Kelebihan Kekurangan Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5

Kelebihan Kekurangan Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Lancer Evo 3 - Lancer CB series merupakan sedan kompak racikan Mitsubishi yang masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 1992 guna menggantikan penjualan dari Mitsubishi Lancer DanGan. Banyak orang menamai mobil ini sebagai Lancer Evo 3 karena bentuk luarnya yang sangat mirip. Namun jika diteliti lebih lanjut, perbedaannya sangatlah signifikan, mulai dari roda penggerak, interior dan kelengkapan fitur, mesin serta berbagai kelengkapan lainnya. 

Lalu mengapa judul artikel kali ini dominan ke Evo 3? Alasannya agar lebih artikel ini lebih mudah ditemukan di halaman pencarian. Dan pastinya, menambah pengetahuan para pembaca agar tahu perbedaan antara Lancer Evo 3 dan Lancer CB yang lebih akrab disapa sebagai Lancer LeDanGan oleh para pengamat otomotif.
Kembali ke judul. Lancer CB series hadir dengan berbagai tipe seperti pendahulunya. Perubahan dilakukan total, khususnya eksterior dan interior. Di bagian bonnetnya, Lancer CB dibekali dengan 3 jenis mesin, 1.5 SOHC karburator (tipe GLX), 1.6 SOHC injeksi (tipe GLXi) dan juga 1.8 DOHC injeksi (tipe GTi). Penjualannya dihentikan pada tahun 1996 lalu diganti oleh Mitsubishi Lancer Evo 4 CK4. Di pasar lokal, Lancer CB yang diposisikan di bawah market Galant Lele / Galant Paus ini menjadi pesaing bagi Toyota Great Corolla, Honda Civic Genio, Suzuki Esteem, Nissan Sentra, Mazda 323  Lantis / Familia dan BMW 318i E46.

Eksterior Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
Menengok bentuk eksterior mobil ini, terlihat bahwa perubahan model yang ditawarkan sungguh sangat berbeda dari generasi sebelumnya dengan garis tegas, body mengkotak dan bagian depan menyerupai hiu. Pada Lancer ini, desainnya telah membulat mengikuti tren otomotif pada saat itu. Di bagian depan, ciri khas mirip hiu benar-benar ditinggalkan.
Eksterior Mitsubishi Evo 3 Modifikasi
Eksterior Depan Mitsubishi Evo 3
Beralih ke bagian belakang, terlihat lekukan dan garis lampu lebih aerodinamis. Sepasang garnish / reflektor terpasang mengelilingi lokasi penempatan nomor plat polisi. 
Eksterior Mitsubishi Evo 3 Modifikasi
Eksterior Belakang Mitsubishi Evo 3
Interior Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
Memasuki ke dalam ruang kabin. Arus modernitas terlihat dari bentuk dashboard membulat dengan beberapa tombol kontrol yang tersusun rapi di tengah dashboard. Dasbor dan panel instrumen mengikuti desain yang mengalir saat ini menempatkan segala sesuatu dalam penglihatan dan mudah dijangkau. Instrumennya sendiri memang terkesan standar dan mengikuti aura sedan 90-an lainnya, tapi setidaknya instrumen ini memiliki nilai lebih karena dapat dibaca dengan mudah.
Interior Mitsubishi Evo 3
Interior Mitsubishi Evo 3
Di tengah dashbord terdapat tombol lampu darurat dan kisi-kisi AC di bagian atas, lalu ada kontrol AC di tengah dan tape di bagian paling bawah. Selebihnya, ruang kabin terasa terlalu sempit karena dimensi mobil keseluruhan terbilang kecil, namun tetap nyaman untuk diduduki oleh 4 orang dewasa.

Tak lupa pula, setiap tipe Lancer CB series telah dilengkapi dengan tilt steering yang berfungsi untuk mengatur ketinggian roda kemudi. Apalagi ketika dikombinasikan dengan mengatur jok pengemudi yang sudah adjustable, setiap orang memiliki kesempatan yang baik untuk mendapatkan kenyamanan lebih di belakang kemudi.

Kinerja dan Performa Mesin Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
Sebagai penerus DanGan, Mitsubishi kembali menggunakan 3 jenis mesin untuk Lancer LeDanGan yang hampir serupa dengan pendahulunya. Mesin pertama memiliki kode 4G15 SOHC (kode body CB2, tipe GLX) dengan kapasitas sebesar 1.5 liter / 1.500 cc. Mesin yang masih mengandalkan sistem pasokan bahan bakar dengan karburator ini mampu memproduksi tenaga hingga 91 HP pada putaran mesin 6.000 RPM bersamaan dengan torsi puncak 122 Nm pada putaran 5.000 RPM.
Foto Mesin Mitsubishi Evo 3 Tipe GLX
Foto Mesin Mitsubishi Evo 3 Tipe GLX
Selanjutnya terdapat jenis mesin baru, sistem pembakaran sudah injeksi, kode mesin 4G92 SOHC dan kapasitasnya meningkat 100cc dari mesin karburator, tepatnya 1.6 liter / 1.600cc. Kode body menjadi CB4 dengan tipe GLXi. Tenaga maksimum berada di kisaran 112 HP pada 6.000 RPM dan torsi puncak 137 Nm pada 4.000 RPM.
Foto Mesin Mitsubishi Evo 3 Tipe GLXi
Foto Mesin Mitsubishi Evo 3 Tipe GLXi
Terakhir, Lancer LeDanGan juga dibekali dengan mesin berkapasitas 1.8 liter / 1.800 cc. Kode body berupa CB5 dengan tipe GTi. Mesin yang digunakan adalah mesin 4G93 DOHC yang sanggup memuntahkan tenaga hingga 140 HP pada 6.500 RPM dan torsi 167 Nm pada 5.500 RPM. Tipe GTi inilah yang menjadi Lancer DOHC terakhir sebelum akhirnya Mitsubishi Lancer EX mengaspal secara resmi di Indonesia.
Foto Mesin Mitsubishi Evo 3 Tipe GTi
Foto Mesin Mitsubishi Evo 3 Tipe GTi
Impresi dan Handling Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
Impresi pertama ketika duduk di kursi pengemudi adalah Anda dapat menikmati sensasi mobil sport coupe dalam sebuah sedan. Kabinnya memang terkesan sempit karena dimensinya yang tergolong mungil. Namun hal ini berimbas positif terhadap akselerasi yang di atas rata-rata berkat bobotnya yang ringan.

Selanjutnya handling. Berbicara mengenai handling, Lancer CB Series ini terkenal cukup lincah di segmennya. Hampir sama dengan pendahulunya, Lancer ini memang sebenarnya ditujukan sebagai sedan bergenre sport. Karena basisnya hampir serupa dengan Lancer Evolution III yang memiliki reputasi dan nama harum di kancah rally. Khususnya tipe GTi yang telah dilengkapi dengan sistem penggereman cakram di kesemua roda.

Spesifikasi Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
  • Mesin : 1.5 liter karburator 4G15 (GLX 1.5), 1.6 liter injeksi 4G92 (GLXi 1.6), 1.8 liter injeksi 4G93 (GTi 1.8).
  • Konfigurasi : 4 silinder 12 katup SOHC (GLX 1.5) ; 4 silinder 16 katup SOHC (GLXi 1.6) ; 4 silinder 16 katup DOHC (GTi 1.8).
  • Tenaga : 91 HP @6.000 RPM (GLX 1.5) ; 112 HP @6.000 RPM (GLXi 1.6) ; 140 HP @6.500 RPM (GTi 1.8).
  • Torsi : 122Nm @5.000 RPM (GLX 1.5) ; 137 Nm @4.000 RPM (GLXi 1.6) ; 167 Nm @5.500 RPM (GTi 1.8).
  • Bore x Stroke : 75.5 mm x 82 mm (GLX 1.5) ; 81 mm x 77.5 mm (GLXi 1.6) ; 81 mm x 89 mm (GTi 1.8).
  • Rasio kompresi : 9.2:1 (GLX 1.5) ; 11:1 (GLXi 1.6) ; 9.5:1 (GTi 1.8).
  • Konsumsi BBM : 6-8 km/L (dalam kota) ; 9-12 km/L (luar kota). *perkiraan
  • Transmisi : Otomatis 3 Speed (GLX) dan Manual 5 Speed (semua tipe)
  • Suspensi : Depan McPherson strut independen, belakang multilink independent dengan per keong.
  • Rival : Toyota Great Corolla, Honda Civic Genio, Nissan Sentra, Mazda 323 Lantis / Familia dan BMW E46..
  • Tahun penjualan : 1992 - 1996.

Harga Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
Di pasaran mobil bekas, Lancer CB dapat ditebus dengan budget berkisar antara 40 hingga 60 Jutaan tergantung kondisi. Untuk tipe GTi, beberapa unit ada yang tembus hingga 70 jutaan ditunjang dari modifikasi mesin ataupun penggunaan body part asli dari Evolution III.

Kelebihan Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
  • Performa mesin cukup mumpuni.
  • Mesin bandel.
  • Handling bagus.
  • Stabil pada kecepatan tinggi.
  • BBM relatif irit, kecuali tipe GTi.
  • Dibekali jok sporty (hanya tipe GTi)
  • Rem cakram di semua roda (hanya tipe GTi)
  • Plat body tebal.
  • Kualitas sparepart bagus dan tahan lama (original).

Kekurangan Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5
  • Kualitas material interior.
  • Kabin dan bagasi sempit.
  • Membutuhkan BBM beroktan tinggi (tipe GTi).
  • Sparepart mahal khas Mitsubishi.
  • Bantingan relatif keras.
  • Perawatan lumayan mahal.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mitsubishi Lancer Evo 3 CB2/CB4/CB5. Secara keseluruhan, Lancer CB adalah sebuah sedan beraliran sport yang sangat fun to drive. Khususnya tipe GTi karena tipe ini telah menjadi salah satu barang incaran bagi speed freaks. Baca juga: