Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Trajet

Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Trajet

Ulasan Spesifikasi dan Harga Hyundai Trajet - Perkembangan dunia otomotif di Indonesia khususnya dalam segmen mobil multifungsi (MPV) pada mulanya banyak diperankan oleh Brand Jepang yang paling terkenal yaitu Toyota. Seiring berjalannya waktu, penjualan MPV Toyota yang dipegang oleh Kijang Kapsul terus melesat bak roket, yang selanjutnya dilanjutkan oleh Kijang Innova dan entry levelnya, Toyota Avanza. Melihat kurangnya persaingan dalam segmen ini, duo Korea Hyundai dan KIA ikut melakukan penetrasi pasar guna mengincar konsumen pasar lokal yang memang menuntut mobil yang mampu menampung seluruh keluarga sekaligus barang bawaan yang banyak.

Pada tahun 1999, Hyundai merilis Trajet ke pasar bersamaan dengan KIA Carnival dan menjadi pesaing ketat dengan Honda Odyssey serta Nissan Serena C24. Keempat mobil ini bersaing dalam segmen yang sama dimana semuanya mengusung body berbentuk van dengan kenyamanan yang hampir menyerupai sedan. Sedangkan keluarga Kijang mempertahankan karakternya melalui sasis ladder frame yang dianggap sangat tahan banting dan memiliki daya jelajah lebih tinggi dari mobil lain. Meskipun kenyamanannya terkobankan namun keluarga Kijang adalah satu-satunya MPV best seller pada saat itu. 

Ketika pertama kali diluncurkan, Hyundai Trajet yang dijual masih berupa unit CBU (completely built up) langsung dari Korea melalui varian tunggal, tipe GLS dengan mesin 2.0 liter dan 2.7 liter V6. Bagusnya reputasi yang mampu ditorehkan akhirnya memaksa PT. HMI (Hyundai Motor Indonesia) merakitnya di dalam negeri dengan istilah CKD (completely knocked down) di tahun 2002. Setahun berselang, Hyundai merilis tipe GL8 dengan mengandalkan 8 kursi. Sedangkan untuk periode selanjutnya yang dimulai pada tahun 2006, Hyundai kembali memperbarui Trajet dengan teknologi mesin CVVT melalui tipe GL7, GL8 dan XG sebagai tipe termewah. Produksi Trajet sendiri dihentikan di tahun 2008 di seluruh dunia dan beberapa unit sisanya masih dijual hingga akhir 2009.

Eksterior Hyundai Trajet
Pada bagian luarnya, Hyundai Trajet menggunakan gaya yang hampir serupa dengan KIA Carnival yang konsisten dan kompetitif dan terlihat adem di mata serta fungsional. Lebar, tinggi, dan panjang sehingga terlihat bongsor yang memberikan dimensi interior menjadi luas. Grill, lampu, dan bumper, kesemuanya menandakan ciri-ciri khas mobil Korea tahun 2000-an. Khusus untuk lampu depan, mobil ini telah mengadopsi dual reflektor dengan dukungan projektor. Pada model facelift 2006, beberapa komponen mendapatkan penyegaran. Meliputi grill, model bumper dan foglamp. Namun foto tidak disertakan dalam artikel ini mengingat minimnya informasi yang beredar. Berikut adalah foto tampilan depan dari Hyundai Trajet versi awal.
 Eksterior Hyundai Trajet
 Eksterior Depan Hyundai Trajet
Pada bagian samping, untuk Trajet versi awal masih menggunakan lis body berwarna hitam, memanjang di sekeliling mobil. Sedangkan untuk versi facelift 2006, lis ini diwarnai serupa dengan body mobil.
 Eksterior Hyundai Trajet
 Eksterior Samping Hyundai Trajet
Beralih ke bagian belakang, tampilannya biasa saja, hanya diisi oleh badge tulisan Hyundai, logo tengah dan nama Trajet di sebelah kanan serta tipenya. Sayangnya, sangat minim pernak-pernik seperti krom di sekeliling dudukan plat nomor sehingga terkesan kurang mewah. Untuk Trajet versi awal, stoplampnya masih menggunakan mika plastik buram dengan masing-masing mika klaster lampu berbeda warna.
 Eksterior Hyundai Trajet
 Eksterior Belakang Hyundai Trajet Lawas
Pada bagian belakang Trajet facelift, model lampu belakang diganti menjadi kristal. Tampilannya sedikit terlihat lebih modern. Selebihnya hampir sama seperti model Trajet sebelumnya.
 Eksterior Hyundai Trajet
 Eksterior Belakang Hyundai Trajet Facelift
Interior Hyundai Trajet
Berlanjut ke bagian dalam kabin, pandangan pertama langsung melayang ke area dashboard. Sususan tombol di dashboard terlihat rapi karena berada dalam satu area di atas head unit / di bawah kisi-kisi AC tengah. Pada varian matic, tuas transmisi diletakkan pada dashboard yang berada dalam jangkauan pengemudi. Sekilas mirip dengan Honda CR-V dan Nissan Serena. Dari satu sisi, hal ini menguntungkan karena mudah dijangkau, namun disisi lain, tuas transmisi yang seperti ini terlihat mengurangi faktor estetika. Pasalnya, tuas matic diposisikan terlalu tinggi, melebihi ketinggian roda kemudi.
Interior Hyundai Trajet
Interior Hyundai Trajet
Secara umum, Trajet memiliki ruang yang sangat luas di kelasnya karena didukung oleh dimensi yang bongsor. Kursinya mengadopsi susunan 3 baris dimana terdapat 2 kursi di row depan, 2 kursi di row tengah (captain seat) dan 3 row di bagian paling belakang yang dapat dilipat split dengan rasio 60:40. Khusus pada tipe GL8, mengadopsi 8 kursi sehingga kursi captain seat diganti dengan model biasa.
Interior Hyundai Trajet
Interior Hyundai Trajet
Hal menarik yang ada pada Hyundai Trajet adalah kompartemen. Tempat penyimpanan yang ada dalam kabin mobil ini tercatat cukup banyak. Selain tempat penyimpanan yang ada pada seluruh pintu, terdapat juga sepuluh cupholder, nampan makanan di balik kursi seperti pesawat. Tak lupa pula, masih tersedia bagasi yang mampu membawa koper besar di belakang yang dilengkapi cargo net guna mencegah item di belakang jatuh ketika pintu belakang dibuka.
Interior Hyundai Trajet
Cargo Net Hyundai Trajet
Kinerja dan Peforma Mesin Hyundai Trajet
Selama pemasarannya, Hyundai Trajet dibekali oleh tiga jenis mesin. Masing-masing 4 mesin bensin dan 1 jenis mesin diesel. Namun yang hadir di Indonesia hanya ada 3 jenis mesin yang kesemuanya menggunakan bahan bakar bensin. Mesin pertama berkapasitas 2.0 liter yang dikenal dengan mesin 2.0 L Sirius bertenaga maksimum 140 HP pada putaran 6.000 RPM dan torsi 184 Nm pada 4.600 RPM. Ketika periode facelift, mesin ini digantikan dengan tipe mesin 2.0 L Beta. Tenaga dan torsi yang dihasilkan masih sama, hanya saja pada mesin ini terdapat penambahan CVVT (Continous Variable Valve Timming) seperti Hyundai Tucson guna memaksimalkan proses di ruang pembakaran.
Foto Mesin Hyundai Trajet 2.0 Liter (2000cc)
Foto Mesin Hyundai Trajet 2.0 Liter (2000cc)
Selanjutnya Hyundai juga menyediakan mesin berkapasitas lebih besar, yakni mesin 2.7 liter Delta V6 yang mampu menghamburkan tenaga hingga 173 HP pada 6.000 RPM dan torsi 250 Nm pada 4.000 RPM. Mesin ini diklaim sangat sesuai dengan karakter Trajet karena bodynya yang berat sehingga transfer tenaga menjadi lebih maksimal. Dalam penyaluran tenaga dan torsi dari semua jenis mesin di atas ke roda penggerak depan, dibantu oleh transmisi manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan (transmisi manual tidak tersedia pada varian 2.7 L). 
Foto Mesin Hyundai Trajet 2.0 Liter (2700cc)
Foto Mesin Hyundai Trajet 2.0 Liter (2700cc)
Impresi dan Handling Hyundai Trajet
Mengambil posisi sebagai driver, kesan pertama yang dihasilkan adalah joknya yang tinggi, empuk dan nyaman namun kurang suportif terlebih lagi bagi pengemudi yang tingginya di atas 170cm. Posisi ideal sulit didapatkan meskipun pengaturan setirnya tergolong mudah. Butuh pembiasaan yang lama untuk meraih kenyaman sebagai driver pada mobil ini. Apalagi posisi tuas transmisi matic di dashboard yang jelas berbeda dengan mobil matic lain pada umumnya. 

Handling dari kedua jenis Trajet disini kurang lebih sama, karena sama-sama disokong oleh suspensi Independen MacPherson strut di depan dan Semi Trailing Arm di belakang. Semua titik suspensi dikawinkan dengan anti roll stabilizer guna mencegah gejala body roll sewaktu-waktu. Perbedaan nyata hanya ada pada performa mesin, dimana varian 2.7 liter jauh lebih unggul karena dengan sedikit membejek gas, mobil seberat hampir 2 ton ini langsung melesat. Sedangkan untuk varian 2.0 liter terasa kurang responsif khususnya di tanjakan sehingga driver perlu menginjak gas secara mendalam. Alhasil, konsumsi BBM yang dicatatkan oleh mesin 2.000cc juga hampir mendekati borosnya mesin 2.700cc. 

Spesifikasi Hyundai Trajet
  • Mesin : 2.0 liter Sirius dan Beta (2.000cc); 2.7 liter Delta (2.700cc).
  • Konfigurasi : 4 silinder segaris 16 katup (2.0) ; 24 katup V6.
  • Tenaga : 140 HP @6.000 RPM (2.0) ; 173 Nm @6.000 RPM (2.7).
  • Torsi : 184 Nm @4.600 RPM (2.0) ; 250 Nm @4.000 RPM (2.7).
  • Bore x stroke : 82 mm x 93.5 mm (2.0) ; 86.7 mm x 75 mm (2.7)
  • Rasio kompresi : 10:1 (2.0) ; 10:1 (2.7)
  • Konsumsi BBM : 6-8 km / L (dalam kota), 9 - 11 km / L (luar kota).
  • Transmisi : manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson strut,  belakang semi trailing arm.
  • Rival : Honda Odyssey, Toyota Kijang Kapsul dan Innova, Nissan Serena, KIA Carnival
  • Tahun Penjualan : 1999 - 2008.

Harga  Hyundai Trajet
  • Tahun 2000 : 45 juta.
  • Tahun 2001 : 50 juta.
  • Tahun 2002 : 55 juta.
  • Tahun 2003 : 60 juta.
  • Tahun 2004 : 65 juta.
  • Tahun 2005 : 70 juta.
  • Tahun 2006 : 75 juta.
  • Tahun 2007 : 80 juta.
  • Tahun 2008 : 85 juta.
  • Tahun 2009 : 90 juta.

Kelebihan Hyundai Trajet
  • Tenaga responsif hingga putaran atas (varian 2.7 liter).
  • Desain tidak kaku.
  • Bantingan lembut.
  • Suspensi sangat stabil.
  • Radius putar kecil.
  • Kabin luas dan nyaman.
  • Tempat penyimpanan berlimpah.
  • Legroom depan lega.
  • Ada sunroof dan jok kulit (varian 2.7 liter).
  • Kursi depan dapat diputar menghadap ke belakang.

Kekurangan Hyundai Trajet
  • Image Korea.
  • Boros.
  • Sparepart, biaya servis dan pajak mahal.
  • Pendinginan kabin kurang maksimal.
  • Bahan kulit jok mudah terkelupas.
  • Legroom belakang sempit.
  • Lemah di tanjakan (varian 2.0 liter).
  • Fitur kurang lengkap (varian 2.0 liter).
  • Body lebar, susah diparkir dan masuk gang kecil.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Hyundai Trajet. Jika dilihat dari spesifikasi detail di atas, sangat jelas bahwa varian 2.7 liter yang paling unggul. Selain unggul pada performa mesinnya, varian termahal ini juga didukung oleh berbagai fitur unggulan seperti sunroof dan jok kulit yang pastinya absen pada varian 2.0 liter. Baca juga :