Kelebihan dan Kekurangan Mercy W212 '09-'16

Ulasan Spesifikasi dan Harga W212 E-Class - Sepak terjang Mercedes-Benz dalam memproduksi sedan mewah terbilang sudah cukup lama. Rival abadi dari BMW ini sudah sangat lihai dalam memprediksi peluang penjualan sedan di seluruh dunia. Salah satunya melalui segmen sedan eksekutif dengan cara meluncurkan seri E-Class yang telah dimulai oleh Mercy Boxer W124 dari tahun 80-an dan berlanjut hingga sekarang. Segmen ini tergolong cukup gemuk karena mengincar para eksekutif muda mengingat kaum ini sangat menyukai mobil mewah berhandling sporty. Maka tak ayal jika seri E-Class disebut sebagai pencampuran antara C-Class dan S-Class.

Memasuki abad millenium, Mercedes telah sukses memulai debut E-Class melalui kehadiran Mercy W211 E-Class yang dijual hingga tahun 2009. Tercatat, Seri ini telah menorehkan rekor penjualan hingga 1.5 juta unit di seluruh dunia. Tak ingin membuang kesempatan, Mercedes kembali melahirkan generasi anyar dari E-Class dengan cara mengenalkan Mercy W212. Generasi keempat dari keluarga E-Class ini pertama kali dipamerkan pada ajang Geneva Motor Show 2009 dan masuk ke Indonesia pada penghujung di tahun yang sama.

Di Indonesia, Mercedes W212 awalnya dijual melalui tipe E250 bermesin 1.800cc 4 silinder, E300 3.000cc V6 dan E350 3.500cc V6 secara terbatas dengan body coupe 2 pintu. Mereka juga menyediakan E63 AMG 6.300cc V8 bagi penikmat kecepatan. Selanjutnya, keluarga W212 E-Class mengalami facelift di tahun 2013 dan diluncurkan perdana pada pergelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013. Terdapat dua tipe sekaligus yang dijual disini, yaitu E250 CDI 2.200cc turbodiesel dan E250 2.000cc 4 silinder dengan trim Avantgarde. Setahun kemudian disusul oleh pengenalan tipe E200 2.000cc 4 silinder dan E400 3.000cc V6. 

Di dalam segmennya sebagai midzise luxury saloon atau sedan eksekutif, Mercedes W212 merupakan lawan sepadan bagi BMW F10 Seri-5 dan Audi A6 C7. Dari pabrikan asal Jepang, ia mendapatkan perlawanan dari Honda Accord CR2 dan Toyota Camry Gen3 dilihat dari ukurannya. Tapi jika dikomparasi dari segi fitur, W212 lebih cocok disandingkan bagi sedan level menengah lain semisal Lexus GS Series. Mobil ini dijual di posisi market antara Mercy W204 C-Class dan W221 S-Class sebelum akhirnya dipensiunkan setelah Mercy W213 hadir di tahun 2017.

Eksterior Mercy W212 E-Class
Banyak dari kita umumnya yang berumur di bawah 40 tahun menghindari untuk memilih Mercedes-Benz karena merk ini seakan mencerminkan dirinya sebagai "mobil orang tua". Hal ini telah terjadi bahkan dari puluhan tahun silam namun akhirnya Mercedes berhasil mematahkan stigma ini dengan desain baru di seluruh lini Mercy. Salah satunya melalui W212 yang membawa desain serba baru. Ia memang masih mewarisi lampu 4 buah khas Mercy E-Class sejak Mercy W210 namun perubahannya cukup besar dimana bentuk lampu dirubah menjadi sudut-sudut runcing yang agresif meninggalkan desain lawas berupa bentuk oval. Garis-garis ini tampak sangat sporty yang juga didukung oleh bentuk grille berlapiskan krom dengan shape menyerupai bentuk V. Aura dinamis juga terlihat melalui model bumper yang jauh dari kesan kaku dan ditunjang oleh lampu LED sebagai pengganti foglamp biasa.
Eksterior Mercy W212 E-Class Prefacelift
Eksterior Depan Mercy W212 Prefacelift
Pada tahun 2013, Mercedes-Benz melakukan facelift namun kali ini terjadi perubahan terbesar dalam language design. Tampilan untuk varian facelift bahkan tampak seperti generasi terbaru karena peningkatan yang dilakukan tampak luar biasa. Diantaranya reinterpretasi ciri khas 4 lampu yang kini disatukan dalam sebuah mika. Unit lampu ini baik itu lampu utama dan juga DRL (Day-Time Running Light) telah mengadopsi LED. Khusus untuk trim Avantgarde turut disuguhi dengan fitur canggih berupa Adaptive High Beam Assist sehingga lampu jauh dapat digunakan terus-menerus karena cahayanya akan secara otomatis menghindari mobil di depan atau mobil berlawanan arah. Sementara itu, terdapat perbedaan pada grill dimana trim Avantgarde menggunakan grill 2 garis dengan lambang besar Mercedes-Benz di tengah. Sedangkan trim Elegance dan Classic hampir serupa dengan grill varian prefacelift di atas namun berkelir krom lebih tebal dan setiap sisinya lebih membulat. Berikut adalah contoh foto dari varian facelift dengan trim Avantgarde.
Eksterior Mercy W212 E-Class Facelift
Eksterior Depan Mercy W212 Facelift
Kini beralih ke sisi profil samping dari Mercy W212. Bagian ini cukup menarik karena garis desain tajam baru di area tengah bodi merupakan hal pertama kali yang diterapkan pada E-Class. Garis tajam tersebut tampak melengkung seperti tembakan panah melengkung yang dimulai di fender depan melewati gagang pintu depan dan belakang lalu berakhir di fender belakang. Selain itu, di pada ujung di bawah garis tajam tersebut terdapat lipatan membulat yang terinspirasi dari sedan Mercy Ponton keluaran era 50-an yang membuatnya kurang anggun. Meski begitu, secara keseluruhan mobil ini sangat aerodinamis dimana koefisien drag W212 hanya sebesar 0,25 yang berarti aerodinamisnya sama seperti Toyota Prius dan lebih aerodinamis dari kebanyakan mobil sport coupe.
Eksterior Mercy W212 E-Class Prefacelift
Eksterior Samping Mercy W212 Prefacelift
Dalam fase facelift, biasanya setiap pabrikan sangat jarang mengupgrade tampilan samping sebuah produk selain bagian kosmetik seperti lampu fender depan atau sideskirt. Terkecuali untuk Mercy W212 dimana ia mendapatkan perombakan struktur desain pada bagian fender belakang yang sebelumnya dianggap jelek. Trim samping berkelir krom juga posisinya dibuat lebih rendah tepat di atas side skirt. Selain dari itu, tidak ada perubahan berarti kecuali untuk model dan ukuran velg yang berbeda untuk setiap tipe dan tahun keluaran.
Eksterior Mercy W212 E-Class Facelift
Eksterior Samping Mercy W212 E-Class Facelift
Berlanjut ke area belakang. Perubahan desain besar juga ada disini. Pada E-Class sebelumnya, ciri khas ada pada lampu belakang berbentuk trapesium dengan potongan segitiga namun disini desainnya dirubah total menjadi bentuk memanjang. Dilihat sekilas hampir menyerupai bentuk stoplamp Toyota Camry Gen2 lansiran 2006 - 2012. Teknologi lampu LED menjadi standar pada seluruh tipe dan ia menjadi generasi pertama dari Seri E-Classs yang mengadopsi lampu LED. Guna mendongkrak aura kemewahan ala E-Class, sebuah garnish berkelir krom turut dipasangkan melintang di atas posisi plat nopol. Aksen krom juga terdapat pada garis bumper belakang yang mampu menciptakan nuansa elegan khas mobil mewah. 
Eksterior Mercy W212 E-Class Prefacelift
Eksterior Belakang Mercy W212 Prefacelift
Untuk buntut belakang varian facelift, peningkatan yang dilakukan terbilang biasa saja seperti facelift lain pada umumnya. Antara lain stoplamp full LED dengan mika dan skema warna baru yang terlihat sangat modern dan bumper baru dengan knalpot ganda yang disisipkan garis berkelir krom memanjang pada bagian bawah bumper.
Eksterior Mercy W212 E-Class Facelift
Eksterior Belakang Mercy W212 Facelift
Interior Mercy W212 E-Class
Memasuki ke area kabin, Anda akan disambut oleh nuansa kemewahan ala Mercedes Modern yang merupakan pabrikan yang cukup disegani di daratan Eropa. Hanya saja, nuansa kemewahan dulunya yang akrab dengan aura elegan kini berubah menjadi aura modern. Hal ini tampak pada panel-panel kayu yang tampak 'kurang asli' dibandingkan pendahulunya. Namun bukanlah masalah berarti karena kualitas material yang digunakan cukup dijaga terlebih karena kelasnya berada sebagai sebuah sedan eksekutif. Sekujur desain dashboard dibekali lekukan-lekukan mengikuti desain luar. Sama halnya dengan kisi-kisi berbentuk unik mirip dengan grille depan. Dari segi skema warna, Mercedes menyediakan dalam beberapa pilihan (tergantung trim), diantaranya warna abu-abu atau coklat untuk trim Elegance sedangkan trim Avantgarde dipadukan dengan warna hitam pada dashboard dan abu-abu untuk seluruh jok. 

Disini, Mercedes memberikan fitur-fitur canggih seperti sistem pendinginan Thermotronic climate control yang dapat mengatur AC menjadi 3 zona dengan pembagian terhadap driver, penumpang depan dan penumpang belakang. AC ini juga dibekali oleh tiga mode antara lain ‘Diffuse’, ‘Medium’ dan ‘Focus’. Untuk fitur standar lainnya antara lain audio steering control, MID  di panel pengemudi, layar LCD untuk sistem multimedia di tengah dashboard, jam analog di panel instrumen, cruise control, dan sunroof di beberapa trim tertentu.
Interior Mercy W212 E-Class Prefacelift
Interior Mercy W212 Prefacelift
Dari sektor interior, tidak banyak dilakukan perubahan. Perubahan yang ada disini antara lain redesign pada kisi AC, balutan kulit Artico untuk dasbor atas, pengaplikasian high gloss wood trim, penambahan aksen silver di sekitar klaster instrumen dan perubahan model setir multifungsi menjadi 3-spoke yang dibalut oleh nappa leather. Fitur juga turut ditambah agar W212 dapat semakin bersaing diantaranya dengan penamahan ECO start/stop sebagai penghemat bahan bakar yang dapat menyalakan-mematikan mesin, adanya Attention Assist yang dapat membaca perilaku mengemudi dan memberi peringatan, serta Active Park Assist sebagai fitur pembantu guna memakirkan mobil secara otomatis yang dioperasikan oleh komputer melalui kamera di beberapa titik eksterior.
Interior Mercy W212 E-Class Facelift
Interior Mercy W212 Facelift
Lantas bagaimana untuk row belakangnya? Cukup luas. Berbekal dimensi luar yang membengkak dari pendahulunya membuat kabin belakang menjadi sangat lega. Baik itu untuk ruang kepala, ruang lutut ataupun ruang kaki. Duduk di kabin belakang W212 seakan-akan membuat Anda menjadi bos karena kenyamanannya luar biasa. Hanya saja cukup disayangkan mengingat fitur multimedia tambahan seperti pemutar media independent layaknya yang ada pada BMW Seri-5 facelift hanya ada pada tipe E400 saja.
Interior Kabin Belakang Mercy W212 E-Class
Kabin Belakang Mercy W212
Kinerja dan Performa Mesin Mercy W212 E-Class
Sejak dikenalkan, awalnya Mercedes W212 (sedan) dijual melalui dua pilihan tipe yaitu E250 CGI (Charged Gasoline Injection) dan E300 CDI (Charged Diesel Injection). Sedangkan tipe E350 hanya disediakan untuk body coupe sehingga tidak akan dijelaskan secara detail dalam artikel ini. Tipe E250 ditujukan sebagai entry level dan satu-satunya tipe yang mengandalkan mesin 4 silinder segaris 16 katup DOHC yang berkapasitas 1.8 liter dan dibekali turbocharger. Mesin yang digunakan ini berkode M271.860 yang hanya bisa memompa tenaga maksimum sebesar 201 HP pada putaran 5.500 RPM dan torsi puncak 310 Nm pada 2.000 RPM.

Foto Mesin Mercy W212 E250 CGI Prefacelift
Foto Mesin Mercy W212 E250 CGI Prefacelift
Sebagai tipe tertinggi dengan body sedan di keluarganya, terdapat pilihan dengan badge E300. Tipe ini menggunakan mesin turbodiesel dengan intercooler berkapasitas 3.000cc V6 24 katup. Kode mesinnya adalah OM642.850 dengan tenaga maksimum mencapai 228 HP pada 3.800 RPM dan torsi 540 Nm pada 1.600 RPM. Pilihan ini merupakan pilihan sangat ideal untuk jalanan perkotaan mengingat karakteristik mesin diesel dapat menggapai torsi puncak dalam putaran yang sangat rendah. Selain itu, mesin diesel juga terkenal akan perawatannya yang lebih mudah dibandingkan mesin berbahan bakar bensin. Baiknya, kedua mesin yang dipasangkan untuk varian prefacelift ini telah mengadopsi teknologi BlueEFFICIENCY sehingga konsumsi bahan bakar dapat diminimalisir.
Foto Mesin Mercy W212 E300 CDI
Foto Mesin Mercy W212 E300 CDI
Selanjutnya membahas untuk sektor dapur pacu bagi varian facelift yang dijual mulai tahun 2013 dan beberapa tipe tertentu baru dijual pada tahun 2014. Disini, tipe E200 menjadi tipe terendah dengan tenaga 181 HP pada putaran 5.500 RPM dengan torsi puncak 300 Nm pada 1.200 RPM hingga 4.000 RPM. Untuk tipe, E250 dijadikan sebagai varian menengah di antara keluarga W212 dengan output 207 HP pada 5.500 RPM dan torsi maksimum 350 Nm di putaran 1.200 RPM hingga 4.000 RPM. Kedua tipe ini menggunakan mesin yang sama yakni M274 dengan konfigurasi 4 silinder 16 katup DOHC dan disokong oleh turbocharger. Hanya saja output keduanya berbeda dikarenakan adanya perbedaan pada tuning. 
Foto Mesin Mercy W212 E200 CGI / E250 CGI Facelift
Foto Mesin Mercy W212 E200 CGI / E250 CGI Facelift
Tipe E250 juga turut disediakan melalui pilihan mesin diesel. Tipe ini menyandang badge E250 CDI. Dibandingkan mesin bensin di atas, kapasitas untuk mesin diesel ini sedikit lebih besar dengan kubikasi 2.2 liter. Di atas kertas, tenaga yang dihasilkan mampu menorehkan angka 201 HP pada 3.800 RPM dan torsi 500 Nm pada 1.600 hingga 1.800 RPM. Outputnya ini kurang lebih sama seperti E250 CGI prefacelift tapi lonjakan torsi jauh lebih badak.
Foto Mesin Mercy W212 E250 CDI Facelift
Foto Mesin Mercy W212 E250 CDI
Terakhir sebagai varian top of the line (selain E63 AMG) diisi oleh tipe E400 yang menjadi mesin satu-satunya dengan konfigurasi V6 berkapasitas 3.0 liter. Menempati urutan terbesar di kelasnya, ia telah disokong oleh twin-turbocharger intercooler. Alhasil, output yang digelontorkan oleh mesin ini mencapai 328 HP pada putaran 5.500 RPM dan torsi maksimum 480 Nm pada 1.400 hingga 4.000 RPM.
Foto Mesin Mercy W212 E400 CGI
Foto Mesin Mercy W212 E400 CGI
Impresi dan Handling Mercy W212 E-Class
Secara garis besar, Mercy W212 memiliki tipe dan trim yang cukup banyak. Fitur-fitur dan kelengkapan untuk tipe-tipe terbawah banyak yang dipangkas untuk menekan harga jual. Jika memunkinkan, Anda sangat disarankan untuk meminang unit dengan tipe menengah agar dapat mencicipi beberapa fitur yang tak hadir di tipe rendah. Selain itu, biasanya tipe menengah memiliki value for money terbaik karena Anda mendapatkan apa yang Anda bayar. Berbeda dengan tipe tertinggi karena resale value kurang terjaga. Dari segi kenyamanan, mobil ini terdapat beberapa perbedaan antara satu sama lain. Salah satunya ada pada pemilihan suspensi, dimana trim Elegance dan Classic menggunakan Comfort Suspension yang bantingannya sangat empuk. Bagi yang menginginkan suspensi sedikit Stiff, dapat memilih trim Avantgarde karena dibekali sport suspension. Meski begitu, bantingan suspensi ini masih tergolong empuk bahkan lebih empuk jika dibandingkan rivalnya yang terkenal akan pengendalian sporty, BMW Seri-5.

Sementara dari sektor handling bukanlah kekuatan utama dari sebuah E-Class. Bobot setir memang terasa presisi dan lebih natural dari pendahulunya tapi terlalu ringan feedback-nya masih kalah telak dibandingkan Seri-5. Pemindahan tuas transmisi ke kolom setir bagian kanan pengemudi juga rasanya agak janggal untuk sebuah sedan eksekutif yang dijual di pasar lokal. Tuas transmisi jenis ini biasanya hanya ada pada kasta S-Class ataupun Seri-7 yang kebanyakan pemiliknya memilih untuk menggunakan jasa driver. Walaupun begitu, Mercedes telah membekalinya dengan paddle shifter agar transmisi dapat dioperasikan secara manual sesuai selera pengemudi. Maklum saja, kasta E-Class memang bukan ditujukan bagi driver enthusiast dimana kasta ini hanya menjadi keluarga penengah antara kenyamanan S-Class dan keringkasan C-Class. Baiknya, trasmisi 7G-TRONIC 7 percepatan mampu memberikan citarasa mengemudi yang begitu dinamis, dimana proses pemindahan gear terjadi begitu halus dan cepat. Hal ini cukup membantu khususnya untuk tipe-tipe bermesin kecil dimana seringkali membutuhkan kickdown agar torsi maksimum dapat diraih di situasi tertentu.

Spesifikasi Mercy W212 E-Class
  • Mesin : M271.860 (E250) ; OM642.850 (E300 CDI) ; M274 (E200, E250 FL) ; - (E250 CDI) ; - (E400). 
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup (E250, E200, E250 FL, E250 CDI) ; V6 24 katup (E300, E400).
  • Tenaga : 201 HP @5.500 RPM (E250) ; 228 HP @3.800 RPM (E300 CDI) ; 181 HP @5.500 RPM (E200) ; 207 HP @ 5.500 RPM (E250 FL) ; 201 HP @3.800 RPM (E250 CDI) ; 328 HP @5.500 RPM (E400).
  • Torsi : 310 Nm @2.000 RPM (E250) ; 540 Nm @1.600 RPM (E300) ; 300 Nm @1.200-4.000 RPM (E200) ; 350 Nm @1.200-4.000 RPM (E250 FL) ; 500 Nm @1.600-1.800 RPM (E250 CDI) ; 480 Nm @1.400-4.000 RPM (E400).
  • Bore x stroke : 82 mm x 85 mm (E250) ; 83 mm x 92 mm (E300, E200, E250 FL) ; 83 mm x 99 mm (E250 CDI) ; 88 mm x 82.1 mm (E400).
  • Rasio kompresi : 9.5:1 (E250) ; 15.5:1 (E300) ; 9.8:1 (E200, E250 FL) ; 16.2:1 (E250 CDI) ; 10.5:1 (E400).
  • Konsumsi BBM : 8-11 km/L (dalam kota) ; 13 - 21 km/L (luar kota).
  • Transmisi : 7G-Tronic 7 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang multilink independent dan air suspension.
  • Rival : BMW F10 Seri-5, Audi A6 C7, Honda Accord CR2, Toyota Camry Gen3dan Lexus GS Series.
  • Tahun Penjualan : 2009 - 2013 (prefacelift) ; 2013 - 2016 (facelift).

Harga Mercy W212 E-Class
  • Tahun 2009 : 330 juta - 460 juta.
  • Tahun 2010 : 400 juta - 510 juta.
  • Tahun 2011 : 430 juta - 580 juta.
  • Tahun 2012 : 480 juta - 630 juta.
  • Tahun 2013 : 520 juta - 770 juta.
  • Tahun 2014 : 560 juta - 950 juta.
  • Tahun 2015 : 630 juta - 1.05 milyar.
  • Tahun 2016 : 700 juta - 1.15 milyat.

Kelebihan Mercy W212 E-Class
  • Image Mercy yang identik dengan kemapanan.
  • Eksterior modern dan mewah.
  • Kombinasi aura elegan dan sporty dalam satu paket.
  • Interior cantik dan mewah.
  • Space kabin cukup lega.
  • Fitur canggih.
  • Semua mesin dilengkapi turbo.
  • Banyak pilihan tipe dan trim (tingkatan).
  • Fitur keamanan dan keselamatan melimpah.

Kekurangan Mercy W212 E-Class
  • Desain eksterior varian facelift bukan selera semua orang.
  • Isu finishing eksterior.
  • Lampu belakang mirip Honda Accord.
  • Feedback setir masih kalah tajam dibandingkan kompetitornya.
  • Perawatan cukup mahal karena banyak fitur canggih..
  • Suara ban bawaan mendengung ke dalam kabin.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mercy W212 E-Class. Intinya, W212 mampu mengkombinasikan antara unsur kemewahan dan unsur kedinamisan berkendara dalam satu paket. Maka tak heran jika image-nya di pasar mobil bekas begitu kuat hingga sekarang. Baca juga :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan Mercy W212 '09-'16