Kelebihan dan Kekurangan Mercy W203 '00-'06

Kelebihan dan Kekurangan Mercy W203 '00-'06

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mercy W203 C-Class - Segmentasi sedan kompak eksklusif terbilang sangat gemuk di Indonesia. Selain berdimensi kompak yang mudah dikendalikan di kemacetan, ia juga dibekali fitur-fitur yang terbilang wah dan sangat cocok untuk memenuhi kriteria sebagai mobil harian. Hanya saja segmen ini banyak diisi oleh pemain dari pabrikan Eropa dimana kubu Jepang biasanya menerapkan fitur-fitur mewah di segmen midsize sedan. Sehingga banyak yang ragu untuk memilih diantara keduanya dengan mengutamakan fitur ataupun dimensi. Terlebih harga keduanya di pasar mobil bekas terpaut tidak terlalu jauh.

Sama halnya seperti mobil baru, di pasar mobil bekas, sedan kompak eksklusif pun cukup diminati. Melalui keluarga C-Class, Mercedes sebagai salah satu pabrikan sukses asal Jerman pernah menelurkan produk andalannya pada awal era millenium dengan kode W203. Mercy W203 bertugas untuk melanjutkan kiprah dari Mercy W202 C-Class yang berhasil mencetak rekor penjualan mengagumkan meski masih kalah dari rival abadinya saat itu, BMW E36 Seri-3. Ia diposisikan sebagai entry level bagi sedan Mercedes-Benz, dimana level di atasnya diisi oleh Mercy W211 E-Class dan Mercy W220 S-Class sebagai kasta tertinggi.

Di Indonesia, Mercedes-Benz W203 C-Class baru masuk pada tahun 2001 di bawah naungan ATPM melalui tipe C200 2.0 liter, C240 2.4 liter dan C270 CDI 2.7 liter. C270 CDI adalah satu-satunya varian bermesin diesel dan dijual dalam jumlah sangat terbatas. Memasuki pertengahan tahun 2003, Mercedes kembali menjual produk baru dengan badge C180 Kompressor 1.8 liter. Kehadirannya ini sekaligus menggantikan peredaran C200 sebelumnya. Lalu mulai tahun 2005, seluruh varian mendapatkan sentuhan facelift dengan beberapa peningkatan dan penambahan fitur. Setahun setelahnya, pabrikan ini kembali melempar produk baru yakni tipe C230 2.3 liter yang disediakan dengan pilihan trim  elegance dan trim sport dimana perbedaan terbilang cukup kontras.

Di segmen ini, Mercy W203 terbilang mampu memikat hati para calon konsumen yang ingin menikmati kenyamanan dalam budget terbatas dan terbukti dari catatan rekor penjualannya yang cukup gemilang. Adanya unit W203 yang dijadikan sebagai armada taksi membuktikan bahwa mobil ini memiliki faktor durabilitas yang begitu tinggi. Namun sayang, image mobil bekas taksi di Indonesia terlanjur dianggap sebagai barang murah. Di sisi lain, ia menjadi rival terberat bagi BMW E46 Seri-3, Volvo S40 Gen1, Peugeot 406 D9 dan Audi A4 B5 yang kesemuanya juga berasal dari daratan Eropa. Sedangkan dari daratan asia khususnya dari Jepang, Mercy W203 menjadi kompetitor bagi Honda Civic VTiToyota Corolla Altis Gen1 dan Mitsubishi Lancer Cedia meski ketiga-tiganya kalah telak dari sisi kelengkapan fitur dan kemewahan. Peredarannya berhenti pada tahun 2007 yang kemudian dilanjutkan oleh kehadiran Mercy W204 C-Class.

