Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Avega

Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Avega

Ulasan Spesifikasi dan Harga Hyundai Avega - Avega merupakan produk Hyundai yang pertama kali dikenalkan kepada publik Indonesia pada tahun 2007 tepatnya di bulan Juli. Dikenalkan sebagai model baru namun mengusung spesifikasi yang sangat identik dengan pendahulunya, Hyundai Accent Verna. Mulai dari dapur pacu, suspensi hingga komponen pendukung lainnya. Perbedaannya ada pada bentuk body, dimana Verna bergenre sedan sedangkan Avega ini bergenre liftback. 

Jika menengok sejarah yang ada, pabrikan Hyundai seakan tidak pernah mengubah spek low sedannya selama ini. Bahkan pendahulu Avega masih mempertahankan spesifikasi dari Hyundai Accent, yang notabene sebagai pelopor sedan Hyundai yang pernah ada di Indonesia. Bagusnya reputasi di pasar lokal selama ini, nama dan popularitas Avega seakan terdongkrak. Ditambah lagi harga baru yang ditawarkan pada saat itu sangat miring. Di pasar lokal, mobil ini menjadi kompetitor bagi Honda City GM2, Suzuki Neo Baleno dan Toyota Vios Gen2. Penjualannya dihentikan di tahun 2011 lalu digantikan oleh kehadiran Hyundai Grand Avega.

Eksterior Hyundai Avega
Dari segi eksteriornya, Hyundai Avega sangat kental dengan ciri khas ala Korea dengan banyak lekukan membulat dan jauh dari kesan sporty. Bahkan tak sedikit orang mencibir mobil ini karena seperti mobil sedan tahun 90-an yang hadir di abad 20. Hal yang cukup menarik adalah bentuk body yang sedikit nyeleneh. Maksudnya begini, dari dulu, keluarga Accent yang merupakan pendahulunya Avega ini mengusung body sedan. Namun kali ini Hyundai mengeluarkannya dalam bentuk liftback, dimana pintu bagasi menyatu dengan kaca belakang sehingga ketika pintu bagasi dibuka maka langsung dapat mengakses kabin.  

Pada bagian depan, Avega mengusung headlamp yang terkesan belo ditambah lagi grill yang biasa-biasa saja. Seakan tidak sinkron antara dimensi lampu utama dengan grill. Walaupun sebenarnya body kit bagian bawah dan lampu kabutnya terlihat manis. Ketika disandingkan dengan Hyundai Verna versi facelift, bagian depan keduanya terlihat sama persis, hanya saja fascia dari Avega ini terlihat sedikit lebih modern.
Eksterior Hyundai Avega
Eksterior Depan Hyundai Avega
Pada gambar di bawah ini dapat terlihat dengan jelas dimensi sekujur tubuh Avega. Banyak orang menganggap mobil ini sebagai sebuah hatchback dengan buntut tambahan. Padahal Avega masuk dalam segmen liftback yang merupakan percampuran antara sebuah sedan dan hatchback. Di Indonesia sendiri mobil bergenre liftback sangat sedikit yang beredar. Sejarah mencatat, hanya ada Twincam Liftback yang hadir secara resmi. Sedangkan lainnya kebanyakan hadir melalui unit CBU bekas di kepulauan bebas seperti Sabang dan Batam.
 Eksterior Hyundai Avega
Eksterior Samping Hyundai Avega
Beralih ke bagian belakang, Avega masih mengusung buntut yang secara kasat mata masih identikdengan Verna facelift. Perbedaan yang ada hanya meliputi tata letak lampu di stoplamp, bentuk bagasi yang lebih pendek serta bentuk spoiler di bagasi. Satu hal yang cukup disayangkan adalah ketidakhadiran wiper pada kaca belakang. Fitur ini cukup penting karena sudut kemiringan kaca pada liftback cenderung lebih landai jika dibandingkan sedan.
 Eksterior Hyundai Avega
Eksterior Belakang Hyundai Avega
Interior Hyundai Avega
Saatnya memasuki area kabin. Kesan pertama yang terlihat adalah skema warnanya yang jelek, terlalu cerah dan gampang meninggalkan bekas noda membandel serta bentuk dashboard yang terlalu simpel. Dibalik kejelekan itu, terdapat fitur yang cukup lengkap, dimana terdapat berbagai fitur elektrikal speedometer dengan odometer digital, 4 tombol power window di pintu driver, adanya electric mirror guna mengatur arah spion dari dalam kabin. Selanjutnya ada AC yang dilengkapi dengan heater serta audio single din dengan CD player.

Untuk posisi duduknya sendiri lumayan nyaman. Namun sedikit menyulitkan bagi penumpang dengan tinggi badan melebihi 175 cm karena ruang kaki yang disediakan tergolong sempit jarak kursi row depan.
Interior Hyundai Avega
Interior Hyundai Avega
Dengan mengenakan title liftback, lantas menimbulkan kesan unik pada mobil ini. Saat membuka pintu bagasi, kaca belakang juga ikut terangkat layaknya mobil-mobil yang bertitel hatchback pada umumnya. Beginilah kira-kira. Setidaknya, ukuran tempat penyimpanan bagasi lebih besar dari sedan.
Bagasi Hyundai Avega
Bagasi Hyundai Avega
Kinerja dan Performa Mesin Hyundai Avega
Hyundai Avega dibekali oleh mesin yang sama seperti pendahulunya, Hyundai Accent Verna. Sama sekali tak ada perubahan baik dari konfigurasi, tata letak hingga komponen pendukung. Mesin bensin injeksi G4EK 4 silinder segaris 12 katup SOHC dengan kapasitas 1.5 liter di dapur pacunya mampu menghasilkan daya maksimal sebesar 92 HP pada putaran 5.500 RPM dan torsi puncak 132 Nm pada 2.900 RPM. Uniknya, pada mesin in belum dibekali berbagai teknologi mesin seperti katup variabel teknologi canggih lainnya, dikarenakan katup bawaannya hanya sebatas 12 katup. Namun justru dengan kesederhanaannya ini, mesin Avega menjadi tahan banting dan mudah dalam hal perawatan. Tak lupa, di mesinnya sudah disematkan catalytic converter guna mengurangi kadar emisi gas buang sehingga ramah lingkungan.
Foto Mesin Hyundai Avega
Foto Mesin Hyundai Avega
Impresi dan Handling Hyundai Avega
Meskipun seringkali dicap sebagai mobil murah, lantas Hyundai tidak pelit dalam proses produksi mobilnya agar menjadi nyaman. Bahkan beberapa ada yang mengatakan mobil ini lebih nyaman dari sedan kompak lainnya dikarenakan telah ditopang oleh suspensi independent di seluruh titik roda. Bantingannya tergolong rigid, tidak terlalu keras dan tidak terlalu empuk sehingga mudah disesuaikan pada semua kontur jalan. Sementara untuk manufer dan handling, Avega terkenal presisi.

Spesifikasi Hyundai Avega
  • Mesin : G4EK 1.5 liter, 4 silinder segaris 12 katup SOHC.
  • Tenaga : 92 HP @5.500 RPM.
  • Torsi : 132 Nm @2.900 RPM.
  • Bore x Stroke : 75.5 mm x 83.5 mm.
  • Rasio kompresi : 10:1
  • Konsumsi BBM : 8-10 km/L (dalam kota) dan 12-14 km/L (luar kota) *perkiraan
  • Suspensi : Depan MacPerson Strut, belakang dual link independent.
  • Transmisi : Manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan.
  • Rival : Honda City GM2, Suzuki Neo Baleno dan Toyota Vios Gen2
  • Penjualan : 2007 - 2011.

Harga Hyundai Avega
  • Avega 2007 : 60 juta.
  • Avega 2008 : 65 juta.
  • Avega 2009 : 70 juta.
  • Avega 2010 : 75 juta.
  • Avega 2011 : 80 juta.

Kelebihan Hyundai Avega
  • Harga terjangkau.
  • Relatif irit BBM.
  • Tarikan responsif.
  • Cukup nyaman.
  • Sparepart murah dan tersebar.
  • Biaya perawatan murah.
  • Fitur bawaan cukup komplit.
  • Bagasi luas.

Kekurangan Hyundai Avega
  • Image Korea.
  • Underpower.
  • Harga jual kembali.
  • Masih kurang irit dari pendahulunya.
  • Interior jelek.
  • Tampilan luar dan dalam termakan zaman.
  • Part modifikasi aftermarket terbatas.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Hyundai Avega. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kalangan penggiat taksi biasanya menggunakan armada yang dipercaya akan kualitas mesin dari sebuah mobil. Apakah itu harga sparepart, konsumsi BBM, keawetan mesin hingga kemudahan dalam hal perawatan. Itulah beberapa poin yang menjadikan keluarga Accent yang merupakan kakaknya Avega begitu disukai. Kabar baiknya, Avega tidak pernah digunakan sebagai armada taksi hingga sekarang, sehingga gengsinya tidak menurun. Baca juga :