Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Strada Triton

Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Strada Triton

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Strada Triton - Siapa yang tak kenal dengan nama Mitsubishi Strada. Mobil yang lekat dengan image tangguh ini sudah cukup banyak berseliweran di seluruh penjuru kota yang ada di Indonesia. Mulanya, nama Strada digunakan pada Mitsubishi L200 yang hadir dalam varian pickup dan double cabin pada tahun 2002. Lalu dilanjutkan oleh penerusnya yang diulas kali ini, tepatnya pada tahun 2008 dengan sedikit perubahan nama menjadi Strada Triton.  
Mitsubishi Strada Triton sebenarnya pertama kali muncul pada tahun 2005, namun baru masuk 3 tahun kemudian di pasar lokal melalui ATPM PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Jika dibandingkan pendahulunya, Strada Triton memiliki ciri khas pada bagian samping yaitu pembatas kabin dan bak belakang yang membulat menyerupai potongan kapsul. Desainnya ini terbilang cukup menjual, maka tak heran jika Strada Triton pernah menyabet gelar otomotif award pada tahun 2008 dan juga penghargaan sebagai Best Double Cabin di tahun 2015.

Selama masa peredarannya, Strada Triton pernah mengalami facelift ringan sebanyak dua kali. Facelift pertama terjadi pada tahun 2010 dan facelift kedua atau terakhir pada tahun 2014. Hingga saat ini, varian atau tipe yang pernah dijual antara lain tipe GLX, GLS, dan juga Exceed yang diposisikan sebagai kasta tertinggi. Khusus varian HD-X, dikenalkan pada permulaan 2011 guna menggantikan posisi dari tipe GLX. 

Di pasar mobil bekas, nama Strada Triton masih cukup tenar hingga sekarang dan rasanya hanya mampu disaingi oleh Toyota Hilux. Sedangkan kompetitor lain seperti Mazda BT-50, Nissan Navara, Ford Ranger dan juga Isuzu D-Max seakan tak berkutik. Untuk meneruskan kekuasaannya sebagai pemegang kekuasaan di pada segmen double cabin, Mitsubishi akhirnya kembali melansir model baru sebagai penerus dari mobil ini pada tahun 2016 dengan nama Mitsubishi All New Triton

Eksterior Mitsubishi Strada Triton
Untuk sisi luarnya, Strada Triton ini memiliki desain yang cukup futuristis. Disaat kebanyakan para pesaing masih mempertahankan model mengkotak, namun Strada Triton berani tampil beda. Hal ini dapat dilihat dari bagian depan yang telah mengusung lampu membulat dengan bagian atas yang tampak datar mengikuti alur dari grill. Pada model pertama peluncuran, desain berupa garis dengan potongan miring. Berikut contoh fotonya. 
Eksterior Mitsubishi Strada Triton
Eksterior Depan Mitsubishi Strada Triton
Memasuki tahun 2010, Mitsubishi merombak sedikit penampilan Strada Triton. Perbedaan kasat mata tampak pada model grill yang berubah menjadi jaring-jaring hexagonal (sarang lebah). Perbedaan lain hanya sedikit yakni pada slot foglamp yang sedikit mengecil.
Eksterior Mitsubishi Strada Triton Facelift 2010
Eksterior Depan Mitsubishi Strada Triton Facelift Pertama
Selanjutnya, facelift kedua terjadi pada tahun 2014. Bisa dikatakan, facelift ini merupakan facelift paling ringan dari seluruh mobil yang ada di Indonesia. Mitsubishi hanya menggantikan grill dari model sarang lebah menjadi garis-garis horizontal sebanyak tiga baris. Selebihnya, tidak ada peningkatan lain. Slot foglamp dan bumper masih mengikuti model Strada facelift pertama. 
Eksterior Mitsubishi Strada Triton Facelift 2014
Eksterior Depan Mitsubishi Strada Triton Facelift Kedua
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Strada Triton memiliki ciri khas ketika dilihat dari bagian samping. Tak lain tak bukan adalah dinding belakang kabin yang melengkung menyerupai kapsul pada varian double cab. Desain ini sempat menjadi perdebatan di kalangan reviewer online dari luar negeri. Ada yang pro dan ada juga yang kontra. Tapi jika dilihat dari penjualannnya yang cukup baik, maka dapat disimpulkan bahwa desain yang dibawanya ini cukup laris di pasaran. 
Eksterior Mitsubishi Strada Triton
Eksterior Samping Mitsubishi Strada Triton
Beralih ke bagian belakang. Desainnya masih cukup menarik dipandang hingga sekarang. Kesan mengkotak sama sekali tidak tampak pada buntut Strada Triton ini. Tapi sayang, setiap kali mengalami masa facelift, Mitsubishi tak pernah mengupdate area ini sehingga keluaran terakhir tampak sama seperti varian lain yang duluan dijual ke hadapan publik.
Eksterior Mitsubishi Strada Triton
Eksterior Belakang Mitsubishi Strada Triton
Interior Mitsubishi Strada Triton
Kini beralih ke sektor interior. Secara keseluruhan, kualitas material yang digunakan cukup apik untuk sebuah mobil yang dikhususkan sebagai kendaraan utilitas atau pekerja keras. Namun disini, kami tidak mengulas panjang lebar mengenai fitur karena varian yang hadir sangatlah banyak. Pastinya, untuk varian terbawah disediakan dengan interior kosongan alias minim entertainment. Varian menengah telah dibekali beberapa fitur standar sedangkan untuk varian teratas, fiturnya hiburannya sudah cukup lengkap. Ini adalah contoh dari interior Strada Triton varian terendah sebelum facelift.
Interior Mitsubishi Strada Triton Prefacelift
Interior Mitsubishi Strada Triton Prefacelift
Selanjutnya kami turut menyediakan contoh foto dari interior Strada versi facelift khususnya untuk varian tertinggi dari jajaran kelurga Strada Triton. Konsol tengahnya sama persis dengan Pajero Sport berkat adanya sebuah fitur baru yaitu MID di atas audio yang dapat menunjukkan kondisi mengenai ketinggian mobil, arah mobil, konsumsi BBM rata-rata hingga jarak tempuh. Fitur-fiturnya lain pun terbilang hampir menyerupai Pajero Sport, hanya saja untuk sistem audio 2 DIN yang ada di dalamnya masih kurang berkualitas jika dibandingkan kepunyaan Pajero Sport.
Interior Mitsubishi Strada Triton Facelift
Interior Mitsubishi Strada Triton Facelift
Lantas bagaimana untuk kenyamanan kabinnya? Tenang, mobil ini tergolong cukup luas meski terlihat kecil ketika dilihat dari luar. Engineer Mitsubishi terkesan sangat lihai dalam mendesain rancang bangun agar luas kabin depan dan belakang tetap terjaga. Terbukti, ruang kaki, ruang lutut hingga ruang kepala yang tersedia masih cukup layak bagi orang yang memiliki bobot dan tinggi tubuh di atas rata-rata kebanyakan orang Asia. 

Kinerja dan Performa Mesin Mitsubishi Strada Triton
Selama karirnya, Strada Triton hadir dengan tiga pilihan mesin. Mesin pertama berkapasitas 2.8 liter dengan kode 4M40 SOHC tanpa turbo. Diadopsi sebagai dapur pacu pada varian GLX sebelum facelift, GLX single cab dan juga HD-X yang merupakan kasta terbawah yang banyak digunakan sebagai armada pertambangan atau perkebunan. Tenaga yang dihasilkan hanya berada di angka 95 HP pada putaran 4.000 RPM bersamaan dengan torsi puncak 198 Nm pada 2.000 RPM. 
Foto Mitsubishi Strada Triton 2.8 Liter
Foto Mitsubishi Strada Triton 2.8 Liter
Selanjutnya terdapat pilihan mesin 2.5 liter turbodiesel dengan kode 4D56 yang digunakan pada varian GLS, GLS AB dan Exceed sebelum facelift. Tenaga yang mampu disalurkan yaitu sebesar 134 HP pada putaran 3.500 RPM dan torsi puncak 314 Nm pada 2.000 RPM. Mesin dengan kode 4D56 ini telah menjadi legenda di kalangan pecinta Mitsubishi karena terkenal bandel, minim perawatan serta tahan banting. Hal ini telah dibuktikan pada Mitsubishi L300 dan juga Mitsubishi Kuda Diesel.
Foto Mitsubishi Strada Triton 2.5 Liter
Foto Mitsubishi Strada Triton 2.5 Liter
Pilihan mesin terakhir masih menggunakan mesin diesel 4D56 yang juga berkapasitas 2.5 liter. Digunakan pada varian Exceed facelift atau sering disebut Strada Triton Hi-Power. Perbedaan dari mesin sebelumnya ada pada teknologi turbo yang telah menerapkan VGT layaknya Pajero Sport Dakar Hi-Power . Tenaganya jauh lebih besar, berada di kisaran angka 176 HP pada 4.000 RPM dan torsi 350 Nm di rentang 1.800 hingga 3.500 RPM untuk transmisi manual dan 400 Nm pada 2.000 hingga 2.850 RPM untuk transmisi otomatis CVT.

Impresi dan Handling Mitsubishi Strada Triton
Banyaknya varian dengan pilihan mesin yang berbeda-beda pastinya akan berdampak pada impresi yang ikut berbeda pada setiap varian yang diuji. Untuk Strada Triton varian mesin 2.8 liter, memiliki tenaga dan torsi yang paling sedikit jika dibandingkan varian 2.5 liter, meski kapasitasnya lebih besar. Hal ini dikarenakan absennya turbo yang turut memiliki andil dalam mengolah tenaga mesin. Maka tak heran jika varian 2.5 liter lebih banyak digunakan berseliweran di jalan raya. Selain tenaga dan torsinya cukup badak, fitur dalam kabinnya pun terbilang lebih lengkap dibandingkan varian 2.8 liter. Sebagai catatan, varian 2.8 liter banyak yang dijadikan sebagai armada perusahaan karena harganya jauh lebih murah dan perawatannya juga lebih mudah berkat minimnya fitur kelistrikan dalam kabin.

Untuk handlingnya sendiri, Strada Triton hampir menyerupai sebuah SUV. Gejala limbung atau body roll tidak terlalu terasa ketika digunakan di aspal perkotaan. Dalam hal ini, pengaruh suspensi merupakan faktor utama. Meski masih mempertahankan per daun sebagai suspensi belakang, namun bantingannya bisa dimaklumi. Bantingannya pas antara keras dan lembut, kecuali untuk varian HDX yang menggunakan suspensi khas heavy duty yang merupakan syarat mutlak bagi kendaraan utilitas yang akan dijadikan armada pekerja keras.

Spesifikasi Mitsubishi Strada Triton
  • Mesin : 4M40 2.8 liter diesel dan 4D56 2.5 liter turbodiesel.
  • Konfigurasi : 4 silinder 16 katup DOHC (2.5 L) ; 4 silinder 16 katup SOHC (2.8 L).
  • Tenaga : 95 HP @4.000 RPM (2.8 L) ; 134 HP @3.500 RPM (2.5 L) ; 176 HP @4.000 RPM (2.5 L VGT).
  • Torsi : 198 Nm @2.000 RPM (2.8 L) ; 314 Nm @2.000 RPM (2.5 L) ; 350 Nm @1.800-3.500 RPM (2.5 L VGT Manual) ; 400 Nm @2.000- 2.850 RPM (2.5 L VGT Matic CVT).
  • Bore x stroke : 95 mm x 100 mm (2.8 L) ; 91,1 mm x 95 mm (2.5 L dan 2.5 L VGT).
  • Rasio kompresi : 21:1 (2.8 L) ; 17:1 (2.5 L dan 2.5 L VGT).
  • Konsumsi BBM : 5-8 km/L (dalam kota) ; 9-12 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 5 percepatan Matic 4 percepatan dan Matic CVT INVECS II 5 percepatan (2.5 L VGT).
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut, belakang per daun.
  • Rival : Toyota Hilux, Mazda BT-50, Nissan Navara, Ford Ranger dan Isuzu D-Max.
  • Tahun Penjualan : 2008 - 2015.

Harga Mitsubishi Strada Triton
  • Tahun 2008 : 130 - 150 Jutaan.
  • Tahun 2009 : 140 - 165 Jutaan.
  • Tahun 2010 : 150 - 175 Jutaan.
  • Tahun 2011 : 160 - 180 Jutaan.
  • Tahun 2012 : 170 - 185 Jutaan.
  • Tahun 2013 : 180 - 200 Jutaan.
  • Tahun 2014 : 200 - 220 Jutaan.
  • Tahun 2015 : 210 - 240 Jutaan.

Kelebihan Mitsubishi Strada Triton
  • Varian sangat banyak.
  • Fitur lengkap untuk varian menengah hingga ke atas.
  • Bantingan pas, kecuali varian HDX.
  • Mesin tangguh.
  • Kabin luas.
  • Adanya pilihan transmisi manual dan otomatis.
  • Harga jual kembali cukup bertahan.

Kekurangan Mitsubishi Strada Triton
  • Image pekerja keras.
  • Boros.
  • Dimensi bak belakang kecil.
  • Kinerja penggereman buruk.
  • Tuas pergantian roda penggerak belum elektrik.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mitsubishi Strada Triton. Image best seller yang pernah disandangnya memang berdampak baik pada ketersediaan sparepart. Namun ketika ingin mencari Strada Triton bekas sebagai tunggangan harian, pastikan Anda tidak langsung tergoda dengan harga yang ditawarkan. Mungkin saja unit yang dijual tersebut adalah eks pertambangan atau perkebunan yang telah disiksa habis-habisan hingga di trek offroad berat. Karena untuk pergantian komponen kaki-kaki, biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar. Semoga membantu. Baca juga :