Eksterior Mercy W203
Abad 20 merupakan era baru bagi Mercedes-Benz dalam hal desain. Seluruh produknya mengalami evolusi signifikan dimana Mercedes lebih mengutamakan nuansa modern dengan perbedaan kontras dengan produk era sebelumnya yang mengutamakan desain elegan. Desain ini pertama kali diterapkan bagi W220 yang selanjutnya merambat ke W203 dan juga W211. Bagi W203, ia sering disebut sebagai mata kacang karena bentuk lampu depannya memang menyerupai bentuk kacang dengan dua klaster lonjong yang masih berada dalam satu mika, berbeda dengan W211 dimana kedua lampunya berpisah. Desainnya cukup atraktif meski beberapa tahun ke depan akan tampak membosankan. Seperti biasa, sebuah grill berkelir krom dengan logo three pointed star hadir di bagian tengah, yang dilanjutkan oleh garis landai memanjang ke sudut kap mesin demi menguatkan aura sporty. Sepasang folglamp juga turut dijadikan sebagai fitur standar guna memaksimalkan pencahayaan di malam hari.
Eksterior Mercy W203 Prefacelift
Eksterior Depan Mercy W203 Prefacelift
Untuk varian facelift, W203 mendapatkan beberapa pembaruan bagian depan diantaranya lampu menjadi kristal dengan dukungan lampu projektor, perubahan grill, dan juga pergantian bumper dengan desain air dam baru yang disisipkan garis-garis serta ukuran foglamp menjadi lebih besar. Adanya peningkatan ini lantas membuat penampilannya menjadi lebih berkharisma.
Eksterior Mercy W203 Facelift
Eksterior Depan Mercy W203 Facelift
Beralih ke bagian samping. Profil W203 terlihat cukup kompak dengan desain modern yang tampak pada potongan kaca jendela mengikuti garis siluet bodi. Hasil kolaborasi antara desainer Peter Pfeiffer dan Chief Designer bernama Bruno Sacco ini menuai banyak pujian karena mampu menerapkan desain sporty dalam sebuah sedan kompak 4 pintu secara sempurna. Di atas kertas, dimensinya terbilang lumayan besar dengan masing-masing panjang 4.526 mm, lebar 1.728 dan tinggi 1.426 mm serta dukungan sumbu roda dengan jarak sepanjang 2,715 mm.

Eksterior Mercy W203
Eksterior Samping Mercy W203
Kini berlanjut ke area belakang. Generasi kedua dari keluarga C-Class ini masih mempertahankan ciri khas seperti pendahulunya berupa penggunaan lampu belakang berbentuk segitiga yang mengapit posisi letak plat nomor. Selain itu, ia mendapatkan fitur tambahan yakni lampu rem pada bagian tengah bagasi. Tidak ada perubahan besar untuk bagian ini ketika masa facelift kecuali untuk pernak-pernik aksesoris krom dan garnish bagasi tergantung tipe dan trim.
Eksterior Mercy W203
Eksterior Belakang Mercy W203
Interior Mercy W203
Memasuki area kabin Mercy W203, Anda akan disambut oleh nuansa modern yang tidak ditemukan pada generasi-generasi sebelumnya. Aura modern ini terbentuk berkat desain dashboard membulat tanpa garis-garis tegas seperti sebelumnya. Kehadirannya sekaligus menjadi trademark dalam tubuh Mercedes-Benz karena terjadi perubahan design language interior besar-besaran. Seluruh bagian dashboard menggunakan material berkualitas dan ramah lingkungan. Namun sayangnya, material ini tergolong ringkih karena tidak cocok untuk iklim Indonesia yang panas apalagi jika mobil sering di jemur di bawah terik matahari, sehingga beberapa bagian seperti konsol tengah dan kisi-kisi AC rentan patah. 

Pada panel instrumen, ia mengadopsi model baru dengan klaster speedometer berukuran besar di tengah yang mudah dibaca dan ditambah lagi dengan adanya layar MID di bawahnya yang memuat informasi mengenai radio, waktu, odometer, indikator posisi gear, tripmeter dan juga speedometer digital. Di samping kiri dan kanan juga terdapat klaster bundaran sebagai fungsi takometer dan indikator bahan bakar. Tak hanya itu saja, seluruh varian dan tipe W203 turut dilengkapi oleh tombol di setir dengan masing-masing fungsi navigasi menu MID, dan kontrol audio terintegrasi. Fitur-fitur lain yang ada pada mobil ini antara lain tombol ESP, AC climate control, radio tape, tombol pengunci/pembuka pintu dan tombol untuk menonaktifkan airbag penumpang. Sedangkan tuas handbrake berada di sisi kiri pedal rem. Khusus untuk tipe tertentu dan termahal, turut diberikan fitur khusus diantaranya cruise control, sunroof, 8 airbag, jok berlapiskan kulit, jok elektrik baris depan dengan memory seat, wood panel, serta setir tilt dengan pengaturan elektrik guna mencari posisi nyaman berdasarkan gaya dan porsi tubuh pengemudi.
Interior Mercy W203 Prefacelift
Interior Mercy W203 Prefacelift
Untuk varian facelift, sektor interior juga turut dipermak. Diantaranya menyambah bagian klaster instrumen dengan diplay analog baru, speedometer baru, dan pergantian panel konsol dashboard dengan sistem audio menjadi pemutar CD. Dukungan iPod integrasi ikut ditambahkan untuk menyesuaikan fitur di eranya dan sistem konektivitas Bluetooth dijadikan opsi tambahan. Untuk tipe C230 trim Elegance telah mengadopsi transmisi 7G-triptonik yang sayangnya tidak dilengkapi oleh padel shifter di kolong setir.
Interior Mercy W203 Facelift
Interior Mercy W203 Facelift
Selanjutnya untuk kabin belakang. Dimensinya tergolong cukup luas dimana mampu mengakomodasi legroom dan headroom secara maksimal meski diisi oleh 3 penumpang. Penopang punggung di jok tengah dapat ditarik dan dijadikan armrest jika hanya diisi oleh 2 orang. Guna mendongkrak kenyamanan penghuni jok belakang, disini sudah disediakan sepasang kisi-kisi AC di belakang konsol tengah sehingga sistem pendinginan kabin menjadi lebih merata.
Kabin Belakang Mercy W203
Kabin Belakang Mercy W203
Kinerja dan Performa Mesin Mercy W203
Dimulai dari mesin, terdapat tipe C200 berkapasitas 2.000cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup berkode M111.951. Sebagai dapur pacu tipe terendah, mesin ini hanya sanggup memompa tenaga maksimal sebatas 127 HP pada putaran 5.300 RPM dan torsi 190 Nm pada 4.000 RPM. Untuk itu banyak pemilik mengeluh karena tipe C200 sangat underpowered bahkan dapat dengan mudahnya dikalahkan oleh hatchback 1.5 liter di jalan tol. 
Foto Mesin Mercy W203 C200
Foto Mesin Mercy W203 C200
Mendengar banyaknya keluhan dan masukan, akhirnya Mercedes mempensiunkan tipe C200 dan diganti dengan tipe C180 Kompressor pada tahun 2003. Meski lebih kecil, namun dengan adanya tambahan perangkat Kompressor (Supercharger), mesin dengan kode M271.946 dan konfigurasi serupa mampu menggenjot daya maksimum hingga 141 HP pada putaran 5.200 RPM dan torsi puncak sebesar 220 Nm pada 2.500 RPM. Kenaikan yang cukup signifikan. Namun harap dicatat, mesin Mercedes dengan supercharger kerap menimbulkan bunyi mengganggu jika komponen bearingnya sudah tidak berada dalam kondisi bagus dan wajib diganti sebelum merambat ke komponen lainnya. 
Foto Mesin Mercy W203 C180K
Foto Mesin Mercy W203 C180K
Berikutnya terdapat pilihan tertinggi dari jajaran W203 bensim prefacelift dengan badge C240. Perbedaan dengan kedua mesin sebelumnya ada pada jenis dan jumlah silinder dimana mesin dengan kode M112.912 2.600cc ini menggunakan konfigurasi V6. Daya maksimum yang dihasilkan jauh lebih besar, mencapai 167 HP pada 5.500 RPM dan torsi 240 Nm pada 4.500 RPM.
Foto Mesin Mercy W203 C240
Foto Mesin Mercy W203 C240
Di era yang sama, ATPM Mercedes-Benz Indonesia juga pernah menjual varian mesin diesel berkapasitas 2.700cc sebanyak kurang dari 100 unit melalui tipe C270 CDI. Tipe ini mengandalkan mesin OM612.962 TurboDiesel 5 silinder segaris 20 katup dengan dukungan Intercooler dengan torehan tenaga menyentuh angka yang sama seperti tipe C240 di atas, yaitu sebesar 167 HP pada 4.200 RPM dan torsi puncak 370 Nm pada 1.600 RPM. Sebagaimana biasanya, karakteristik mesin diesel ada pada torsi sangat dahsyat dan dapat diraih di putaran rendah meski tenaganya tergolong lebih kecil dari mesin bensin. Selain itu, mesin ini terkenal mudah dirawat dan juga sangat irit dimana konsumsi BBMnya mampu menembus angka 15 km/L dalam rute kombinasi.
Foto Mesin Mercy W203 C270 CDI Diesel
Foto Mesin Mercy W203 C270 CDI Diesel
Terakhir, Mercedes-Benz menyediakan tipe C230 2.500cc sebagai varian pengganti C240 sebelumnya. Mesin ini juga berkonfigurasi V6, dengan kode M272.920 yang dipadukan dengan transmisi canggih 7G Tronic untuk trim Elegance sedangkan trim Sport masih 5 percepatan. Alhasil, tenaga yang mampu digelontorkan oleh mesin berkapasitas terbesar varian bensin ini mencapai 201 HP pada putaran 6.200 RPM dan torsi maksimum sebesar 245 Nm pada 2.900 RPM. Mesin ini sangat tangguh karena terbukti digunakan sebagai pilihan utama bagi armada taksi meski banyak sopir melakukan pelanggaran dengan cara menggunakan premium sebagai bahan bakar.
Foto Mesin Mercy W203 C230
Foto Mesin Mercy W203 C230
Impresi dan Handling Mercy W203
Tidak ada satupun sedan Mercy yang tidak nyaman memang benar adanya. Pabrikan rival dari BMW ini memang sangat lihai sangat memperhatikan kenyamanan untuk seluruh produknya, tak terkecuali bagi C-Class yang bisa dikatakan sebagai entry level dalam tubuh Mercy. Maka tak salah jika W203 dijadikan sebagai taksi premium di masanya. Ia mampu mengakomodir keinginan penumpang belakang meski dari harus mengorbankan sektor handling yang menjadi kelemahan utamanya. Meski begitu, banyak pengguna mobil ini menyatakan bahwa kenyamannya masih kurang baik dibandingkan W202. Oleh karena itu, jika Anda menginginkan kenyamanan lebih dalam budget terbatas, lebih baik memilih W202 dengan kondisi perfect dibandingkan mobil ini dengan kondisi apa adanya. Terlebih lagi, seluruh lini sedan Mercy yang diproduksi di era 90-an lebih mudah dalam hal perawatan karena fitur kelistrikan tidak begitu kompleks.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sektor handling bukanlah kekuatan dari mobil ini. Mulai dari bobot setir, ketajaman handling dan posisi duduk pengemudi, mobil ini masih kalah telak dari BMW E46 Seri-3 yang melekat dengan slogan The Ultimate Driving Machine. Perbedaan keduanya cukup kontras dimana W203 terkenal kenyamananya sedangkan E46 terkenal akan handlingnya yang sangat memukau. Terkecuali untuk tipe C230 Sport dimana menggunakan suspensi yang lebih pendek atau ceper sehingga pengendaliannya jauh lebih baik ketika menghadapi sudut tikungan.

Spesifikasi Mercy W203
  • Mesin : M111.951 2.0 liter (C200) ; M271.946 1.8 liter (C180 K) ; M112.912 2.6 liter (C240) ; OM612.962 2.7 liter diesel (C270 CDI) ; M272.920 (C230).
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup DOHC (C200, C180 K) ; V6 24 katup DOHC (C240, C230) ; 5 silinder segaris 20 katup (C270 CDI).
  • Tenaga : 127 HP @5.300 RPM (C200) ; 141 HP @5.200 RPM (C180 K) ; 167 HP @5.500 RPM (C240) ; 167 HP 4.200 RPM (C270 CDI) ; 201 HP @6.200 RPM (C230).
  • Torsi : 190 Nm @4.000 RPM (C200) ; 220 Nm @2.500 RPM (C180 K) ; 240 Nm @4.500 RPM (C240) ; 370 Nm @1.600 RPM (C270 CDI) ; 245 Nm @2.900 RPM (C230).
  • Bore x stroke : 89.9 mm x 78.7 mm. (C200) ; 82 mm x 85 mm (C180 K) ; 89.9 mm x 68.2 mm (C240) ; 88 mm x 88.3 mm (C270 CDI) ; 88 mm x 68.4 mm (C230).
  • Rasio kompresi : 10.6:1  (C200) ; 9.5:1 (C180 K) ; 10.5:1 (C240) ; 18:1 (C270 CDI) ; 11.2:1 (C230).
  • Konsumsi BBM : 5-7 km/L (dalam kota) ; 8-11 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 6 percepatan (C200) ; Otomatis Tiptronic 5 percepatan (semua tipe kecuali C230 Elegance) ; 7G Tronic (C230 Elegance).
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang multilink.
  • Rival : BMW E46 Seri-3, Volvo S40 Gen1, Peugeot 406 D9, Audi A4 B5, Honda Civic VTiToyota Corolla Altis Gen1 dan Mitsubishi Lancer Cedia
  • Tahun Penjualan : 2000 - 2004 (prefacelift) ; 2005 - 2007 (facelift).

Harga Mercy W203
  • Tahun 2001 : 110 - 125 juta.
  • Tahun 2002 : 126 - 148 juta.
  • Tahun 2003 : 149 - 165 juta.
  • Tahun 2004 : 160 - 180 juta.
  • Tahun 2005 : 170 - 200 juta.
  • Tahun 2006 : 190 - 230 juta.
  • Tahun 2007 : 210 - 250 juta.

Kelebihan Mercy W203
  • Image mewah Mercy.
  • Durablitas mesin, terbukti digunakan sebagai armada taksi.
  • Finishing interior.
  • Fitur bertambah banyak ketika facelift.
  • Bantingan empuk.
  • Peredaman kabin.
  • Sangat reliable.

Kekurangan Mercy W203
  • Bukan untuk kalangan driver enthusiast.
  • Minim fitur untuk varian prefacelift.
  • Ketahanan material interior.
  • Sparepart relatif lebih mahal dari kompetitor.
  • Mesin sangat underpowered (C200).
  • Handling tidak bersahabat

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mercy W203. Secara keseluruhan, sedan ini dapat dijadikan sebagai pilihan utama bagi Anda yang ingin mengutamakan kenyamanan bagi keluarga dengan harga yang cukup kompetitif di kelasnya. Semoga membantu. Baca juga :