Kelebihan dan Kekurangan BMW E60 Seri-5 '04-'10

Kelebihan dan Kekurangan BMW E60 Seri-5 '04-'10

Ulasan Spesifikasi dan Harga BMW E60 Seri-5 - BMW, pabrikan asal Jerman satu ini memang sangat ahli dalam merancang sebuah sedan bercita rasa sporty. Melalui Seri-3, ia mampu menorehlan rekor penjualan yang sangat mengesankan di seluruh dunia. Di sisi lain, BMW juga memiliki Seri-5, sedan yang diperuntukkan bagi kalangan eksekutif yang menginginkan sebuah sedan sporty dan kemewahan dalam satu paket. Hingga artikel ini diturunkan, BMW telah menelurkan 7 generasi, salah satunya adalah E60, yaitu generasi kelima dari Seri-5.

BMW E60 memulai debutnya pertama kali pada akhir tahun 2003. Program pengembangan sedan Seri-5 dengan kode E60 ini telah dilakukan sejak tahun 1997 yang merupakan tahun pertama ketika generasi pendahulunya, BMW E39 Seri-5 dijual secara global. Dalam hal ini, desain E60 sepenuhnya dipercayakan kepada Davide Arcangeli di bawah pimpinan Chris Bangle. Pada tahun 2000, desainnya disetujui lalu patennya didaftarkan pada 16 April 2002 di Jerman. Berbagai pro kontra akan hadirnya mobil ini terus dilayangkan kepada pabrikan BMW. Meskipun begitu, ternyata E60 menjadi generasi yang paling laris diantara keluarga Seri-5 lainnya.

Di Indonesia, peluncuran BMW E60 dilakukan pada pertengahan tahun 2004 di bawah naungan PT BMW Indonesia. Saat itu, posisinya berada di kelas menengah antara market BMW E90 Seri-3 dan BMW E66 Seri-7. Peredarannya dimulai oleh tipe 520i 2.2 liter dan 530i 3.0 liter yang keduanya menggunakan mesin M54 dengan kapasitas berbeda. Mesin M54 ini terkenal bandel dan bebas penyakit yang sebelumnya telah terbukti pada E39 facelift. Setahun kemudian, muncul tipe 523i sebagai varian menengah antara kedua tipe di atas dengan mengenakan mesin N52B25 2.5 liter. Selanjutnya, BMW E60 mengalami facelift atau sering disebut juga LCI (Life Cycle Impulse) pada tahun 2008 dengan beberapa sentuhan. Disini, BMW hanya menjual tipe 523i dan 530i. Tipe 523i masih menggunakan mesin yang sama seperti sebelumnya. Sedangkan tipe 530i kini mendapatkan update mesin 3.0 liter dengan kode N52B30. Sebagai info tambahan, ada beberapa unit BMW 530i dan 523i E60 bermesin N53 dijual di Indonesia. E60 dengan mesin ini dirumorkan masuk melalui jalur importir umum dikarenakan ATPM BMW Indonesia tidak pernah menjual E60 dengan mesin tersebut.

Untuk pasar lokal, BMW E60 mendapatkan persaingan yang cukup sengit dari berbagai pabrikan yang juga berasal dari Eropa, antara lain Mercy W211 E-Class, Audi A6 C6, dan Volvo S80 Gen2. Sedangkan dari pabrikan lain dihadang oleh Toyota Camry Gen2, Honda Accord CP2, Nissan Teana Gen1, Hyundai Sonata dan KIA Optima. Penjualan E60 berakhir pada tahun 2010 yang selanjutnya dilanjutkan oleh BMW F10 Seri-5 sebagai generasi keenam.
Eksterior BMW E60 Seri-5
BMW E60 Seri-5 terakhir yang desainnya dipertanggungjawabkan oleh Chris Bangle, salah satu desainer tersohor di kancah Eropa. Prestasi yang diukir sudah cukup banyak bersama BMW dan beberapa merk otomotif lainnya. Namun sayang, periode tahun millenium kurang menguntungkan baginya dikarenakan banyak produk BMW seakan kehilangan arah dalam hal desain. Sehingga memaksanya untuk pensiun dari dunia desain roda empat. Slogan "Bangle Butt" sudah melekat bagi Chris karena bokong dari seluruh sedan BMW khususnya E65 Seri-7 mendapat kontroversi dan cibiran pedas dari media di seluruh dunia. Meski tak dapat dipungkiri, dari berbagai karya tangan Chris  banyak yang menjadi produk Best Seller di Eropa, salah satunya melalui E60 ini. 

Untuk bagian depannya, BMW E60 tampak begitu agresif berkat lekukan-lekukan pada bumper yang memotong bagian antara grill dan headlamp selanjutnya mengarah ke kap mesin. Kurva-kurva dengan garis sederhana yang ada pada E39 sebelumnya benar-benar hilang disini. Bahkan tampak seperti adanya sebuah loncatan generasi antara E39 dan E60. Pada model prefacelift, E60 menggunakan headlamp dengan projektor yang dikeliling oleh angel eyes seperti pendahulunya. Ciri khas kidney grill juga seakan terkorbankan disini karena bentuknya yang jauh dari kata normal. Tak lupa pula, sepasang foglamp berbentuk bulat di sudut bumper dijadikan sebagai perlengkapan standar pada seluruh tipe.
Eksterior BMW E60 Seri-5 Prefacelift
Eksterior Depan BMW E60 Prefacelift
Memasuki tahun 2008, ATPM BMW Indonesia mulai menjual E60 LCI (facelift). Beberapa sentuhan membuat tampilannya kian segar. Antara lain perubahan lampu menjadi dual projektor dengan angel eyes, kidney grill berukuran lebih besar, bentuk bumper baru dengan air dam yang membesar serta perubahan foglamp yang awalnya berbentuk bundar menjadi trapesium terbalik dengnan salah satu sudut membulat.
Eksterior BMW E60 Seri-5 Facelift LCI
Eksterior Depan BMW E60 LCI
Beralih ke bagian samping, perubahan terbesar dengan pendahulunya ada disini. Dibandingkan E39, E60 memiliki dimensi yang lebih bongsor dengan detail 66 mm lebih panjang (4.841 mm), 47 mm lebih lebar (1.847 mm), dan 35 mm lebih tinggi (1.470 mm) dengan wheelbase lebih panjang 58 mm (2.888 mm). Meskipun dimensinya kian bongsor, tapi ia 70 kg lebih ringan dari E39 dikarenakan struktur dan rancangan bodi depan menggunakan bahan aluminium yang lebih ringan dari baja ataupun besi padat. Kekakuan torsi (torsional rigidity) masih sama dengan E39 yang sebelumnya telah ditingkatkan hingga 40% dari BMW E34 Seri-5. Awalnya, seluruh varian masih menggunakan ban biasa dan pada tahun 2005 diganti menjadi ban RFT (Run Flat Tire) alias ban anti bocor yang membalut velg berukuran 17 inci. Pada bagian ini, tidak ada perubahan signifikan antara E60 lawas dan E60 LCI kecuali untuk model velg.
Eksterior BMW E60 Seri-5
Eksterior Samping BMW E60
Selanjutnya mengarah ke area belakang. Tampilannya memang terkesan radikal karena desain E39 yang terkenal elegan dan pas untuk sebuah Seri-5 benar-benar ditinggalkan. Meski tidak buruk, tapi desainnya ini tidak bisa dikatakan cantik. Tapi kembali ke perspektif dari masing-masing calon pengguna, suka atau tidak. Disini, desain E60 mengadopsi ekor bebek yang bagian atasnya mencuat ke belakang guna  membantu gaya downforce ketika menginjak kecepatan tinggi. Dari segi kosmetik, E60 menggunakan stoplamp dengan mika dua warna dan sepasang reflektor tipis di bagian bawah bumper. Baiknya, E60 tidak dibubuhkan pernak-pernik krom layaknya mobil jaman sekarang yang kadangkala menyilaukan mata pengguna jalan.
Eksterior BMW E60 Seri-5 Prefacelift
Eksterior Belakang BMW E60 Prefacelift
Pada periode facelift, perubahan yang dilakukan untuk area belakang BMW E60 memang tidak terlihat signifikan. Secara kasat mata, perubahan hanya ada pada penggunaan stoplamp dengan mika baru yang lebih mewah dan juga bentuk reflektor (mata kucing) baru. Sedangkan model bumper terlihat masih sama. Tapi jika diteliti dengan seksama, lekukan pada ujung bawah bumper tampak berbeda dengan model prefacelift.
Eksterior BMW E60 Seri-5 Facelift LCI
Eksterior Belakang BMW E60 LCI
Interior BMW E60 Seri-5
Dari sektor interior, BMW E60 memiliki kabin yang cukup mewah dengan berbagai fitur melimpah. Salah satunya adalah iDrive, fitur yang memungkinkan Anda mengatur berbagai media interface yang ditampilkan pada LCD di tengah dasbor. Fitur ini dapat diatur melalui tombol dial yang berada di belakang tuas transmisi. Adanya woodpanel serta lapisan kulit di berbagai bagian juga menambah kesan mewah dari interior E60 Seri-5 ini. Maka tak heran jika digolongkan sebagai salah satu mobil tercanggih di masanya, bahkan fitur ini tidak kalah hebat dengan berbagai produk sedan kelas menengah jaman sekarang sekalipun. Fitur-fitur penunjang lainnya antara lain pemutar CD, tombol audio di setir, kursi elektrik dengan jok kulit, OBC yang menginformasikan mengenai kondisi mobil, AC climate control, serta sunroof (hanya tipe 530i).
Interior BMW E60 Seri-5 Prefacelift
Dashboard BMW E60 Prefacelift
Pada periode facelift, BMW melakukan improvisasi yang cukup banyak untuk sektor interior E60. Perubahan paling mencolok dari interior antara pre-LCI dan LCI (facelift) adalah pada doortrim dimana peletakan tombol-tombol yang ada di kanan beserta gagang pintu di rombak total. Dimana jika sebelumnya meninggi ke atas maka yang facelift ini tombol-tombol merata atau berada sejajar di doortrim. Selain itu, tuas transmisi (shifter) diganti menjadi model joystick. Dengan begitu, kesannya semakin membuat kabin E60 terlihat canggih. Tak hanya itu saja, BMW juga memperbaiki sistem peredaman kabin sehingga kabin E60 LCI menjadi lebih senyap ketika melaju dalam kecepatan tinggi.
Interior BMW E60 Seri-5 LCI Facelift
Dashboard BMW E60 LCI
Dari segi kenyamanan, BMW E60 menawarkan ergonomi terbaik di kelasnya. Seluruh jok yang dibalut kulit mampu membekap pengemudi dengan penumpang dengan nyaman. Berbekal bodi bongsor, ia mampu memberikan ruang kaki dan ruang lutut yang memadai baik itu untuk row depan dan belakang. Tapi sayang, kursi elektrik tidak hadir di Seri-5 dikarenakan fitur ini adalah fitur spesial yang hanya hadir di Seri-7.
Interior BMW E60 Seri-5
Kabin BMW E60
Kinerja dan Performa Mesin BMW E60 Seri-5
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, BMW E60 mulanya menggunakan mesin M54 6 silinder segaris 24 katup Double VANOS hasil turunan dari BMW E39 dan juga BMW E46 Seri-3. Mesin M54 ini memiliki kapasitas yang berbeda untuk masing-masing tipe. Dimana untuk tipe 520i menggunakan mesin M54B22 2.200cc dan untuk tipe 530i berupa M54B30 3.000cc. Mesin M54B22 mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 170 HP pada 6.100 RPM dan torsi 210 Nm pada 3.500 RPM. Sedangkan mesin M54B30 yang dipasangkan pada tipe 530i mampu menghasilkan output hingga 231 HP pada 5.900 RPM dan torsi puncak sebesar 300 Nm pada 3.500 RPM. 
Mesin M54 BMW E60 Seri-5 Prefacelift
Mesin M54 BMW E60 Prefacelift
Khusus untuk tipe 523i menggunakan jenis mesin yang berbeda. Mesin dengan kode N52B25 ini mengusung konfigurasi 6 silinder segaris DOHC Double VANOS. Sedangkan untuk tenaganya, mampu meraih angka 204 HP pada 6.400 RPM dan torsi 250 Nm pada 2.750 - 3.000 RPM. Mesin N52 terkenal ringan karena blok silindernya menggunakan bahan aluminium dan magnesium.
Mesin N52 BMW E60 Prefacelift
Mesin N52 BMW E60 Prefacelift
Untuk tipe tertinggi yakni tipe 530i, juga menggunakan mesin N52B30. Meski sama-sama mengenakan kode N52, namun mesin N52 periode facelift ini memiliki beberapa perbedaan mulai dari konfigurasi dari katup separator, ECU, dll. Paling mudah ditandai dari tutup cover berwarna hitam, bukan silver seperti sebelumnya. Hal ini juga berlaku untuk mesin yang dipasangkan pada 523i LCI. Dari segi output tidak ada yang berubah. Disini, mesin N52B30 pada tipe 530i LCI mampu menghasilkan daya hingga 231 HP pada putaran 6.500 RPM dan torsi 270 Nm pada 2.750 RPM. Output tenaganya sama seperti M54B30 yang dipasangkan pada tipe 530i varian prefacelift. Hanya saja puncak raihan puncak tenaga dan torsi yang dihasilkan keduanya berbeda.
Mesin N52 BMW E60 LCI Facelift
Mesin N52 BMW E60 LCI Facelift
Impresi dan Handling BMW E60 Seri-5
Berbekal bodi bongsor yang ringan dan ditunjang oleh sistem peredaman yang baik, E60 menjadi sedan yang sangat nyaman digunakan untuk kendaraan harian. Tarikannya responsif dan mampu menyentak tubuh ke kursi bahkan untuk tipe 520i bermesin paling mungil di kelasnya. Hanya saja, bantingan dari suspensi mobil ini terasa kaku, tidak seperti pendahulunya yang terkenal memiliki bantingan lembut. Hanya saja, seluruh tipe belum dibekali oleh cruise control dan paddle shift di balik kemudi sehingga keasyikannya sedikit berkurang. Tapi hal ini setidaknya tertutupi oleh fitur stability control yang dibenamkan pada tipe 530i. 

