Kelebihan dan Kekurangan All New Toyota Yaris Lele

Ulasan Spesifikasi dan Harga Toyota Yaris Lele - Hatchback, segmen yang sangat digemari oleh kawula muda karena bentuknya yang ringkas dan dapat dimodifikasi dengan mudah. Segmen ini pernah menjadi primadona bagi sebagian besar remaja dan penggemar speek freak di era 90-an dimana saat itu Toyota Starlet Kapsul dan Honda Civic Estilo bersaing secara ketat. Tapi sayang, memasuki tahun 1997, kedua pabrikan tersebut tidak menjual generasi lanjutan dari legenda di atas. Imbasnya, Suzuki Aerio menjadi pemain tunggal ketika memasuki abad millenium dan penjualannya laris manis.

Melihat bagusnya peluang ini, Honda kembali membuka lembaran baru dalam pasar hatchback melalui penjualan Honda Jazz GD3, dan selanjutnya diikuti oleh Toyota Yaris NCP91 2 tahun kemudian. Memasuki medio 2008, Honda kembali merilis generasi baru yang dinamakan Honda Jazz GE8 dan selanjutnya dilanjutkan oleh Honda Jazz GK5 pada tahun 2016. Setelah lama hanya bergeming dengan facelift ringan, akhirnya Toyota mengenalkan generasi terbaru hatchback andalannya ini pada tanggal 17 Maret 2014, dengan kode NCP150 yang berbagi sasis bersama Toyota All New Vios.

Di Indonesia, Yaris teranyar ini lebih akrab disapa sebagai Yaris Lele. Kenapa Lele? Karena desain garis grill yang bersambung bumper depannya memang mirip kumis lele. Desain lele ini masih dipertahankan hingga Toyota menelurkan Yaris Heykers di akhir tahun 2016, yang masuk ke dalam segmen crossover kompak, yakni pencampuran antara SUV dan hatchback. Berbekal desain serba baru, mobil ini diharapkan dapat menekan penjualan dari Honda Jazz GK5, Mazda2 Gen2, Suzuki Swift, Hyundai i20, KIA Rio, serta Brand Amerika yang sudah angkat kaki melalui jagoannya, Ford Fiesta.

Eksterior Toyota Yaris Lele
Pada bagian luar, Yaris Lele membawa desain yang serba baru dan sama sekali tidak meninggalkan jejak pendahulunya. Dilihat sekilas, memang desain baru ini lebih baik dan terkesan lebih stylish. Hal ini tampak dari penggunaan grill dengan desain trapezoidal. Tak hanya sebagai pendongkrak penampilan, ternyata grill ini juga berperan besar terhadap aerodinamika mobil karena adanya aero fin dalam grill yang dapat memaksimalkan aliran udara masuk ke dalam area mesin secara maksimal. Untuk sistem penerangan, All New Yaris tipe TRD Sportivo dan E telah mengadopsi sepasang proyektor dan juga foglamp sebagai perlengkapan standar. Lampu LED DRL hanya hadir pada trim TRD Sportivo. Amat disayangkan karena semua fitur yang disebutkan di atas belum hadir pada tipe E yang notabene diposisikan sebagai tipe terendah. 
Eksterior Toyota Yaris Lele
Eksterior Depan Toyota Yaris Lele
Kini saatnya beralih ke area samping. Disini, pembengkakan dimensi dari pendahulunya terlihat dengan sangat signifikan. Dari data yang ada, All New Yaris dimensinya yaitu  4.115 mm x 1.700 mm x 1.475 mm sedangkan model lama  3.750 mm x 1.695 x 1.520 mm. Dari data tersebut, artinya Yaris terbaru ini bertambah lebar dan panjang. Sedangkan tingginya sedikit dipangkas agar ciri khas hatchback sporty lebih menonjol. Sebagai info tambahan, Yaris TRD dan tipe G mengadopsi velg berukuran 16 inch sedangkan 15 inch untuk tipe E.
Eksterior Toyota Yaris Lele
Eksterior Samping Toyota Yaris Lele
Desain dinamis dan sporty pada bagian depan dan samping seakan hancur ketika melihat desain belakangnya. Memang lebih baik dari generasi sebelumnya tapi desain ini seakan nanggung karena masih membawa kesan Toyota model lama. Maka tak heran jika banyak calon konsumen yang enggan memilih Yaris terbaru sebagai tunggangan harian hanya karena disebabkan oleh desain aneh ini. Tidak seperti Jazz yang desainnya serba tajam dan tampak lebih modern.Tapi hal ini termaafkan pada tipe tertinggi karena ia telah diberi imbuhan bumper racikan TRD yang lekat dengan image sporty dan dinamis.
Eksterior Toyota Yaris Lele
Eksterior Belakang Toyota Yaris Lele
Interior Toyota Yaris Lele
Toyota Yaris memiliki interior yang praktis layaknya Toyota Vios namun memiliki beberapa perbedaan mencolok. Salah satunya adalah dashboard dan panel interior yang bewarna hitam sedangkan interiot Vios berwarna beige. Dashboard dan panel kontrolnya masih menggunakan plastik keras dengan aksen jahitan. Sangat disayangkan karena konsumen serasa dibodohi karena seakan-akan mobil ini menggunakan jahitan kulit layaknya mobil premium. Tapi semuanya kembali berbicara mengenai budget. Ada harga ada rupa. Untuk fiturnya sendiri, disini terdapat head unit dengan sistem touchscreen yang dapat memutar format DVD/MP3/WMA dan juga adanya dukungan USB serta konetivitas Bluetooth sebagai konektivitas tambahan. Pada varian TRD dan tipe G diberikan fitur tambahan yaitu kemampuan koneksi internet di headunit melalui WiFi. Fitur selanjutnya yang tak kalah menarik dan hanya ada pada tipe TRD adalah sistem audio dan video untuk navigasi serta AC Climate Control.
Interior Toyota Yaris Lele
Secara keseluruhan, interior Yaris masih sangat ramah untuk konsumen Asia karena ketersediaan legroom baris dan belakang serta headroom yang terbilang lebih cukup. Dek belakang yang rata juga turut berkontribusi terhadap kenyamanan penumpang karena membuat ruang gerak yang lebih leluasa. Dengan berbekal desain jok ergonomis yang dapat menopang tubuh dengan cukup baik, penumpang dapat dipastikan bebas dari badan pegal selama perjalanan. Namun satu hal yang disayangkan adalah minimnya ruang penyimpanan tambahan untuk menaruh barang kecil seperti smartphone ataupun koin.

Kinerja dan Performa Mesin Toyota Yaris Lele
Untuk urusan permesinan, Toyota masih memperdayakan dapur pacu berkapasitas 1.5 liter (1.500 cc) dengan kode 1NZ-FE 4 silinder 16 katup DOHC yang kemampuan dan daya tahannya sudah terbukti dari generasi pertama Toyota Vios diperkenalkan karena banyak digunakan sebagai taksi. Tahan banting, sparepart murah dan juga melimpah adalah alasan utama mengapa mesin seri 1NZ bisa dikategorikan sebagai mesin ikonik Toyota abad 21. Mesin ini juga turut digunakan pada Toyota Yaris sebelumnya. Dalam hal tenaga, mesin yang dicangkokkan dengan transmisi manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan ini mampu menggelontorkan tenaga maksimum hingga 107 HP pada putaran 6.000 RPM dan torsi puncak sebesar 142 Nm pada 4.200 RPM. Tenaga yang cukup untuk sebuah hatchback kelas menengah.
Foto Mesin Toyota Yaris Lele
Foto Mesin Toyota Yaris Lele
Impresi dan Handling Toyota Yaris Lele
Meski dari sektor dapur pacu masih identik dari pendahulunya, namun Toyota melakukan racikan ulang alias fine-tuning pada ECU, injektor BBM, throttle body, serta torque converter sehingga impresi yang dimiliki oleh mobil ini sedikit agak berbeda. Hentakan tenaga ketika pedal gas diurut perlahan cukup responsif meski tidak segalak Yaris terdahulu. Fine-tunning ini juga turut dilakukan pada Toyota Vios baru sehingga keduanya identik. Hanya saja bobot berat kendaraan saja yang berbeda diantara keduanya.

Dari segi handling, suspensi yang dimiliki Yaris Lele ini terasa kurang sporty. Dalam artian lebih empuk dari pendahulunya. Tapi hal ini memberikan dampak positif bagi kenyamanan penghuni kabin. Terlebih lagi sumbu rodanya yang lebih panjang membuat sasisnya terasa lebih kokoh dan nyaman bermanuver ketika akan memasuki sudut tikungan tajam. Penggunaan electric power steering (EPS) turut membantu meningkatkan input steering terhadap roda menjadi lebih akurat. 

Untuk sektor keamanan dan keselamatan, Toyota telah menyediakan fitur Dual SRS airbag, 3 point seatbelt dengan sistem pretensioner force limiter pada semua varian. Tak hanya itu, varian tambahan lainnya yang juga hadir di semua varian antara lain sistem penggereman ABS, BA dan juga EBD. Khusus pada varian TRD, immobilizer yang merupakan fitur keamanan masa kini ikut hadir sebagai fitur utama yang membedakannya dengan varian di bawahnya.

Spesifikasi Toyota Yaris Lele
  • Mesin : 1NZ-FE 1.5 Liter (1.500 cc).
  • Konfigurasi : 4 silinder 16 katup DOHC.
  • Tenaga : 107 HP @6.000 RPM.
  • Torsi : 142 Nm @4.200 RPM.
  • Bore x stroke : 75 mm x 84.7 mm.
  • Rasio kompresi : 10.5:1.
  • Konsumsi BBM : 10-13 km/L (dalam kota) ; 14-17 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson strut independent, belakang rigid axle dengan torsion beam.
  • Rival : Honda Jazz GK5, Mazda2 Gen2, Suzuki Swift, Hyundai i20, KIA Rio, dan Ford Fiesta.
  • Tahun Penjualan : 2014 - sekarang.

Harga Bekas Toyota Yaris Lele (*tergantung tipe
  • Tahun 2014 : 160 - 180 juta.
  • Tahun 2015 : 180 - 205 juta.
  • Tahun 2016 : 230 - 255 juta.

Kelebihan Toyota Yaris Lele
  • Body aerodinamis.
  • Tarikan responsif.
  • Bantingan empuk.
  • Kabin relatif lebih luas dari kompetitor.
  • Fitur cukup lengkap.
  • Konektivitas headunit lengkap.
  • Sparepart murah dan tersebar.

Kekurangan Toyota Yaris Lele
  • Kualitas material interior masih kurang bagus.
  • Desain belakang bukan selera semua orang.
  • Ground clearance terlalu rendah.
  • Handling tak sebaik pendahulunya.
  • Ruang penyimpanan barang kecil sangat sedikit.
  • Belum Dual-VVTi.
  • Matic belum CVT.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Toyota Yaris Lele. Dengan diluncurkannya mobil ini, Toyota berharap dapat bertahan dari gempuran Honda Jazz GK5 yang merupakan rival terberat di segmen yang sama. Semoga membantu. Baca juga :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan All New Toyota Yaris Lele