Pentingnya Pengecekan Pelumas / Oli Mobil

Pentingnya Pengecekan Pelumas / Oli Mobil

Cara Mendeteksi Kondisi Oli Mobil - Memahami kondisi mobil sama pentingnya dengan kemampuan kita dalam hal berkendara. Meskipun ada sisi teknis dan mekanik dalam kebanyakan tes mengemudi, akan tetapi banyak yang juga orang yang merasa bahwa itu tidak cukup memadai untuk driver sebagai ilmu dasar. Sebagian pengemudi (khususnya perempuan) yang sering kita ketemui sama sekali tidak paham kondisi teknis yang ada di bawah kap mesin mereka. Memang hal ini lebih menjurus ke ilmu para mekanik bengkel, namun tidak ada salahnya Anda mempelajari ilmu dasar ini sebagai tindak lanjut ketika mobil mengalami gangguan sewaktu-waktu dalam perjalanan. Salah satu aspek tersebut adalah tentang oli mobil / pelumas.

Meskipun mungkin tidak tampak jelas pada pandangan pertama, ada banyak informasi yang Anda dapat ketahui mengenai kondisi mesin hanya dengan melihat olinya. Gangguan terbesar dalam sektor mesin biasanya didahului oleh sistem pelumasan yang tidak bekerja secara maksimal. Ilmu dasar yang telah disebutkan di atas sangat berguna dalam hal ini, jika Anda paham meskipun sedikit maka biaya yang Anda keluarkan hanya sebatas pada biaya penggantian oli, jika tidak, Anda akan juga akan dikenakan biaya pengecekan (tergantung bengkel). 
Cara cek Oli
Pengecekan Oli Mesin
Pengecekan rutin wajib dilakukan, caranya juga tergolong mudah bagi pemula. Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah membuka kap mesin lalu mencari nozzle pada bagian mesin yang memiliki gagang pegangan dan dapat ditarik keluar. Contoh lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di atas. Jika habis ditarik ke atas, dapat terlihat level oli yang tersisa di dalam mesin. Pada bagian bawahnya terdapat garis tanda yang menunjukkan level oli normal.

Jika sisa oli sedikit di bawah tanda maka itu baik-baik saja. Jika oli menyentuh ujung indikator, maka Anda wajib mengganti oli secepatnya. Secara teknis Anda tidak harus menunggu level oli turun, karena pada kasus mobil yang bermesin sehat olinya tidak pernah berkurang. Jika oli berkurang drastis dalam waktu yang singkat, maka dapat dicurigai bahwa adanya titik kebocoran. Oli yang berkurang lama-kelamaan bisa saja kering dan sistem pelumasan berhenti total yang dapat menyebabkan pergesekan antara part mesin dan ujung-ujungnya? Mesin bisa hancur dalam sekejap. Baca juga artikel menarik berikut ini: