Cara Mengatasi Mesin Panas atau Overheat

Cara Mengatasi Mesin Panas atau Overheat

Panduan Mengatasi Mesin Panas Mesin mobil yang panasnya berlebihan (overheat) merupakan salah satu penyebab performa mobil menurun khususnya pada putaran bawah, jika terus dibiarkan dengan kondisi seperti ini maka lama kelamaan komponen-komponen akan mengalami kerusakan parah. Umumnya suhu ideal mesin mobil berkisar antara 80 - 90 derajat Celsius. Jika panas mesin naik 10 derajat saja, maka mesin mobil pun akan terasa seperti kehilangan tenaga.

Peningkatan suhu mesin disebabkan oleh banyak hal, antara lain sirkulasi air radiator yang kurang baik, putaran kipas pendingin radiator yang bekerja lamban, hingga kotornya karburator. Jika Anda merasa suhu mesin melonjak drastis, maka perhatikan beberapa ulasan mengenai penyebab mesin overheat beserta solusinya berikut ini.
Penyebab Mesin Panas atau Overheat
Overheating
Adanya gangguan pada radiator
Radiator adalah sistem pendingin utama yang bertugas untuk mengurangi panas dari air yang bersirkulasi pada saat mesin mobil bekerja. Karena adanya sirkulasi tersebut, maka terkadang ada beberapa saluran yang mengalami penyumbatan dikarenakan adanya kerak. Jika kerak ini semakin membesar, maka sirkulasi air menjadi terganggu dan menyebabkan sistem pendinginan tidak berjalan secara optimal. Sekalipun Anda melaju dalam kecepatan tinggi, suhu mesin tidak akan turun. Berbeda dengan radiator bocor, suhu mesin yang awalnya panas dalam kecepatan rendah, tetapi suhu mesin akan kembali dingin saat melaju dalam kecepatan tinggi. 

Adanya kerusakan kipas radiator
Komponen yang terletak di depan radiator ini memang seringkali mengalami gangguan, seperti motor dinamonya yang rusak ataupun kipas yang meleleh karena panas yang berlebih. Kerusakan ini sebaiknya diserahkan kepada spesialis radiator. Karena tak semua komponen harus diganti, karena biasanya hanya arang pada motor yang memang sudah waktunya untuk diganti. Sedangkan jika kipasnya tidak mau berputar, segera cek soket kipas, karena soket ini seringkali meleleh akibat adanya korslet saat mesin mobil berada dalam kondisi yang panas. Harga soket kipas radiator ini tergolong murah.

Adanya kerusakan pada thermostat
Jika Anda telah memeriksa beberapa komponen yang telah disebutkan sebelumnya namun suhu mesin masih tinggi, maka yang patur dicurigai adalah thermostat. Thermostat adalah komponen yang bertugas untuk membuat air yang bersirkulasi menjadi stabil. Saat suhu panas, thermostat akan membuka saluran pendinginan yang didinginkan oleh kipas radiator agar air yang bersirkulasi menjadi dingin kembali. 

Jika suhu saat proses pembakaran telah mencapai kondisi maksimal, maka secara otomatis thermostat akan menutup. Begitulah mekanisme kerja dari thermostat. Thermostat yang rusak hanya dapat diatasi dengan cara menggantinya dengan yang baru.

Pompa air (water pump) rusak
Waterpump rusak bisa saja diakibatkan oleh adanya kebocoran. Kebocoran ini sangat susah untuk dideteksi dan diperbaiki. Maka solusi terbaik adalah menggantinya dengan yang baru.

Pengukur suhu mesin mobil rusak
Jika semua cara di atas telah ditempuh namun mesin mobil tak kunjung ideal sebagaimana mestinya, maka Anda wajib mengecek fungsi swicth dan pengukur suhu yang ada pada bagian speedometer. Komponen swicth ini terletak dalam blok mesin. Fungsinya mendeteksi suhu pada mesin dan menampilkannya pada meter suhu pada bagian speedometer.

Pengecekan fungsi kedua komponen tersebut sebaiknya dilakukan oleh montir. Karena peralatan yang dibutuhkan lumayan banyak dan umumnya tidak dimiliki oleh pemilik mobil. Oleh karena itu, jangan paksakan untuk membongkar semua komponen mobil tanpa adanya tutorial. Semoga beberapa Cara Mengatasi Mesin Panas atau Overheat dapat menjadi rujukan bagi Anda. Baca juga artikel berikut ini: