Kelebihan dan Kekurangan Daihatsu Sigra

Kelebihan dan Kekurangan Daihatsu Sigra

Ulasan Spesifikasi dan Harga Daihatsu Sigra - Kerjasama yang dilakukan antara PT Toyota Astra Motor dan PT Daihatsu Astra Motor yang bekerja di bawah bendera Astra benar-benar berbuah manis. Betapa tidak, kerjasama ini telah melahirkan simbiolis mutualisme yang sangat jarang terjadi dalam dunia otomotif khususnya roda empat. Image Daihatsu yang lekat dengan kendaraan niaga seperti Suzuki, kini beranjak naik perlahan. Sedangkan Toyota bermodalkan rebadge dengan sedikit perbedaan kosmetik, menjual produknya sedikit dengan harga lebih tinggi dan masih tetap laku. Buktinya, dapat dilihat dari penjualan duo kembar Avanza-Xenia atau Agya-Ayla. Kesuksesan yang masih terus berlanjut hingga sekarang.

Memasuki medio 2016, Astra kembali membuat kejutan baru, yakni mengenalkan MPV LCGC yang dibangun berdasarkan basis dari sebuah hatchback. Diberi nama Daihatsu Sigra dan Toyota Calya. Untuk pengenalannya kepada masyarakat luas, dilakukan pada Agustus 2016 silam di acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Pada acara tersebut, tampak beberapa jurnalis dari sejumlah negara Asia yang hadir seperti Malaysia, India, Malaysia dan juga Thailand sangat antusias dalam melakukan peliputan. Khususnya media dari India, yang sangat berharap agar kedua mobil ini masuk ke negaranya agar dapat memenuhi segala aspek kebutuhan calon konsumen yang cenderung sama dengan masyarakat Indonesia.

Berbeda dengan Toyota Calya, Daihatsu Sigra disediakan dengan dua pilihan mesin, yakni 1.0 liter untuk tipe D dan M sedangkan 1.2 liter untuk masing-masing tipe X, X Deluxe, R dan R Deluxe. Semua varian hadir dengan transmisi manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan hanya ada pilihan varian bermesin 1.2 liter. Proses produksi masalnya dilakukan di pabrik Daihatsu yang berada di Karawang dengan kapasitas produksi mencapai 200 unit per tahunnya. Di segmen MPV LGCG, kehadiran Daihatsu Sigra dan Toyota Calya diprediksi akan melengserkan tahta dari Datsun GO+ Panca, bahkan digadang-gadang sebagai alternatif terbaik dari Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga.

Eksterior Daihatsu Sigra
Dari kulit luarnya, Daihatsu Sigra memiliki desain yang cukup atraktif berkat garis-garis tajam yang mendominasi bagian fasia depan. Jika dibandingkan Daihatsu Ayla, desain ini jauh lebih baik. Mulai dari lampu, grill, dan juga bumper sekilas mengingatkan kita dengan tampang Grand New Xenia yang baru. Karena desain ini sudah dipatenkan sebagai design language antara Toyota dan Daihatsu serta dapat dipastikan produk baru dari kedua pabrikan ini akan menggunakan garis desain yang sama, termasuk All New Agya/Ayla 2 atau 3 tahun kemudian.
Eksterior Daihatsu Sigra
Eksterior Depan Daihatsu Sigra
Untuk bagian sampingnya, tidak perbedaan dengan Toyota Calya. Desain yang diterapkan berupa inspirasi dari Toyota All New Innova. Dengan garis ujung kaca belakang row ketiga menyudut pada bagian tengah. Dari segi ini, dimensinya dapat dilihat bahwa Sigra lebih pendek dari Mobilio dan hampir setara dengan Avanza. Berbekal ground clearance 180mm dan duduk di atas roda 14 inch (tipe D 13 inch), tampangnya kurang mempesona karena fender tampak kosong. Apalagi profil ban yang digunakan terlalu kurus.
Eksterior Daihatsu Sigra
Eksterior Samping Daihatsu Sigra
Beralih ke bagian belakang. Disinilah letak perbedaan besar antara setiap varian Daihatsu Sigra. Seperti tampak pada foto di bawah, varian 1.2 liter tipe R sudah mengadopsi stoplamp model vampire back berbentuk L, adanya sensor parkir serta aksen krom di atas plat nomor. Tipe X masih mengadopsi stoplamp yang sama hanya saja tanpa asesoris tambahan. Sedangkan untuk varian di bawahnya, dilakukan pemangkasan beberapa aksesoris termasuk lampu tambahan di tengah pintu untuk menekan harga jual.
Eksterior Daihatsu Sigra
Eksterior Belakang Daihatsu Sigra
Interior Daihatsu Sigra
Pada sektor interior, Daihatsu Sigra mengusung tema yang sama dengan Toyota Calya. Layout dasbor dengan lekukan yang sangat enak dipandang dan jauh dari desain konvensional. Perbedaan keduanya ada pada warna interior dimana Sigra menggunakan dual-tone hitam-beige sedangkan Calya hitam-coklat. Untuk kualitasnya sama, berupa plastik murah dan ringkih khas mobil LCGC pada umumnya. Hanya saja pemangkasan fitur cukup banyak dilakukan pada setiap rentang trim atau varian Sigra karena mengejar harga jual agar tetap murah. Pada varian tertinggi, diberi finishing silver di sekitar panel AC, transmisi dan setir. Roda setir yang digunakan sama persis dengan Xenia, yang telah dibekali oleh airbag. MID dan Audio Double DIN juga hadir sebagai standar kelengkapan varian menengah hingga ke atas.
Interior Daihatsu Sigra
Dasbor Daihatsu Sigra
Untuk urusan baris kedua, sudah menggunakan kursi dengan material yang cukup tebal. Sehingga kenyamanan duduk penumpang menjadi lebih baik. Headrest hadir sebagai standar untuk baris kedua pada setiap varian. Tak lupa pula, mobil ini sudah disediakan dengan pendinginan tambahan berupa blower di plafon. Cara kerjanya hanya menyedot udara dingin dari sirkulasi yang dihasilkan dari AC depan, lalu ditiupkan ke kabin belakang. Sebagai tambahan, Daihatsu turut menyediakan slot pemanitk di belakang konsol tengah yang dapat digunakan untuk mengisi ulang daya gadget penumpang.
Interior Daihatsu Sigra
Baris Kedua Daihatsu Sigra
Sedangkan pada baris ketiga, Daihatsu menyediakan sepasang cupholder dan juga clean box di kanan kiri kursi penumpang. Dengan berbekal headroom setinggi 860 mm, posisi duduknya masih nyaman bagi penumpang dewasa. Tapi tidak untuk ruang kaki. Oleh karena itu, baris ketiga lebih cocok untuk diisi oleh anak-anak. Atau ketika tidak digunakan, dapat dilipat ke depan sehingga kapasitas bagasi yang mulanya hanya 263 liter akan membengkak hingga 503 liter. Untuk headrest jok baris ketiga tidak tersedia pada varian atau trim terendah.
Interior Daihatsu Sigra
Kursi Belakang Daihatsu Sigra
Kinerja dan Performa Mesin Daihatsu Sigra
Sektor permesinan adalah hal yang paling menarik untuk dibahas dari Daihatsu Sigra. Kedua jenis mesin memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Untuk mesin 1.000cc diambil dari Ayla, disokong oleh konfigurasi 3 silinder inline VVT-i yang hanya mampu menggenjot tenaga hingga 65 HP pada putaran 6.000 RPM dan torsi puncak 89 Nm pada 4.400 RPM. Tenaga yang cukup kecil karena terjadi pembengkakan dimensi yang cukup besar dari Ayla. Untuk mengail akselerasi, dibutuhkan injakan pedal gas yang cukup dalam sehingga konsumsi BBM cenderung boros.
Foto Mesin Daihatsu Sigra 1000 cc
Foto Mesin Daihatsu Sigra 1000 cc
Sedangkan mesin 1.2 liter merupakan hasil adopsi dari Toyota Etios Valco yang juga digunakan pada seluruh varian Toyota Calya. Mesin ini mampu menghantarkan daya yang sedikit lebih besar yakni 89 HP pada putaran 6.000 RPM dengan torsi puncak sebesar 108 Nm pada 4.200 RPM. Jika dibandingkan dengan mesin di atas, mesin 1.2 liter jauh lebih irit berkat dukungan Dual VVT-i serta getarannya lebih minim karena konfigurasinya sudah 4 silinder inline. 
Foto Mesin Daihatsu Sigra 1200 cc
Foto Mesin Daihatsu Sigra 1200 cc
Impresi dan Handling Daihatsu Sigra
Tak ada gading yang tak retak. Begitu pula yang terjadi pada Daihatsu Sigra. Berkompetensi di kasta terendah MPV, jangan terlalu menaruh ekspetasi terlalu tinggi terhadap mobil ini. Kualitas material yang biasa saja dan absennya tilt steering membuat selera mengemudi sedikit berkurang. Bahkan dari segi fitur, Sigra masih kalah dari sedan bekas tahun 90-an pada umumnya. Penggunaan material body yang tipis juga akan membuat pengemudi merasa was-was, khususnya ketika hujan lebat. Suara gemuruh hujan sangat terasa di dalam kabin.

Namun baiknya, Daihatsu Sigra cukup nyaman digunakan karena bantingannya yang pas. Jauh lebih baik dari Terios sekalipun yang harga barunya mencapai 2x lipat. Penggunaan suspensi independent pada bagian depan dan semi independent pada bagian belakang mampu memberikan kontribusi yang maksimal karena pengaturannya sangat pas antara empuk dan keras. Dengan begitu, menyalip mendadak tidak akan membuat body roll, yang seringkali menjadi penyebab kecelakaan di jalan tol. Sedangkan dari segi keselamatan, semua tipe telah dibekali Dual Airbag kecuali varian yang bermesin 1.000 cc.

Spesifikasi Daihatsu Sigra
  • Mesin : 1KR-VE 1.0 Liter VVTi dan 3NR-VE 1.2 liter Dual VVT-i.
  • Konfigurasi :  3 silinder 12 katup DOHC (1.0 L) ; 4 silinder 16 katup DOHC (1.2 L).
  • Tenaga : 65 HP @6.000 RPM (1.0 L) ; 86 HP @6.000 RPM (1.2 L).
  • Torsi :  89 Nm @ 4.400 RPM. (1.0 L) ; 108 Nm @ 4.200 RPM (1.2 L).
  • Bore x stroke : 71 mm x 84 mm (1.0 L) ; 72.5 mm x 72.5 mm.
  • Rasio kompresi : sama-sama 11.5:1.
  • Konsumsi BBM : 12-16 km/L (dalam kota) ; 17-20 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 5 percepatan dan Matic 4 percepatan (tipe X dan R).
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut Independent, belakang Semi Independent Torsion Axle Beam.
  • Rival : Datsun Go+ Panca dan Toyota Calya.
  • Tahun Penjualan : 2016 - sekarang.

Harga Daihatsu Sigra
  • Sigra 1.0 D M/T : 106.6 Juta
  • Sigra 1.0 M M/T :115.5 Juta
  • Sigra 1.2 X M/T : 124.85 Juta
  • Sigra 1.2 X M/T Deluxe : 130.35 Juta
  • Sigra 1.2 X A/T : 137.65 Juta
  • Sigra 1.2 X A/T Deluxe : 143.15 Juta
  • Sigra 1.2 R M/T : 30.75 Juta
  • Sigra 1.2 R M/T  Deluxe : 134.55 Juta
  • Sigra 1.2 R A/T : 143.55 Juta
  • Sigra 1.2 R A/T Deluxe : 147.35 Juta

Kelebihan Daihatsu Sigra
  • Harga murah.
  • Pajak murah.
  • Banyak pilihan tipe.
  • Ada varian 1.0.
  • Kabin lega di kelasnya.
  • Irit.

Kekurangan Daihatsu Sigra
  • Body tipis.
  • Kualitas material murahan.
  • Banyak pemangkasan fitur di tipe menengah ke bawah.
  • Gampang amblas.
  • Tidak ada pilihan Matic pada varian 1.0.
  • Minim fitur keselamatan.
  • Minimal pertamax (RON 92).
  • Harga jual kembali kalah dari Calya.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Daihatsu Sigra. Jika dibandingkan dengan Datsun GO+ dari segi manapun, Sigra jauh lebih baik kecuali untuk varian 1.0 liternya. Untuk itu, pilihlah minimal varian 1.2 liter. Selain irit, akselerasinya pun lebih kencang. Semoga membantu, baca juga :