Klasifikasi Jenis-Jenis Kaca Film

Klasifikasi Jenis-Jenis Kaca Film

Jenis-Jenis Kaca Film - Kaca film merupakan salah satu asesori yang begitu penting jika ditinjau dari segi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Penggunaan kaca film dengan spesifikasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan Anda belum bisa dikatakan fungsional atau berfungsi dengan baik. Contohnya bagi Anda yang sering bepergian di dalam kota mungkin sangat membutuhkan kaca film yang gelap dan mampu melindungi kulit dari panasnya radiasi sinar matahari dibandingkan dengan pemilik mobil yang bepergian ke luar kota. Selain berfungsi sebagai penghalang panas, kaca film juga berfungsi untuk melindungi privasi Anda ketika menemui jalur kemacetan ataupun ketika mobil sedang tidak digunakan. Tidak sedikit kasus kriminal menimpa pemilik mobil yang menggunakan kaca film dengan tingkat kegelapan rendah saat mobil diparkir di tempat yang jauh dari keramaian.
Klasifikasi Jenis-Jenis Kaca Film
Jenis-jenis kaca film berdasarkan tingkat kegelapan
Nah, agar kaca film yang Anda gunakan berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan Anda, kali ini Admin akan menyajikan ulasan mengenai Klasifikasi Jenis-Jenis Kaca Film. Apa saja? Simak baik-baik.

1. Solar Control Film (Kaca Film Penolak Panas), 
Kaca film jenis ini merupakan kaca film yang paling sering digunakan pada mobil. Perkembangan teknologi yang begitu pesat melahirkan inovasi kaca film yang dapat memantulkan panas yang berasal dari paparan sinar matahari. Beberapa istilah pada kaca film jenis ini antara lain:
  • Berdasarkan tingkat kegelapan (darkness), yaitu kemampuan cahaya untuk dapat menembus kaca film. Biasanya kemampuan cahaya menembus kaca film dihitung berdasarkan persentase. Sebagai contoh, Anda dapat melihat persentase tersebut pada gambar di atas. Semakin tinggi persentase kegelapan maka semakin tinggi kemampuan kaca film melindungi dari sinar ultraviolet. Sebaliknya, semakin rendah kemampuan maka semakin rendah kaca fim melindungi Anda dari sinar ultraviolet yang berasal dari paparan radiasi matahari. Akan tetapi untuk penggunaan kaca film pada kaca depan mobil Anda sangat dianjurkan untuk menggunakan kaca film dengan persentase di bawah 40%, fungsinya agar keamanan saat berkendara ikut terjaga.
  • Berdasarkan angka UVR (Ultra Violet Rejected), yaitu persentase kemampuan kaca film menolak sinar ultraviolet dari radiasi matahari. Semakin tinggi persentasenya maka kualitas kaca film semakin bagus.
  • Berdasarkan angka TSER (Total Solar Energi Rejected), yaitu persentase kemampuan kaca film menolak sinar ultraviolet dari radiasi matahari secara total. Semakin tinggi persentasenya maka kualitas kaca film semakin bagus.
  • Berdasarkan angka IRR (Infra Red Rejected), yaitu persentase kemampuan kaca film menolak sinar infrared. Semakin tinggi persentasenya maka kualitas kaca film semakin bagus.
  • Berdasarkan angka VLT (Visible Light Transmitance), yaitu persentase kemampuan kaca film meneruskan cahaya dari luar ke dalam kabin. Semakin tinggi angkanya maka semakin banyak cahaya yang masuk ke dalam kabin mobil.

2. Decorative Film (Kaca Film Artistik)
Jenis kaca film ini sering digunakan untuk keperluan dekorasi pertunjukan seni atau sering juga digunakan pada kaca grafir. Berbagai motif menarik bisa dibuat untuk mempercantik penampilan sebuah kaca mobil maupun kaca ruangan.

3. Security Film (Kaca Film Pengaman)
biasanya digunakan pada mobil-mobil yang mengangkut aset-aset penting seperti aset penting perusahaan, mobil kepresidenan hingga ruangan teller Bank. Ini bertujuan untuk mengamankan privasi dari penglihatan orang luar yang tidak berkepentingan. Biasanya persentase tingkat kegelapan yang digunakan berada diantara rentang 80-90%.

Demikian sedikit ulasan mengenai Klasifikasi Jenis-Jenis Kaca Film, semoga dapat menjadi acuan sebelum Anda membeli kaca film sesuai dengan kebutuhan Anda. Baca juga beberapa artikel terkait berikut ini: