Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Eterna

Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Eterna

Ulasan Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Eterna - Eterna merupakan sedan mewah produksi Mitsubishi yang diposisikan pada kasta big size sedan, tepatnya di atas Lancer DanGan. Pertama kali dikenalkan pada tahun 1988 untuk menggantikan penjualan Galant II. Nama Eterna sendiri telah digunakan pada seri pendahulunya, tepatnya versi facelift dari Galant II. Eterna gen 1 hanya dijual selama 2 tahun sebelum dipensiunkan.

Selama beredar, terdapat dua jenis eterna. Pertama bermesin SOHC karburator dan lainya bermesin DOHC injeksi. Mitsubishi Eterna terus dijual hingga tahun 1993, selanjutnya digantikan oleh kehadiran Galant Lele/Paus yang hadir bersama Lancer CB. Di segmennya, Eterna menjadi pesaing berat bagi Honda Accord Maestro, Toyota Corona Twincam dan juga Mazda 626 Capella.
Sedikit berbicara sejarah. Sebenarnya, penamaan Eterna merupakan penamaan khusus bagi Galant versi JDM yang dijual di Jepang, guna membedakan versi di tanah kelahirannya dengan versi yang beredar di luar Jepang. Namun nama Eterna di adopsi di Indonesia agar penjualannya terdongkrak. Karena pamor dari nama Galant pada versi sebelumnya selalu kalah dari para pesaing. Terbukti, penamaan Eterna menjadikan image dari Galant generasi keenam ini mengalami puncak kejayaannya. Selanjutnya, nama Eterna diganti kembali menjadi Galant untuk penerusnya.

Eksterior Mitsubishi Eterna
Di bagian luarnya, Eterna menggunakan desain kekar, gagah dan berotot. Terlihat dari lis body di bagian bawah pintu. Ditambah lagi dengan desain depan yang menyerupai hiu. Pada mulanya, desain hiu banyak digunakan pada setiap produk Mitsubishi. Galant Hiu adalah mobil terakhir yang masih mempertahankan desain ini. 
Mitsubishi Eterna Modifikasi
Eksterior Mitsubishi Eterna Modifikasi
Selama masa produksi, Eterna pernah mengalami masa facelift. Paling mudah dikenali dari stoplamp dan reflektor belakangnya. Untuk keluaran awal (1988-1990), reflektor memanjang dan terpotong tepat di batas dudukan plat nomor. Berikut adalah fotonya.
Eksterior Belakang Mitsubishi Eterna Prefacelift
Eksterior Belakang Mitsubishi Eterna Prefacelift
Sedangkan pada versi facelift (1991-1992), reflektor belakangnya berbentuk trapesium terbalik yang dan terpotong sebelum batas plat nomor. Perubahan signifikan disini juga tampak dari posisi masing-masing klaster lampu yang telah berpindah posisi. 
Eksterior Belakang Mitsubishi Eterna Facelift
Eksterior Belakang Mitsubishi Eterna Facelift
Interior Mitsubishi Eterna
Ketika memasuki area kabin, kesan pertama muncul adalah kemewahan sedan tua dengan desain klasik. Dashboardnya masih menggunakan desain mengkotak. Namun fitur yang berada dalam panel konsol sudah cukup lengkap. Contohnya pengaturan AC bukan model geser, melainkan model dial dengan tombol putar. Tak lupa pula, sebuah laci berukuran besar turut disediakan sehingga bagi Anda yang ingin upgrade head unit double din berlayar sentuh tidak akan kesusahan membuat batok baru.
Interior dan Ruang Kabin Mitsubishi Eterna
Interior Mitsubishi Eterna
Selanjutnya kursi. Semua kursi memiliki karakteristik cukup nyaman dalam hal mencengkeram badan khususnya di kursi belakang. Meskipun kursi di barisan depan terlihat biasa saja, tetapi kenyamanannya tidak kalah dari jok semi bucket yang biasa digunakan pada mobil balap. Fitur unggulan jok elektrik pengemudi awalnya belum tersedia, namun telah disediakan pada versi facelift.
Interior dan Ruang Kabin Mitsubishi Eterna
Kabin Belakang Mitsubishi Eterna
Kinerja dan Performa Mesin Mitsubishi Eterna
Eterna dibekali dengan dua jenis mesin yang berkapasitas sama, yakni 2.0 liter (2.000cc). Perbedaannya terletak pada sistem pengaturan katup dan sistem asupan bahan bakar. Mesin pertama menggunakan camshaft tunggal (SOHC) dengan sistem karburator. Tenaga yang dapat dihasilkan hanya sebatas 102 HP pada putaran 5.500 RPM dan torsi 159 Nm pada 4.500 RPM. Peredarannya sangat sedikit jika dibandingkan versi bermesin DOHC.
Foto Mesin Mitsubishi Eterna SOHC
Foto Mesin Mitsubishi Eterna SOHC
Selanjutnya terdapat Eterna DOHC. Sedan ini sangat populer di kalangan remaja yang gemar memacu adrenalin di kecepatan tinggi karena ia telah mendapatkan label GTi yang notabene adalah sedan terkencang dari Mitsubishi. Sistem asupan bahan bakar sudah injeksi dengan tenaga maksimal sebesar 143 HP pada putaran mesin 6.500 RPM dan torsi 172 Nm pada 4.500 RPM. 
Foto Mesin Mitsubishi Eterna DOHC GTi
Foto Mesin Mitsubishi Eterna DOHC GTi
Kedua mesin di atas merupakan turunan dari mesin legendaris Mitsubishi dengan kode 4G63. Konfigurasinya juga sama, 4 silinder segaris 16 katup. Seperti yang telah disebutkan, perbedaannya hanya ada pada penggunaan camshaft dan pasokan bahan bakar saja. Masalah tenaga, tentunya terpaut jauh.

Disini juga terdapat versi hasil tuning dari pabrikan terkenal di dunia yang sangat melekat dengan image Mercedes-Benz, yaitu AMG. Karena pada saat itu, nama AMG belum tenar, sehingga menangani beberapa mobil dari pabrikan lain. Galant / Eterna AMG ini beredar sangat-sangat terbatas alias limited edition, bahkan lebih sedikit dari tipe VR-4 yang dijual sebanyak 2000 unit saja di seluruh dunia. Pastinya, tenaga dan torsinya lebih dahsyat dari tipe lain. Berikut fotonya, di cover mesin ada tulisan tuned by AMG.
Foto Mesin Mitsubishi Eterna AMG
Foto Mesin Mitsubishi Eterna AMG
Impresi dan Handling Mitsubishi Eterna
Duduk di kursi penumpang, Anda akan dimanjakan oleh kursi yang nyaman untuk diduduki hingga perjalanan jauh. Kursi penumpang dapat menampung hingga 3 penumpang dewasa dengan menyisakan ruang bahu dan ruang kaki yang cukup. Hal ini sungguh berbeda dengan Lancer DanGan karena dimensi keseluruhan Eterna memang lebih besar.

Selanjutnya handling. Hingga sekarang, bisa dikatakan Eterna adalah satu-satunya kandidat sedan dari jaman peralihan 80-an ke 90-an yang memiliki handling luar biasa. Mobil ini mampu diajak cruisng pada kecepatan tinggi tanpa gejala getar sama sekali. Asalkan semua komponen kaki-kaki dalam kondisi prima. Semua suspensi diatur agak keras guna mengedepankan handling, dan mau tidak mau, kenyamanan dalam hal bantingan sedikit terkurangi. 

Spesifikasi Mitsubishi Eterna
  • Mesin : 4G63 SOHC karburator dan 4G63 DOHC Injeksi.
  • Tenaga : 95 HP @5.000 RPM (SOHC) ; 144 HP @6.500 RPM (DOHC GTi).
  • Torsi : 156 Nm @3.000 RPM (SOHC) ; 169 Nm @5.000 RPM (DOHC GTi).
  • Bore x Stroke : sama-sama 85 mm x 88 mm.
  • Rasio kompresi : 9:1 (SOHC) ; 9.8:1 (DOHC GTi). 
  • Konsumsi BBM : 11-12 km/L (dalam kota) dan 17-19 km/L (luar kota) *perkiraan
  • Transmisi : Manual 5-speed dan matic 4-speed (langka).
  • Suspensi : Depan MacPherson strut independent, belakang double wishbone.
  • Rival : Honda Accord Maestro, Toyota Corona Twincam dan juga Mazda 626 Capella.
  • Tahun penjualan : 1987 - 1992. 1993 merupakan unit sisa.

Harga Mitsubishi Eterna
Performa dan desain dari Eterna memang suatu kolaborasi yang sangat apik. Namun harganya di pasar lokal malah mengalami depresiasi, bahkan beberapa unit dijual lebih murah dari DanGan. Ini dikarenakan perawatannya sedikit sulit dan lumayan mahal. Rentang harganya yang ditawarkan berkisar antara 20 juta hingga 35 juta tergantung kondisi dan perawatan owner sebelumnya.

Kelebihan Mitsubishi Eterna
  • Akselerasi dan performa mesin sangat mumpuni.
  • Pandangan pengemudi ke depan luas.
  • Ruang kabin lapang.
  • Fitur banyak.
  • Posisi duduk nyaman,
  • Handling sangat bagus,
  • Body dan sasis kuat.

Kekurangan Mitsubishi Eterna
  • Relatif lebih boros dari pesaingnya.
  • Kaki-kaki ringkih.
  • Klep rentan rusak dengan gejala bunyi kletek-kletek di bagian mesin.
  • Idle Up Sensor dan Airflow kerap rusak dengan gejala RPM naik turun.
  • Mudah overheat. Baca Cara mengatasi mesin overheat

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mitsubishi Eterna. Intinya, mobil ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai kecepatan dalam sebuah sedan tua tanpa memusingkan biaya perawatan depresiasi harga. Baca juga :

4 komentar

Buyuang Sujuah delete October 27, 2016 at 4:10 PM

Penjelasannya bagus dan rapih. membacanya membuat kami semakin cinta dengan Mitsubishi eterna. secara, kami memiliki eterna 93 DOHC. memang terasa energi mobil yang satu ini. hanya saja biaya perawatanya mahal dan penjualan suku cadang yang sulit di dapat, sehingga lagi2, mahal untuk di dapatkan. sehingganya, kini mobil kesayangan itu harus dijual.. good memory degan My Eterna.. thanks penejlasanya...

Rijal Hidayat delete October 31, 2016 at 8:38 PM

Sama-sama om, terimakasih untuk feedbacknya :)

polikarpov victor delete November 23, 2016 at 10:04 AM

saya juga punya, 1991, udah menemani sejak tahun 1999, sekarang lg turun mesin transmisi, habis banyak, tp puas

Rijal Hidayat delete November 24, 2016 at 3:21 PM

Yap. Kebanyakan sedan 90-an rata2 memang udah waktunya turun mesin sama transmisi. Tapi masih tergolong awet. Kalo dibandingin sama mobil jaman sekarang? Kalah jauh. Hehe