasi terakhir dari S-Class yang mendapat sentuhan langsung ketika diproduksi (hand built). Maka dari itu, kenyamanan W140 tidak usah diragukan lagi. Dengan adanya kaca double glass (beberapa diantaranya anti peluru), kabin menjadi sangat kedap dan mampu meminimalisir suara angin dari luar. Penggunaan suspensi udara untuk bagian belakang di beberapa tipe tertentu juga menambah kenyamanan penumpang karena suspensi ini dapat beradaptasi sesuai kontur permukaan jalan yang dilalui. Meski begitu, suspensi ini harganya sangat mahal (sekitar 50 jutaan) dan inilah alasan utama mengapa banyak calon konsumen enggan membeli W140 sebagai tunggangan harian.

Dari sisi handling, bukanlah sesuatu hal yang patut diapresiasi dari W140. Mobil ini ditujukan untuk penumpang belakang, bukan untuk driver. Dimensi yang sangat panjang dan juga lebar rasanya sulit jika dikemudikan sendiri apalagi ketika berada di kemacetan ibukota. Belum lagi ketika Anda ingin mencari lokasi parkir. Walaupun begitu, rasanya akan terbayarkan bagi Anda yang memiliki tipe bermesin buas seperti S500 ataupun S500 karena akselerasi yang ditawarkan benar-benar cepat. Tapi yang harus dicatat, Anda tidak boleh melaju dengan putaran mesin mencapai redline karena bisa-bisa transmisinya jebol dan biaya perbaikannya tidaklah murah. Hal ini sudah banyak terjadi di luar negeri karena jalannya bagus dan kerap membuat pengemudi lupa untuk melihat odometer dan speedometer.

Spesifikasi Mercy W140 S-Class
  • Mesin : M104.990 3.2 liter (300SEL) ; M104.944 2.8 liter (S280) ; M104.992 3.2 liter (S320) ; M119.970 5.0 liter (S500) ; M120.980 6.0 liter (S600L).
  • Konfigurasi : 6 silinder segaris 24 katup DOHC (300SEL, S280, S320) ; V8 32 katup DOHC  (S500) ; V12  48 katup DOHC (S600L).
  • Tenaga : 227 HP @5.600 RPM (300SEL) ; 194 HP @5.500 RPM (S280) ; 227 HP @5.600 RPM (S320) ; 315 HP @5.700 RPM (S500) ; 389 HP @5.200 RPM (S600L).
  • Torsi : 310 Nm @3.750 RPM (300SEL) ; 270 Nm @3.750 RPM (S280) ; 315 Nm @3.750 RPM (S320) ; 470 Nm @3.900 RPM (S500) ; 570 Nm @3.800 RPM (S600L).
  • Bore x stroke : 89.9 mm x 84 mm (300SEL, S320) ; 89.9 mm x 72.5 mm (S280) ; 96.5 mm x 85 mm (S500) ; 89 mm x 80.2 mm (S600L).
  • Rasio kompresi : 10:1 (semua mesin).
  • Konsumsi BBM : 4-5 km/L (dalam kota) ; 6-10 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Matic 4 percepatan (prefacelift) ; matic 5 percepatan (facelift).
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang independent multilink.
  • Rival : BMW E38 dan Lexus LX-Series Gen2
  • Tahun Penjualan : 1992 -1995 (prefacelift) 1996 - 1998 (facelift).

Harga Mercy W140 S-Class
  • Tahun 1992 : 92 - 98 juta.
  • Tahun 1993 : 95 - 103 juta.
  • Tahun 1994 : 100 - 110 juta.
  • Tahun 1995 : 108 - 127 juta.
  • Tahun 1996 : 125 - 132 juta.
  • Tahun 1997 : 130 - 140 juta.
  • Tahun 1998 : 138 - 155 juta.

Kelebihan Mercy W140 S-Class
  • Desain timeless.
  • Sangat ikonik dan mewah.
  • Memiliki berbagai fitur tercanggih di eranya.
  • Salah satu produk overengineered.
  • Kualitas hand built tidak usah diragukan.
  • Banyak pilihan mesin.
  • Kabin sangat luas.
  • Kenyamanan kabin.
  • Transmisi halus.

Kekurangan Mercy W140 S-Class
  • Perawatan mahal.
  • Pajak mahal.
  • Tidak adanya steering audio control.
  • Fitur kelistrikan sangat kompleks.
  • Boros dan wajib pertamax plus atau sekelasnya.
  • Transmisi belum steptronic.
  • Tampilan eksterior belakang bukan selera semua orang.
  • Handling kurang memuaskan.
  • Tenaga pas-pasan untuk varian bermesin 6 silinder.
  • Gampang overheat (S500 dan S600L).

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mercy W140 S-Class. No doubt, Mercy W140 adalah sebuah masterpiece yang patut dimiliki bagi Anda yang mengagungkan sensasi kenyamanan dalam sebuah sedan lawas. Semoga membantu, baca juga :