Selanjutnya sektor handling, inilah kekuatan utama yang dimiliki oleh E60. Ia telah membawa fitur penting masa kini yaitu Active Steering sebagai standar namun hanya khusus untuk tipe 530i.  Fitur ini akan secara otomatis mensinkronkan antara feedback setir melalui variasi rasio transmisi berdasarkan kecepatan mobil. Dalam arti lain, bobot setir akan perlahan mengeras disaat mobil melaju dalam kecepatan menengah dan semakin keras ketika kecepatan tinggi. Selain itu, Active Steering juga mampu mengoreksi gejala oversteer secara otomatis sehingga lebih aman di perbukitan dengan atau jalur yang banyak tikungannya. Sedangkan tipe lainnya kurang lebih memiliki handling yang sama seperti E46 hanya saja akselerasi terasa lebih lamban karena bobot bodi lebih berat.

Spesifikasi BMW E60 Seri-5
  • Mesin : M54B22 (520i) ; M54B30 (530i) ; N52B25 (523i) ; N52B30 (530i LCI).
  • Konfigurasi : 6 silinder segaris 24 katup DOHC Double VANOS.
  • Tenaga : 170 HP @6.100 RPM (520i) ; 231 HP @5.900 RPM (530i) ; 204 HP @6.400 RPM (523i) ; 231 HP @6.500 RPM (530i LCI).
  • Torsi :  210 Nm @3.500 RPM(520i) ; 300 Nm @3.500 RPM (530i) ;  250 Nm @2.750-3.000 RPM (523i) ; 270 Nm @2.750 RPM (530i LCI).
  • Bore x stroke : 80 mm x 72 mm (520i) 84 mm x 89.6 mm (530i) ; 82 mm x 78.8 mm (523i) ; 85 mm x 88 mm (530i LCI).
  • Rasio kompresi : 10.8:1 (520i) ; 10.2:1 (530i) ; 11:1 (523i) ; 10.7:1 (530i LCI).
  • Konsumsi BBM : 4-9 km/L (dalam kota) ; 7-12 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Matic Triptonic 6 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang multilink.
  • Rival : Mercy W211 E-Class, Audi A6 C6, Volvo S80 Gen2, Toyota Camry Gen2, Honda Accord CP2, Nissan Teana Gen1, Hyundai Sonata dan KIA Optima.
  • Tahun Penjualan : 2004 - 2007 (prefacelift) ; 2008 - 2010 (facelift).

Harga BMW E60 Seri-5
  • Tahun 2004 : 150 - 180 juta.
  • Tahun 2005 : 158 - 187 juta.
  • Tahun 2006 : 165 - 192 juta.
  • Tahun 2007 : 172 - 200 juta.
  • Tahun 2008 : 190 - 220 juta.
  • Tahun 2009 : 205 - 235 juta.
  • Tahun 2010 : 220 - 270 juta.

Kelebihan BMW E60 Seri-5
  • Image mobil mewah.
  • Harga terjangkau.
  • Mesin 6 silinder.
  • Akselerasi kuat.
  • Kabin lega.
  • Feedback setir sangat presisi.
  • Handling sangat mantap.

Kekurangan BMW E60 Seri-5
  • Harga jual kembali.
  • Tanpa paddle shift.
  • Bantingan kaku
  • Biaya perawatan mahal.
  • Sparepart mahal.
  • Biaya pajak tinggi.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan BMW E60 Seri-5. Intinya, mobil ini mampu memenuhi segala aspek yang dibutuhkan oleh seorang pengemudi ataupun penumpang. Ia menjadi penengah antara image sporty di Seri-3 dan kemewahan di Seri-7. Semoga membantu, baca juga :

2 komentar

Koko Soeharto delete April 21, 2017 at 5:53 AM

Apakah 520 e60 2004, sudah ada active steering nya?
SE tahu saya belum ada.
Thx

Rijal Hidayat delete April 22, 2017 at 11:55 AM

Barusan baru di cek ternyata cuma ada di 530i mas. Tnx sudah dikoreksi.