Kelebihan dan Kekurangan Mazda CX-5

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mazda CX-5 - Mazda, salah satu produsen otomotif Jepang ini reputasinya memang masih kalah dibandingkan merk lain yang juga berasal dari Jepang seperti Toyota ataupun Honda. Tapi hal ini tidak membuat Mazda patah semangat dan kehilangan arah. Buktinya, pabrikan ini terus berinovasi agar dapat melanjutkan kesuksesan Mazda2 yang sebelumnya mampu bersaing di himpitan para kompetitor. Pada medio tahun 2012, Mazda menjawabnya dengan meluncurkan medium SUV melalui nama Mazda CX-5. Mazda CX-5 ini merupakan produk pertama yang membawa filosofi Kodo Design. Selain itu, Mazda CX-5 juga menjadi produk pertama yang menggunakan rancangan teknologi SkyActiv pada transmisi dan dapurpacunya.

Jika melihat sejarah yang ada, peluncuran Mazda CX-5 ini berfungsi untuk meneruskan kiprah dari Mazda Tribute. Mazda Tribute sendiri memang memiliki cerita yang cukup kelam dimana namanya terus tergerus seiring berjalannya waktu karena tidak mampu menahan gempuran dari para kompetitor pada saat itu. Terlebih lagi harga sparepart yang mahal dan juga ketersediaannya cukup langka. Maka dari itu, banyak orang lebih memilih cara aman dengan memilih SUV dari pabrikan lain yang dijual lebih mahal namun ketersediaan suku cadang lebih terjamin.

Ketika awal peluncurannya, Mazda CX-5 hanya dijual dalam pilihan mesin 2.0 liter dengan trim Sport dan Touring. Melihat bagusnya pembukuan di tahun pertama dan kedua, akhirnya Mazda merilis varian yang lebih bertenaga dan lebih mahal dengan mengandalkan dapur pacu 2.5 liter tepatnya pada Maret 2014. Trim yang disediakan untuk pilihan mesin ini adalah Touring dan Grand Touring. Keempat tipe dengan pilihan mesin yang berbeda ini terus dijual bersamaan hingga masa facelift terjadi di tahun 2015. Pada masa facelift, Mazda hanya menyediakan varian mesin 2.0 liter dengan tipe Sport saja. Sedangkan varian 2.5 liter dijual dengan 3 pilihan tipe yakni Urban, Touring dan juga Grand Touring. (Perbedaan ke seluruh tipe ini akan diulas lain kali pada artikel khusus).  Di sisi lain, Mazda juga menjual CX-5 dalam varian mesin diesel berkapasitas 2.2 liter. Sayangnya varian ini hanya dijual di beberapa negara tetangga termasuk Thailand dan Malaysia. Sebagai info tambahan, Mazda juga telah menyiapkan produk baru untuk tahun 2017 yang diposisikan di bawah CX-5 dan dinamakan Mazda CX-3 dengan dimensi yang lebih kompak dan pastinya lebih murah.

Di segmen SUV kompak, Mazda CX-5 yang berada di bawah posisi Mazda CX-7 ini mendapatkan rival berat dan telah memiliki reputasi yang cukup baik di Indonesia. Sebut saja Honda CR-V, Nissan X-Trail, Mitsubishi Outlander Sport, Ford Escape, Chevrolet Captiva, KIA Sportage, Toyota RAV4 dan juga Hyundai Tucson. Belum lagi Honda kembali menelurkan produk baru yang lebih mungil yaitu Honda HR-V di dalam segmen crossover sehingga membuyarkan keinginan para calon konsumen yang terganjal dana untuk meminang sebuah SUV monokok.

Eksterior Mazda CX-5
Membawa desain Kodo yang berarti Soul in Motion, Mazda seakan berhasil menyiratkan desain tajam dan sporty di seluruh produknya yang terlihat gagah dan proporsional. Tak diragukan lagi bahwa Kodo Design dikatakan sebagai salah satu desain terbaik asal Jepang hingga sekarang. Pada bagian depannya, Mazda CX-5 menggunakan grill yang berukuran cukup besar. Grill jumbo ini berfungsi untuk mendinginkan mesin secara maksimal. Karena Mazda CX-5 memiliki rasio kompresi yang cukup tinggi sehingga asupan udara harus banyak. Desain ini juga mampu memberikan koefisien angka drag 0,33 Cd sehingga lebih aerodinamis. Selain itu, lekukan yang ada pada area kap mesin tampak mengalir hingga grill dan didukung oleh bentuk lampu depannya yang manis memberikan efek positif karena cukup enak dipandang. Hanya saja adanya material plastik berwarna abu-abu gelap di bagian bawah bumper dengan tambahan lubang besar di air scoop membuatnya kelihatan agak ringkih dan kopong.
Eksterior Mazda CX-5
Eksterior Depan Mazda CX-5 Prefacelift
Berikut adalah contoh foto dari model facelift yang mulanya dikenalkan pada pergelaran ajang Los Angeles Auto Show 2014. Model yang dipajang tersebut ternyata digunakan untuk versi produksi seperti yang dikenal saat ini. Perbedaan dari eksterior khususnya bagian depan tidak terlalu banyak. Tercatat perubahan tersebut ada pada lampu depan, foglamp serta grill yang awalnya berupa model sarang lebah menjadi garis-garis lurus. Lampu depan dan lampu kabut dengan imbuhan LED hanya ada tipe-tipe tertentu saja. Menariknya, lampu depan model ini telah menganut sistem adaptive. Jadi, ketika Anda memakai lampu jauh kemudian ada mobil di arah yang berlawanan maka lampunya ini secara otomatis mematikan bagian lampu yang menyilaukan pengendara lain. Sangat menarik. Sedangkan bentuk dan garis desain pada bumper masih identik seperti model prefacelift.
Eksterior Depan Mazda CX-5 Facelift
Tampak samping, Mazda CX-5 memiliki tampilan yang cukup gagah dan sarat akan kesan sporty. Guratan yang ada pada pintu mampu mengeluarkan kharisma berkelas sekaligus agresif tanpa harus terlihat norak. SUV ini memiliki dimensi panjang 4,540 mm, lebar 1,840 mm dan tinggi 1,710 mm dengan wheelbase sepanjang 2,700 mm. Ukurannya ini masih familiar dengan beberapa kompetitor, salah satunya adalah Hyundai Tucson. Untuk velg, varian Sport menggunakan velg berukuran 17 inci sedangkan seluruh varian di atasnya menggunakan velg 19 inci.
Eksterior Mazda CX-5
Eksterior Samping Mazda CX-5 Prefacelift
Memasuki masa facelift, tampaknya Mazda sama sekali tidak merubah desain samping CX-5 kecuali pada model velgnya yang semakin sporty. Ini merupakan langkah lumrah dimana semua pabrikan juga melakukan hal yang sama setiap kali merilis varian facelift dari seluruh produknya yang telah dijual di dalam pasaran. Fungsinya hanya untuk penyegaran saja agar tampak tak membosankan.
Eksterior Mazda CX-5
Eksterior Samping Mazda CX-5 Facelift
Beralih ke bagian belakang, ciri khas sporty dari filosofi Kodo Design masih tetap dipertahankan. Bentuk lampu belakangnya sangat identik dengan lampu depan. Disini Mazda tidak terlalu fokus terhadap pernak-pernik chrome yang hanya membuat sensasi terlalu ramai dan juga membutuhkan biaya produksi yang tidak murah. Di bagian paling bawah, Mazda turut membekali semua varian dengan rear foglamp yang posisinya berada di atas kedua lubang exhaust.
Eksterior Belakang Mazda CX-5
Eksterior Belakang Mazda CX-5 Prefacelift
Untuk bagian belakang versi facelift, tidak ada peningkatan signifikan dari model sebelumnya kecuali skema warna lampu belakang saja. Bumper, rear foglamp dan knalpot masih identik dengan model prefacelift. 
Eksterior Belakang Mazda CX-5
Eksterior Belakang Mazda CX-5 Facelift
Interior Mazda CX-5
Masuk ke dalam kabin, Mazda mampu memberikan kesan sporty secara maksimum karena kelir hitam pada dashboard. Dashboardnya memang tampak sederhana tapi desainnya sangat mirip beberapa produk BMW 3-series. Bahkan indikator AC dengan warna dan konfigurasi tombolnya benar-benar identik. Sama sekali tidak tampak bahwa mobil ini berasal dari sebuah pabrikan Jepang. Seluruh material yang ada pada dashboard dan trim pintu berupa soft touch, jauh dari kesan murahan. Hanya saja beberapa tuas di sekitar setir masih menggunakan plastik keras yang terasa ringkih ketika dioperasikan. Berbicara mengenai setir, cukup nyaman ketika digenggam karena dibalut bahan kulit berkualitas yang bentuknya mirip setir Mazda MX-5. Pada area kokpit, cita rasa sporty dan modern masih tersisa disini berkat penggunaan instrumen cluster berbentuk tiga ring. Selain sebagai odometer dan speedometer, ring tersebut juga diisi oleh informasi penting tambahan yang tertera lengkap pada MID Digital. Hanya saja susah dibaca ketika terpapar sinar matahari langsung karena backgroundnya menggunakan warna gelap.

Dari segi fitur interior, seluruh varian Mazda CX-5 telah disematkan sebuah head unit berukuran 5.8 inci yang dapat dioperasikan secara langsung melalui layar sentuh. Kehadiran speaker 9 BOSE di trim menengah dan atas juga menjadikan image Mazda CX-5 kian mewah. Selain itu, fitur-fitur standar yang ada antara lain keyless entry, start stop button, steering wheels buttons, sunroof, cruise control, rear camera, climate control, jok elektrik dan jok kulit. Beberapa fitur yang disebutkan di atas hanya hadir pada varian tertinggi saja.
Interior Mazda CX-5
Dashboard Mazda CX-5 Prefacelift
Perubahan yang ada pada interior Mazda CX-5 facelift adalah penggunaan MZD Connect, yaitu sistem multimedia dengan pengatur seperti i-Drive pada BMW yang terintegrasi dengan layar sentuh di tengah. Layar sentuh ini sangat mudah digunakan baik dengan tombol atau disentuh langsung. Terlebih lagi fiturnya sangat banyak. Hampir semua yang menyangkut dengan elektronik dalam mobil ini dapat diatur melalui sistem MZD Connect. Tapi sayangnya, meskipun MZD Connect dapat memakai fitur navigasi namun CX-5 belum dibekali fitur navigasi dari pabrikan (kecuali tipe Grand Touring). Selain itu, Mazda CX-5 facelift juga telah menggunakan panel AC baru yang sedikit berbeda dari model prefacelift. Dari sisi penampilan, CX-5 terbaru tutut diberi sentuhan ornamen silver doff pada trim interior sehingga tampak lebih premium. 
Interior Mazda CX-5
Dashboard Mazda CX-5 Facelift
Selain kursi depannya yang cukup nyaman, ternyata untuk urusan baris juga masih dapat memberikan kenyamanan extra bagi penumpang. Ini dikarenakan kualitas jok yang tetap dijaga. Baris kedua mampu mengakomodasi hingga tiga orang dewasa. Dan jok tengah dapat dijadikan sebagai arm rest sekaligus cupholder ketika tidak diisi penumpang di tengah. Tapi sayang, space legroom yang tersedia disini masih tergolong minim meski kursi baris depan dimajukan. Selebihnya, interior Mazda CX-5 masih menyisakan bagasi yang luas untuk sebuah medium SUV. Kapasitasnya dapat diisi barang hingga 403 liter dan dapat dimaksimalkan hingga 1.570 liter ketika kursi baris kedua dilipat. Menariknya, kursi baris kedua dapat dilipat rata  dengan lantai bagasi.
Interior Mazda CX-5
Kursi Belakang Mazda CX-5
Kinerja dan Performa Mesin Mazda CX-5
Dari sektor dapur pacu, Mazda CX-5 2.000 cc dipersenjatai oleh mesin SkyActiv-G 2.0 L dengan tenaga maksimum mencapai 153 HP pada putaran 6.000 RPM dan torsi puncak 200 Nm pada 4.000 RPM. Mesin dengan rasio kompresi 13.0:1 ini dipadukan dengan pilihan transmisi manual 6 percepatan dan matic 6 percepatan. Dari keadaan diam, varian 2.0 dapat melejit hingga 100 km/jam hanya membutuhkan waktu 9,2 detik dengan kecepatan tertinggi mencapai 185 km/jam. Baik versi prefacelift ataupun facelift menggunakan mesin sama tanpa ubahan kecuali pada cover mesin yang awalnya biru menjadi hitam.
Foto Mesin Mazda CX-5 2.0 Liter
Foto Mesin Mazda CX-5 2.0 Liter
Di sisi lain, Mazda memiliki varian 2.5 liter yang dapat menghasilkan tenaga hingga 184 HP pada putaran 5.700 RPM dan torsi puncak 250 Nm pada 3.250 RPM. Tenaga dan torsi ini berasal dari mesin SkyActiv-G 2.5 liter. Dari segi konfigurasi, mesin 2.0 liter dan 2.5 liter menggunakan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup DOHC dengan dukungan teknologi Dual Sequential Valve Timing (S-VT) dan Electronic Throttle Control (ETC). Keduanya juga menerapkan roda penggerak yang sama yaitu roda depan. Opsi varian AWD (All Wheel Drive) sayangnya tak masuk ke Indonesia hingga sekarang.
Foto Mesin Mazda CX-5 2.5 Liter
Foto Mesin Mazda CX-5 2.5 Liter
Impresi dan Handling Mazda CX-5
Berbekal teknologi canggih sebagai faktor penunjang di seluruh sektor, Mazda seakan ingin memposisikan dirinya sebagai pabrikan mobil premium asal Jepang untuk melawan para kompetitor asal Jerman yang harganya jauh lebih mahal. Jadi jangan heran jika produk Mazda memang sedikit lebih mahal dari para pesaing dari negeri asalnya, Jepang. Tapi dibalik semua itu, Mazda berhasil menerapkan segala teknologi tersebut guna memanjakan pengemudi atau penumpang. Terbukti, Mazda sangat nyaman digunakan dalam kota meski ukurannya tidak bisa dibilang kompak. Material soft touch yang ada di interiornya pun mampu menyaingi Honda CR-V yang notabene merupakan penguasa di segmen medium SUV. Untuk kenyamanan dan bantingannya, patut diacungi jempol.

Beralih ke handling. Mazda CX-5 telah menyematkan sistem kemudi EPAS (Electric power assisted steering) yang cukup mantap dan mampu memberikan feedback setara HPS (hydraulic power steering). Sistem kemudi ini terasa cukup ringan bahkan dapat dioperasikan hanya dengan menggunakan ujung jari saja dan ini sangat membantu di kemacetan padat khas ibukota besar. Semua hal positif yang ada pada Mazda CX-5 dikarenakan body baru dan sasis baru yang dinamakan Skyactiv-Body & the Skyactiv-Chassis. Rangka bodinya diklaim lebih ringan dan juga lebih kuat. Body roll dapat diminalisir dengan cukup baik bahkan yang terbaik di kelasnya. Ketika melaju dalam kecepatan tinggi, grip ban terhadap permukaan aspal seakan menggigit dan sangat stabil bahkan ketika memasuki sudut tikungan. 

Dari segi keamanan dan keselamatan, fitur-fitur terbilang sudah sangat lengkap. 6 SRS (Supplementary Restraint System) Airbags, 3-Point Seatbelts & Headrests on All Seats, Antilock Brake System (ABS), Electric Brakeforce Distribution (EBC), Emergency Brake Assist (EBA), Dynamic stability Control (DSC) dan Traction Control System (TCS), Tire Pressure Monitoring (TPM) System, Lane-keep Assist System (LAS), Idling stop system Mazda (i-STOP), Rear Cross Traffic Alert (RCTA) System, Lane Departure Warning System, Blind Spot Monitoring System (BSM), serta Smart City Brake Support (SCBS). Akan tetapi beberapa fitur tersebut tidak hadir pada semua varian melainkan tergantung tipe. Selengkapnya dapat ditanyakan pada dealer Mazda terdekat di kota Anda atau mendownload brosur di website resmi Mazda.

Spesifikasi Mazda CX-5
  • Mesin : SkyActiv-G 2.0 L dan SkyActiv-G 2.5 L.
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup DOHC with Dual Sequential Valve Timing (S-VT) dan Electronic Throttle Control (ETC).
  • Tenaga : 153 HP @6.000 RPM (2.0) ; 184 HP @5.700 RPM (2.5).
  • Torsi : 200 Nm @4.000 RPM (2.0) ; 250 Nm @3.250 RPM (2.5).
  • Bore x stroke : 83.5 mm x 91.2 mm (2.0) ; 89 mm x 100 mm (2.5).
  • Rasio kompresi : 13.0:1 (2.0) ; 13.0:1 (2.5).
  • Konsumsi BBM : 10-12 km/L (dalam kota) ; 13-16 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 6 percepatan dan Matic 6 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang Multilink.
  • Rival : Honda CR-V, Nissan X-Trail, Mitsubishi Outlander Sport, Ford Escape, Chevrolet Captiva, KIA Sportage dan Hyundai Tucson
  • Tahun Penjualan : 2012 - 2015 (prefacelift) ; 2015 - sekarang (facelift).

Harga Mazda CX-5 Bekas
  • Tahun 2012 : 230 - 250 juta.
  • Tahun 2013 : 260 - 280 juta.
  • Tahun 2014 : 300 - 315 juta.
  • Tahun 2015 : 330 - 360 juta.
  • Tahun 2016 : 380 - 430 juta.

Kelebihan Mazda CX-5
  • Desain memukau.
  • Built quality interior sangat bagus.
  • Feedback setir mantap.
  • Posisi mengemudi cukup nyaman.
  • 9 Speaker BOSE (tipe menengah dan atas).
  • Akselerasi responsif.
  • Transmisi CVT sigap tidak lemot.
  • Konsumsi BBM irit.
  • Handling terbaik di kelasnya.
  • Fitur keselamatan dan keamanan sangat lengkap.
  • Bantingan nyaman.

Kekurangan Mazda CX-5
  • Raungan mesin kasar di rpm menengah hingga atas.
  • BBM minimal RON 92.
  • Ruang kabin belakang sempit.
  • Jaringan servis masih minim.
  • Resale value jatuh.
  • Harga sparepart lebih tinggi dari rival sekotanya.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mazda CX-5. Dari segala fitur interior yang cukup canggih plus fitur keselamatan yang sangat lengkap, mobil ini masih berada dalam kategori worth to buy meskipun sedikit agak mahal. Harga tidak bohong, you get more for your money. Semoga membantu. Baca juga : 
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan Mazda CX-5
Loading...